Silaturahmi dengan Menko Polkam, Prof. Anul Zufri Dorong Sinergi Pendidikan, Media, dan Pemerintah untuk Kemajuan Bangsa

- Jurnalis

Kamis, 9 April 2026 - 08:18 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

LINTAS KALIMANTAN | JAKARTA – Upaya memperkuat kolaborasi lintas sektor demi mendorong kemajuan Indonesia terus digencarkan. Hal ini tercermin dalam pertemuan antara Wakil Rektor IV Asean University International Malaysia yang juga Ketua DPW Ikatan Penulis Jurnalis Indonesia (IPJI) Sumatera Barat, Prof. Anul Zufri, dengan Menteri Koordinator Bidang Politik dan Keamanan Republik Indonesia, Djamari Chaniago, di Jakarta, Selasa (7/4/2026).

Pertemuan yang berlangsung di ruang kerja Menko Polkam, Jalan Medan Merdeka Barat, Jakarta Pusat, berjalan dalam suasana hangat dan penuh keakraban. Dalam kesempatan tersebut, Prof. Anul Zufri didampingi Wakil Sekretaris Naufal Zahtian, S.Kom.

Dialog yang terjalin tidak sekadar menjadi ajang silaturahmi, tetapi juga forum strategis untuk membahas arah pembangunan nasional di tengah dinamika global yang semakin kompleks. Sejumlah isu krusial mengemuka, mulai dari penguatan sumber daya manusia, stabilitas nasional, hingga pentingnya peran pendidikan dan media dalam menjaga keseimbangan informasi publik.

Usai pertemuan, Prof. Anul Zufri menegaskan bahwa kolaborasi lintas sektor menjadi kebutuhan mendesak dalam menghadapi tantangan pembangunan ke depan. Ia menilai, sinergi antara dunia pendidikan, media, dan pemerintah dapat menciptakan ekosistem yang saling mendukung dalam mencetak generasi unggul sekaligus memperkuat fondasi bangsa.

Baca Juga :  Pemkab Kobar Tegaskan Lahan Sengketa di Gang Rambutan, Aset Sah Distanak

“Perguruan tinggi memiliki peran strategis dalam mencetak SDM berkualitas, sementara media berfungsi sebagai penjaga arus informasi yang sehat dan berimbang. Jika keduanya bersinergi dengan pemerintah, maka arah pembangunan akan lebih terarah dan sesuai dengan kebutuhan masyarakat,” ujarnya.

Lebih lanjut, ia juga menyoroti pentingnya adaptasi terhadap perubahan global, termasuk perkembangan teknologi informasi yang sangat cepat. Menurutnya, kolaborasi menjadi kunci agar Indonesia tidak hanya mampu bertahan, tetapi juga bersaing di tingkat internasional.

Sementara itu, Menko Polkam Djamari Chaniago menekankan bahwa stabilitas nasional merupakan fondasi utama dalam menjalankan pembangunan berkelanjutan. Ia menyampaikan bahwa pemerintah tidak dapat bekerja sendiri, melainkan membutuhkan dukungan dari berbagai elemen, termasuk akademisi dan insan pers.

“Sinergi antara pemerintah, akademisi, dan masyarakat sangat penting untuk menjaga stabilitas sekaligus mendorong pembangunan. Kolaborasi ini akan memperkuat daya saing Indonesia di masa depan,” tegasnya.

Baca Juga :  Lecehkan Adat Dayak, MAKI Diminta Segera Gelar Ritual Adat terhadap PT. BAT

Menurutnya, tantangan global yang semakin dinamis menuntut adanya pendekatan kolaboratif dalam setiap kebijakan strategis. Dengan keterlibatan berbagai pihak, diharapkan kebijakan yang dihasilkan lebih komprehensif dan mampu menjawab kebutuhan riil masyarakat.

Pertemuan ini juga diharapkan menjadi momentum untuk memperkuat komunikasi dan kerja sama berkelanjutan antara institusi pendidikan, media, dan pemerintah. Sinergi tersebut dinilai krusial dalam mewujudkan Indonesia yang lebih maju, aman, dan berdaya saing tinggi di kancah global.

Sebagai informasi, hubungan antara Kementerian Koordinator Bidang Politik dan Keamanan dengan IPJI bukanlah hal baru. Pada masa kepemimpinan sebelumnya, Menko Polkam saat itu, Wiranto, bersama IPJI pernah berperan dalam mendorong pendirian asosiasi media online. Langkah tersebut menjadi bagian dari upaya memperkuat sinergi antara pemerintah dan insan pers dalam membangun ekosistem informasi yang sehat dan bertanggung jawab.

Dengan terjalinnya komunikasi yang semakin erat, diharapkan kolaborasi lintas sektor ini mampu memberikan kontribusi nyata bagi pembangunan nasional yang inklusif dan berkelanjutan. (*/rls/sgn/red)

Berita Terkait

Kejari Kobar Klarifikasi Isu Permintaan Uang, Tegaskan Tidak Ada Keterlibatan Jaksa
Ketua Dewan Pembina MIO Indonesia Taufiq Rahman Apresiasi KPK, Sentil Sistem Yang Picu Korupsi
Dua SPPG di Barito Utara Dihentikan Sementara, Korwil BGN Beri Penjelasan Tegas
Agustiar Sabran Nahkodai PB Percasi 2026–2030, Didukung Hampir Seluruh Pengprov
SENYAP..!!! Satgas PKH Bidik Barito Utara, PT ABBR di Patok Negara Ambil Alih Penguasaan Lahan
Callista Putri Asal Palangka Raya Raih Emas dan Perak di Ajang Danza Internasional, Harumkan Nama Kalimantan Tengah
Pindahkan 2.284Bandar Narkoba ke Nusakambangan, Imipas Bersihkan Lingkungan Lapas dan Rutan  
Bau Masalah di Balik Cetak Sawah? Tanah Warga Digarap untuk Jalan, Tim Fasilitator Akan Turun Tangan
Berita ini 26 kali dibaca

Berita Terkait

Kamis, 16 April 2026 - 22:42 WIB

Kejari Kobar Klarifikasi Isu Permintaan Uang, Tegaskan Tidak Ada Keterlibatan Jaksa

Minggu, 12 April 2026 - 14:45 WIB

Ketua Dewan Pembina MIO Indonesia Taufiq Rahman Apresiasi KPK, Sentil Sistem Yang Picu Korupsi

Minggu, 12 April 2026 - 14:33 WIB

Dua SPPG di Barito Utara Dihentikan Sementara, Korwil BGN Beri Penjelasan Tegas

Sabtu, 11 April 2026 - 19:28 WIB

Agustiar Sabran Nahkodai PB Percasi 2026–2030, Didukung Hampir Seluruh Pengprov

Sabtu, 11 April 2026 - 19:06 WIB

SENYAP..!!! Satgas PKH Bidik Barito Utara, PT ABBR di Patok Negara Ambil Alih Penguasaan Lahan

Berita Terbaru

You cannot copy content of this page