1 Bulan Diteror Mantan Pacar, SPG di Palangka Raya Mengadu ke Cak Sam Polda Kalteng: Pelaku Dibina dan Dimediasi

- Jurnalis

Kamis, 4 Desember 2025 - 09:17 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Palangka Raya – Seorang sales promotion girl (SPG) berinisial Bunga (27) akhirnya mengadu ke Cak Sam Polda Kalimantan Tengah setelah satu bulan lebih hidup dalam teror mantan pacarnya, Kumbang (31), seorang pemuda pengangguran yang masih berstatus lajang. Kasus ini mencuat pada Rabu (3/12/2025) siang setelah Bunga meminta pertolongan karena merasa keselamatannya terancam.

Bunga mengaku mengalami berbagai bentuk kekerasan, mulai dari teror pesan, ancaman pembunuhan, hingga kekerasan fisik dan perusakan rumah. Bahkan, kepala Bunga sempat dipukul dua kali hingga mengalami bengkak. Kumbang juga disebut pernah mendobrak pintu rumah dan menyelinap masuk, serta menyerang Bunga di jalan saat ia berangkat bekerja.

Baca Juga :  Kapolda Kalteng dan Kapolresta Palangka Raya Pimpin Kerja Bakti Bersihkan Pasar Besar

“Saya sudah hampir satu bulan ini cak diganggu dan diteror oleh mantan saya, baik secara mental maupun fisik. Kepala saya dipukul, pintu rumah saya dijebol, dia ngancam mau bunuh dan siram saya pakai air keras. Dia juga menyerang saya di jalan. Saya sudah minta tolong keluarganya, tapi mereka angkat tangan,” ungkap Bunga dalam curhatnya kepada Cak Sam.

Mendapat laporan tersebut, Cak Sam kemudian menghubungi Kumbang dan mempertemukannya dengan Bunga untuk proses pembinaan dan mediasi.

Baca Juga :  Apel Pagi Personel Polsek Pahandut Tekankan Disiplin dan Kesiapan Tugas

Di hadapan Cak Sam, Kumbang diberikan peringatan keras terkait perbuatannya yang sudah masuk ranah pidana, mulai dari penganiayaan hingga ancaman kekerasan.

Setelah menerima pembinaan, Kumbang akhirnya menyadari kesalahannya, meminta maaf kepada Bunga, dan berjanji tidak akan mengulangi perbuatannya.

Langkah mediasi ini diharapkan dapat menghentikan teror yang dialami korban, sekaligus menjadi peringatan agar pelaku tidak kembali melakukan tindakan serupa yang dapat berujung pada proses hukum. (*/rls/hms/red)

Berita Terkait

Relawan HKT Tetap Bergerak di Tengah Karhutla Kalteng, Doakan Api Segera Padam
DPW IPJI Kalteng Bersinergi dengan Pemko Palangka Raya, Layani Aktivasi IKD dan Bagikan Masker Gratis
PT. Sinar Mas Bersama Tujuh Perusahaan Gelar Bakti Sosial untuk Warga Terdampak Karhutla di Kintap Tanah Laut
Tanpa Pamrih, Relawan HKT Rela Berjibaku Padamkan Karhutla di Palangka Raya
Bantu Tangani Karhutla di Tanah Laut, Sinar Mas Agribusiness and Food Berikan Bantuan Peralatan Pemadam
PPN Kritik Pernyataan Kepala BNPB soal Kondisi Kalteng, Minta Suharyanto Dicopot
Ketika Asap Disebut Tak Mengganggu, Data ISPA Berkata Lain
WAGUB EDY PRATOWO: PEMERINTAH TAK BISA SENDIRI BANGUN EKONOMI KALTENG, KADIN HARUS JADI MITRA STRATEGIS

Berita Terkait

Rabu, 30 September 2026 - 15:15 WIB

Relawan HKT Tetap Bergerak di Tengah Karhutla Kalteng, Doakan Api Segera Padam

Senin, 28 September 2026 - 09:58 WIB

DPW IPJI Kalteng Bersinergi dengan Pemko Palangka Raya, Layani Aktivasi IKD dan Bagikan Masker Gratis

Sabtu, 26 September 2026 - 18:07 WIB

PT. Sinar Mas Bersama Tujuh Perusahaan Gelar Bakti Sosial untuk Warga Terdampak Karhutla di Kintap Tanah Laut

Sabtu, 26 September 2026 - 17:01 WIB

Tanpa Pamrih, Relawan HKT Rela Berjibaku Padamkan Karhutla di Palangka Raya

Jumat, 25 September 2026 - 14:37 WIB

Bantu Tangani Karhutla di Tanah Laut, Sinar Mas Agribusiness and Food Berikan Bantuan Peralatan Pemadam

Berita Terbaru

LINTAS DAERAH

Terdampak Karhutla, Porprov Kalteng Bergeser ke Awal November

Selasa, 6 Okt 2026 - 16:34 WIB

LINTAS TNI

Pra TMMD, Kodim 1016/Plk Mulai Rehab Rumah Tidak Layak Huni

Selasa, 6 Okt 2026 - 12:37 WIB

You cannot copy content of this page