Hadir di RDP, Bupati Kotabaru Bantu Selesaikan Polemik Warga Bekambit Pulau Laut Timur dengan Perusahaan

- Jurnalis

Senin, 17 November 2025 - 14:31 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

LINTAS KALIMANTAN || Ratusan warga dari persatuan Pemuda Tani Desa Bekambit Kecamatan Pulau Laut Timur, Kabupaten Kotabaru, dan Advokasi Rakyat Untuk Nusantara (ARUN) serta Himpunan Mahasiswa Islam (HMI) kembali melakukan aksi damai didepan Gedung Dewan Perwakilan Rakyat.

 

Mereka kembali melakukan aksi kedua setelah sebelumnya juga hal serupa dilakukan pada Senin 10 November 2025. Dan hari ini Senin 17 November 2025 kembali melakukan aksi tersebut untuk menuntut jawaban atas aksi pertama yang di lakukan.

 

Aksi itu menuntut BPN Kotabaru mencabut pembatalan Sertifikat hak milik masyarakat Desa Bekambit yang diduga hanya sepihak dilakukan oleh BPN atas dasar permohonan perusahaan Sebuku Sajakah Coal.

 

Ratusan pendemo yang tergabung dari Warga Bekambit, Persatuan Pemuda Tani, Advokasi Rakyat Untuk Nusantara (ARUN) dan Himpunan Mahasiswa Islam (HMI).

 

Tuntutan mereka adalah meminta agar dilakukan pengembalian fungsi kawasan lahan Transmigrasi HPL No 99/HPL/DA/86, Menuntut Pengembalian Fungsi Sungai Alam dan Sungai Transmigrasi. Dan

Menuntut Ganti Rugi dari PT. SSC atas Penyerobotan dan Kerugian Sosial-Ekonomi Masyarakat.

 

Baca Juga :  Ketua PHRI dan PPKHI Kalteng Layangkan Keberatan Resmi atas Penetapan Taman Kota Sampit sebagai Lokasi Road Race

Aksi hari ini, Senin 17 November 2025 dilakukan secara konvoi dari siring laut Kotabaru menuju kantor Bupati Kotabaru di Sebelimbingan, Kecamatan Pulau Laut Utara dan kemudian menuju ke gedung Dewan Perwakilan Rakyat sebelum akhirnya dilakukan Rapat Dengar Pendapat (RDP) di ruang rapat Paripurna DPRD Kabupaten Kotabaru.

 

Wahid Hasyim koordinator aksi menyampaikan dalam orasinya agar Dengan tuntutan ini dirinya secara bersama-sama menyampaikan pernyataan sikap tegas dan tuntutan terbuka terhadap berbagai bentuk penyerobotan hak, penyimpangan fungsi lahan transmigrasi, serta penutupan akses sungai yang telah mengancam keberlangsungan hidup masyarakat di Desa Rawah Indah, Bekambit dan Desa Bekambit Asri Kecamatan Pulau Laut Timur.

 

“Kami mendesak agar pemerintah memfasilitasi audit agraria dan lingkungan terhadap PT. SSC, serta memastikan pemberian kompensasi atau ganti rugi yang layak dan adil kepada masyarakat Desa Bekambit, Bekambit Asri, dan warga Kecamatan Pulau Laut Timur,” kata Wahid Hasyim Kordinator Aksi.

 

Sementara Pemerintah Daerah tidak menutup mata dengan adanya polemik yang sedang dialami oleh warga Desa Bekambit, Kecamatan Pulau Laut Timur, Kabupaten Kotabaru. Itu dibuktikannya dengan hadirnya Bupati dan Wakil Bupati Kotabaru dalam Rapat Dengar Pendapat (RDP) di Gedung DPRD Kotabaru.

Baca Juga :  Hujan Lebat, Jalan Galaxy Palangka Raya Kembali Banjir, Warga Soroti Drainase

 

Selain itu juga, hadir dalam Rapat Dengar Pendapat (RDP) pihak perusahaan PT SSC, dinas Transmigrasi, Dinas Lingkungan Hidup, Badan Pertanahan Kotabaru serta Perwakilan Kantor Wilayah Pertanahan Provinsi Kalimantan Selatan yang menyaksikan melalui zoom.

 

Bupati Kotabaru tegas mengatakan bahwa persoalan ini akan segera diselesaikan, dan dalam waktu dekat akan mengundang Badan Pertanahan Nasional Wilayah Kalimantan Selatan.

 

“Ya nanti dalam waktu dekat akan mengundang Kanwil Pertanahan Provinsi Kalimantan Selatan, namun jika tidak hadir kami yang akan mendatangi ke sana,” kata Muhammad Rusli Bupati Kotabaru kepada Wartawan, Senin 17 November 2025 di Gedung DPRD Kotabaru.

 

Menurut Bupati Kotabaru, pemerintah daerah memandang persoalan lahan di Pulau Laut Timur sebagai isu strategis yang harus ditangani secara menyeluruh dan berdasarkan regulasi.

 

“Saya meminta agar proses peninjauan pembatalan sertifikat hak milik dilakukan secara cermat, transparan dan sesuai peraturan,” imbuhnya. (*/rls/duk).

Berita Terkait

Polsek Pahandut Dampingi Praktik Lapangan Siswa Dikbangspes SPN Tjilik Riwut, Asah Kemampuan Patroli Sabhara di Tengah Masyarakat
Polsek Pahandut Perkuat Sinergi Keamanan, Bhabinkamtibmas Sambangi Pos Security PT Dwi Warna Karya di Pahandut Seberang
Peringati Hari Kesadaran Nasional, Polda Kalteng Gelar Upacara Bendera
7000 Personel Gabungan Dikerahkan, Polda Kalteng Perkuat Kolaborasi Cegah Karhutla
Tanggapi Laporan, Satsamapta Polresta Palangka Raya Turut Datangi Lokasi Dugaan Kasus Pemukulan Pelajar
TNI Hadir Untuk Rakyat, Pembangunan Jembatan Garuda Terus Berlanjut
Datangi Pangkalan Ojol, Polsek Pahandut Edukasikan Layanan Polri 110
Tiga Rumah Hangus Terbakar Di Desa Jakatan Masaha, Polsek Kapuas Hulu Bergerak Cepat Amankan Lokasi dan Bantu Warga
Berita ini 42 kali dibaca

Berita Terkait

Sabtu, 18 April 2026 - 15:39 WIB

Polsek Pahandut Dampingi Praktik Lapangan Siswa Dikbangspes SPN Tjilik Riwut, Asah Kemampuan Patroli Sabhara di Tengah Masyarakat

Sabtu, 18 April 2026 - 15:31 WIB

Polsek Pahandut Perkuat Sinergi Keamanan, Bhabinkamtibmas Sambangi Pos Security PT Dwi Warna Karya di Pahandut Seberang

Jumat, 17 April 2026 - 19:39 WIB

Peringati Hari Kesadaran Nasional, Polda Kalteng Gelar Upacara Bendera

Jumat, 17 April 2026 - 19:31 WIB

7000 Personel Gabungan Dikerahkan, Polda Kalteng Perkuat Kolaborasi Cegah Karhutla

Jumat, 17 April 2026 - 13:29 WIB

Tanggapi Laporan, Satsamapta Polresta Palangka Raya Turut Datangi Lokasi Dugaan Kasus Pemukulan Pelajar

Berita Terbaru

You cannot copy content of this page