Kadishut Kalteng Agustan Saining Tegaskan Kesiapan Hadapi Karhutla 2026, Perkuat Patroli hingga Teknologi Deteksi Dini

- Jurnalis

Kamis, 9 April 2026 - 20:12 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

LINTAS KALIMANTAN | JAKARTA – Kepala Dinas Kehutanan Provinsi Kalimantan Tengah, Agustan Saining, menegaskan komitmen pemerintah daerah dalam menghadapi potensi kebakaran hutan dan lahan (karhutla) tahun 2026 melalui penguatan langkah-langkah pencegahan yang terintegrasi.

Hal tersebut disampaikannya saat menghadiri Rapat Koordinasi Pengendalian Karhutla Tahun 2026 yang digelar di Aula Lantai 2 Plaza Kuningan Menara Selatan, Kementerian Lingkungan Hidup dan Badan Pengendalian Lingkungan Hidup, Jakarta, Selasa (7/4/2026).

Rapat strategis tersebut dipimpin langsung oleh Menteri Lingkungan Hidup/Kepala BPLH dan dihadiri sejumlah pemangku kepentingan dari pusat maupun daerah. Fokus utama pembahasan adalah kesiapan menghadapi musim kemarau yang diperkirakan meningkatkan risiko kebakaran di berbagai wilayah, termasuk Kalimantan Tengah.

Dalam forum itu, Agustan memaparkan berbagai langkah konkret yang telah dan tengah dijalankan Pemerintah Provinsi Kalimantan Tengah. Upaya tersebut meliputi peningkatan intensitas patroli lapangan, penguatan sistem deteksi dini berbasis teknologi, hingga edukasi berkelanjutan kepada masyarakat di wilayah rawan karhutla.

Baca Juga :  Tolak Polri di Bawah Kementerian, Pakar Hukum Suriansyah Halim Sebut Langkah Mundur Reformasi

“Koordinasi antara pemerintah pusat dan daerah menjadi kunci utama dalam memastikan efektivitas pengendalian karhutla. Kami di Kalimantan Tengah terus memperkuat patroli rutin, pemantauan hotspot, serta edukasi masyarakat agar upaya pencegahan dapat berjalan optimal,” ujar Agustan.

Ia menekankan bahwa pendekatan pencegahan menjadi prioritas utama dibandingkan penanganan saat kebakaran telah terjadi. Menurutnya, keberhasilan pengendalian karhutla sangat bergantung pada kesiapan seluruh elemen, mulai dari pemerintah, aparat keamanan, hingga masyarakat di tingkat desa.

Agustan juga menyoroti pentingnya sinergi lintas sektor dalam pengendalian karhutla. Keterlibatan TNI, Polri, pemerintah kabupaten/kota, hingga masyarakat lokal dinilai menjadi faktor krusial dalam memperkuat sistem mitigasi di lapangan.

“Kolaborasi menjadi kunci. Kami tidak bisa bekerja sendiri. Peran aktif seluruh pihak, termasuk masyarakat desa sebagai garda terdepan, sangat menentukan keberhasilan upaya pencegahan karhutla,” tegasnya.

Baca Juga :  Pangdam Hadiri Apel Operasi Ketupat Telabang 2026, TNI-Polri Siap Amankan Arus Mudik Idul Fitri

Selain itu, optimalisasi teknologi pemantauan titik panas (hotspot) kini semakin diperkuat. Pemerintah Provinsi Kalimantan Tengah memanfaatkan sistem pemantauan berbasis satelit untuk mendeteksi potensi kebakaran secara lebih cepat, terutama di wilayah terpencil yang sulit dijangkau secara langsung.

Dengan dukungan teknologi tersebut, respons terhadap indikasi kebakaran dapat dilakukan lebih dini sehingga risiko meluasnya kebakaran dapat diminimalkan.

Rapat koordinasi ini menjadi bagian dari langkah strategis nasional dalam menyatukan persepsi dan memperkuat kesiapsiagaan menghadapi ancaman karhutla yang kerap terjadi setiap musim kemarau di sejumlah wilayah Indonesia.

Melalui forum ini, diharapkan seluruh daerah, termasuk Kalimantan Tengah, dapat semakin solid dalam menerapkan langkah-langkah preventif, sehingga dampak karhutla terhadap lingkungan, kesehatan masyarakat, dan aktivitas ekonomi dapat ditekan secara signifikan.(*/rls/Sugian/red)

 

 

Sumber Dishut Kalteng

Berita Terkait

Relawan HKT Tetap Bergerak di Tengah Karhutla Kalteng, Doakan Api Segera Padam
DPW IPJI Kalteng Bersinergi dengan Pemko Palangka Raya, Layani Aktivasi IKD dan Bagikan Masker Gratis
PT. Sinar Mas Bersama Tujuh Perusahaan Gelar Bakti Sosial untuk Warga Terdampak Karhutla di Kintap Tanah Laut
Tanpa Pamrih, Relawan HKT Rela Berjibaku Padamkan Karhutla di Palangka Raya
Bantu Tangani Karhutla di Tanah Laut, Sinar Mas Agribusiness and Food Berikan Bantuan Peralatan Pemadam
PPN Kritik Pernyataan Kepala BNPB soal Kondisi Kalteng, Minta Suharyanto Dicopot
Ketika Asap Disebut Tak Mengganggu, Data ISPA Berkata Lain
WAGUB EDY PRATOWO: PEMERINTAH TAK BISA SENDIRI BANGUN EKONOMI KALTENG, KADIN HARUS JADI MITRA STRATEGIS

Berita Terkait

Rabu, 30 September 2026 - 15:15 WIB

Relawan HKT Tetap Bergerak di Tengah Karhutla Kalteng, Doakan Api Segera Padam

Senin, 28 September 2026 - 09:58 WIB

DPW IPJI Kalteng Bersinergi dengan Pemko Palangka Raya, Layani Aktivasi IKD dan Bagikan Masker Gratis

Sabtu, 26 September 2026 - 18:07 WIB

PT. Sinar Mas Bersama Tujuh Perusahaan Gelar Bakti Sosial untuk Warga Terdampak Karhutla di Kintap Tanah Laut

Sabtu, 26 September 2026 - 17:01 WIB

Tanpa Pamrih, Relawan HKT Rela Berjibaku Padamkan Karhutla di Palangka Raya

Jumat, 25 September 2026 - 14:37 WIB

Bantu Tangani Karhutla di Tanah Laut, Sinar Mas Agribusiness and Food Berikan Bantuan Peralatan Pemadam

Berita Terbaru

LINTAS DAERAH

Upaya Gubernur Agustiar Sabran Tingkatkan Kesejahteraan di Kalteng

Selasa, 6 Okt 2026 - 20:35 WIB

LINTAS DAERAH

Terdampak Karhutla, Porprov Kalteng Bergeser ke Awal November

Selasa, 6 Okt 2026 - 16:34 WIB

You cannot copy content of this page