LINTAS KALIMANTAN | Pemerintah Kabupaten Kotawaringin Barat (Kobar) kembali menyalurkan bantuan alat dan mesin pertanian (alsintan) kepada para kelompok tani. Bantuan tersebut merupakan dukungan dari sejumlah sumber pendanaan, mulai dari APBD Kabupaten, APBD Provinsi, hingga APBN melalui Kementerian Pertanian pada tahun 2025, yang penyalurannya telah dilakukan secara bertahap.
Dalam kegiatan ini penyerahan bantuan alsintan yang berasal dari APBD Provinsi Kalimantan Tengah (Kalteng) Tahun Anggaran 2025 melalui Dinas Tanaman Pangan, Hortikultura, dan Peternakan (TPHP) Provinsi Kalteng.
Penyerahan dilakukan secara simbolis oleh Bupati Kotawaringin Barat Hj. Nurhidayah kepada Kelompok Tani dan Unit Pengelola Jasa Alsintan (UPJA), di Halaman Kantor Dinas Pertanian Kobar, Selasa (10/2/2026).

Dalam sambutannya, Bupati Hj. Nurhidayah menegaskan bahwa sektor pertanian merupakan sektor strategis yang memiliki peran penting dalam menopang perekonomian daerah, menjamin ketersediaan pangan, serta menjadi sumber mata pencaharian masyarakat pedesaan.
“Pembangunan pertanian harus terus diperkuat secara menyeluruh. Salah satu tantangan yang kita hadapi saat ini adalah keterbatasan tenaga kerja dan meningkatnya kebutuhan produksi. Karena itu, mekanisasi dan modernisasi pertanian menjadi langkah penting agar usaha tani lebih efisien dan memberikan nilai tambah bagi petani,” ujarnya.
Ia menambahkan, bantuan alsintan ini mencerminkan komitmen pemerintah pusat, pemerintah provinsi, hingga pemerintah kabupaten dalam memperkuat sektor pertanian sekaligus mendukung agenda besar ketahanan pangan nasional dan Asta Cita Presiden Republik Indonesia.
“Kami berharap bantuan ini dimanfaatkan secara optimal untuk peningkatan produksi dan efisiensi usaha tani. Saya minta alsintan dioperasionalkan dan dipelihara dengan baik serta dikelola secara tertib, transparan, dan bertanggung jawab oleh kelompok penerima,” tegasnya.
Bupati juga menyampaikan apresiasi kepada pemerintah pusat, Pemerintah Provinsi Kalteng, serta seluruh insan pertanian yang telah bersinergi mendukung pembangunan pertanian di Kobar.

Sementara itu, Kepala Dinas Pertanian Kobar, Kris Budi Hastuti, dalam laporannya menyampaikan bahwa bantuan alsintan yang diserahkan berasal dari berbagai sumber anggaran, baik APBD Kabupaten, APBD Provinsi, maupun APBN melalui Kementerian Pertanian. Untuk pengirimannya secara bertahap dan selesai pada saat ini.
“Alsintan ini sangat membantu pengembangan pertanian, baik dari sisi tenaga kerja, biaya produksi, maupun peningkatan kualitas hasil pertanian,” jelasnya.
Untuk alsintan yang bersumber dari APBD Kabupaten, sebelumnya telah diserahkan oleh Wakil Bupati Kobar pada 3 Desember 2025, bertepatan dengan kegiatan Tabbe Award, di antaranya 1 unit drone sprayer, 1 unit mobil pickup, 9 unit TR2 rotary, 20 unit mesin potong rumput, dan 35 unit hand sprayer.
Sedangkan bantuan dari APBN yang telah disalurkan pada 15 Desember 2025 meliputi 4 unit TR2, 35 unit pompa air portabel, dan 2 unit perontok padi. Selain itu, terdapat bantuan pengembangan swasembada padi sawah berupa 1 unit drone sprayer untuk UPJA Sri Rejeki Desa Berambai Makmur, serta dukungan brigade pangan berupa 1 unit TR4, 2 unit TR2 crawler, dan 4 unit TR2 rotary.
Kadis juga mengingatkan para penerima agar alsintan dimanfaatkan sesuai peruntukan, dirawat secara berkala, dapat dipinjamkan ke kelompok lain saat tidak digunakan, dan tidak diperjualbelikan atau dipindahtangankan.
“Jika tidak digunakan, alsintan dapat dipinjamkan kepada kelompok tani lain yang belum menerima bantuan, dengan ketentuan yang berlaku seperti menanggung biaya mobilisasi peralatan dan lainnya,” ungkapnya.

Adapun bantuan alsintan dari APBD Provinsi Kalteng yang diserahkan pada kesempatan ini terdiri dari 1 unit excavator, 2 unit traktor roda crawler, 13 unit traktor perahu, 12 unit cultivator, 3 unit angkutan roda tiga (tosa), 30 unit mesin potong rumput, 50 unit electric hand sprayer, 1 unit combine harvester, dan 6 unit power thresher multiguna.
Bantuan tersebut disalurkan kepada kelompok tani, gapoktan, UPJA, dan KWT yang tersebar di 54 desa pada 6 kecamatan di Kabupaten Kotawaringin Barat. Khusus alsintan pascapanen berupa combine harvester besar diserahkan kepada UPJA Mulia Jaya Desa Palih Baru, Kecamatan Kotawaringin Lama, dan telah dimanfaatkan untuk kegiatan panen padi.

Sementara bantuan power thresher multiguna disalurkan kepada enam kelompok tani, yakni Kelompok Tani Budi Luhur Desa Sumber Agung, Manca Terapung Desa Pangkalan Banteng, Tani Makmur Desa Sido Mulyo, Mitra Tani Desa Natai Kerbau, Tunggak Semi Desa Makarti Jaya, serta Budi Karya Desa Marga Mulya.
Pemerintah berharap penyediaan alsintan ini mampu meningkatkan kinerja sektor pertanian daerah sekaligus mendukung percepatan swasembada pangan melalui modernisasi pertanian. (Rhd)







