LINTAS KALIMANTAN | Palangka Raya – Panglima Kodam (Pangdam) XXII/Tambun Bungai Mayjen TNI Zainul Arifin menegaskan komitmen kuat jajaran TNI dalam mendukung penertiban kawasan hutan di Kalimantan Tengah. Hal tersebut disampaikannya saat menyambut kedatangan Menteri Pertahanan RI Jenderal TNI (Purn) Sjafrie Sjamsuddin bersama Tim Satuan Tugas Penertiban Kawasan Hutan (Satgas PKH) di VIP Room Bandara Bandara Tjilik Riwut, Selasa (7/4/2026).
Dalam keterangannya, Pangdam menekankan bahwa kehadiran Menteri Pertahanan beserta Satgas PKH menjadi momentum strategis untuk memperkuat sinergi lintas sektor dalam menjaga kelestarian hutan sekaligus menegakkan aturan hukum di wilayah Kalimantan Tengah.
“Kami dari jajaran Kodam XXII/Tambun Bungai menyambut baik kedatangan Menteri Pertahanan Republik Indonesia beserta Tim Satgas Penertiban Kawasan Hutan. Ini merupakan bentuk nyata sinergi antara TNI, pemerintah, dan seluruh pemangku kepentingan dalam menjaga kelestarian kawasan hutan,” ujar Mayjen TNI Zainul Arifin.
Ia menegaskan, pihaknya siap memberikan dukungan penuh terhadap seluruh rangkaian kegiatan yang dilaksanakan di wilayah Kalimantan Tengah, termasuk memastikan kondisi keamanan dan ketertiban tetap terjaga selama proses peninjauan berlangsung.
“Kami siap mendukung penuh seluruh kegiatan, khususnya dalam memastikan situasi tetap aman, tertib, dan kondusif selama peninjauan berlangsung,” tegasnya.
Kunjungan kerja Menteri Pertahanan bersama Satgas PKH ini juga dijadwalkan meninjau langsung lokasi operasional PT Asmin Koalindo Tuhup (AKT) di Kabupaten Murung Raya, sebagai bagian dari upaya penertiban dan evaluasi terhadap pemanfaatan kawasan hutan.
Penyambutan tersebut turut dihadiri oleh Gubernur Kalimantan Tengah Agustiar Sabran, Kapolda Kalteng Irjen Pol Iwan Kurniawan, Kepala Kejaksaan Tinggi Kalteng Nurcahyo Jungkung Madyo, serta Wakil Ketua Komisi II DPRD Kalteng Bambang Irawan.
Kehadiran para pejabat lintas institusi tersebut menunjukkan soliditas dan komitmen bersama dalam mendukung langkah pemerintah pusat melalui Satgas PKH, sekaligus memperkuat pengawasan terhadap pengelolaan sumber daya alam di daerah.
Dalam konteks yang lebih luas, peran Kodam XXII/Tambun Bungai di bawah kepemimpinan Mayjen TNI Zainul Arifin dinilai strategis, tidak hanya dalam menjaga stabilitas keamanan wilayah, tetapi juga dalam mendukung agenda nasional terkait pelestarian lingkungan dan penegakan hukum di sektor kehutanan.
Dengan sinergi yang semakin kuat antara TNI, pemerintah daerah, dan aparat penegak hukum, diharapkan upaya penertiban kawasan hutan di Kalimantan Tengah dapat berjalan efektif dan berkelanjutan, serta memberikan dampak positif bagi kelestarian lingkungan dan kesejahteraan masyarakat. (*/ rls/pen/red)








