Diduga Gangguan Psikis, Pria di Murung Raya Tewaskan Warga Saat Ritual Adat Balian

- Jurnalis

Minggu, 18 Januari 2026 - 21:02 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Murung Raya, Kalimantan Tengah – Seorang pria berinisial Jenius bin Itek diduga melakukan tindak pidana penganiayaan berat hingga mengakibatkan korban meninggal dunia di Desa Olung Siron, Kecamatan Tanah Siang, Kabupaten Murung Raya, Kalimantan Tengah. Peristiwa tragis tersebut terjadi pada Jumat malam, 16 Januari 2026, sekitar pukul 21.00 WIB.

Korban diketahui bernama Yoki Gusmanto bin Keot (34), seorang petani setempat. Berdasarkan laporan kepolisian, korban ditemukan dalam kondisi meninggal dunia dengan sejumlah luka akibat senjata tajam.

Kepala Satuan Reserse Kriminal (Kasat Reskrim) Polres Murung Raya AKP Rahmat Tuah, S.H., M.M. menjelaskan, kejadian bermula saat pelaku menggelar ritual adat Balian, sebuah prosesi pengobatan tradisional, di rumahnya sekitar pukul 17.00 WIB. Namun, tanpa sebab yang jelas, pelaku tiba-tiba bertindak agresif dengan memukul salah satu dukun adat serta warga yang hadir, lalu mengusir seluruh orang dari dalam rumah, termasuk ayahnya sendiri.

Baca Juga :  Kadinkes Pulang Pisau Buka Kegiatan Praktik Kerja Lapangan Peserta Pelatihan Pelayanan Kontrasepsi, Penting Untuk Menghasilkan Tenaga Yang Kompeten

“Pelaku kemudian mengunci diri di dalam rumah dan sepanjang malam diduga dalam kondisi tidak stabil serta membahayakan warga sekitar,” ujar AKP Rahmat Tuah dalam keterangannya.

Sekitar pukul 20.30 WIB, sejumlah warga dan petugas Linmas berupaya melakukan pemantauan untuk mengamankan situasi. Tak lama berselang, teriakan minta tolong terdengar dari arah Dirung Tino (bukit) hingga ke kawasan Sungai Soko. Warga kemudian melaporkan kejadian tersebut ke pihak kepolisian.

Saat petugas Polri bersama warga mendatangi lokasi sekitar pukul 23.00 WIB, korban Yoki Gusmanto ditemukan telah meninggal dunia dengan sejumlah luka tusuk akibat senjata tajam. Demi keselamatan, polisi segera mengevakuasi warga sekitar karena pelaku diketahui kerap menyerang orang yang melintas.

Keesokan harinya, Sabtu (17/1/2026) pukul 08.00 WIB, jenazah korban dievakuasi ke RSUD Puruk Cahu untuk dilakukan Visum et Repertum. Selang satu jam kemudian, pelaku berhasil diamankan di rumahnya sendiri oleh personel Polres Murung Raya tanpa perlawanan.

Baca Juga :  Kapolsek Pahandut Pimpin Apel Pagi, Tekankan Disiplin Tugas dan Pelayanan Publik Berkualitas

Dalam kasus ini, polisi mengamankan sejumlah barang bukti, antara lain:

Sebilah senjata tajam tradisional jenis mandau sepanjang sekitar 47 cm,

Pakaian milik korban yang berlumuran darah.

Pelaku kini ditahan dan dijerat dengan Pasal 458 ayat (1) jo Pasal 468 ayat (2) Undang-Undang Nomor 1 Tahun 2023 tentang KUHP, terkait tindak pidana pembunuhan dan penganiayaan berat.

Polres Murung Raya telah melakukan serangkaian langkah penyidikan, mulai dari olah TKP, pemeriksaan saksi-saksi, gelar perkara, hingga penetapan tersangka. Ke depan, penyidik akan menerbitkan SPDP, berkoordinasi dengan Jaksa Penuntut Umum, serta mengajukan izin penyitaan barang bukti ke Pengadilan Negeri Muara Teweh.

Kasus ini masih dalam penanganan intensif pihak kepolisian untuk mengungkap motif serta kondisi kejiwaan pelaku secara menyeluruh. (*/rls/sgn/red).

 

Berita Terkait

Rapim Polri 2026 Hari Kedua, Kapolri Tekankan Peran Polri Jaga Stabilitas dan Dukung Program Pemerintah
Beri Arahan Personel Satbrimob, Wakapolda Kalteng Tekankan Kedisiplinan, Loyalitas dan Soliditas
Tingkatkan Kemampuan Fisik, Anggota Kodim 1016/Plk Laksanakan Hanmars
PN Sampit Tolak Gugatan Burhan soal Tuduhan Kriminalisasi Lahan 160 Hektare
Momentum Hari Pers Nasional, IPJI Kalteng Tegaskan Diri sebagai Rumah Aspirasi Publik
Program SIM Go Pelosok, Satlantas Polresta Palangka Raya Hadirkan Layanan SATPAS di Kelurahan Pager 
Dukung Ketahanan Pangan, Kapolda Kalteng Bersama Bhayangkari Panen Melon Perdana di Lahan Pekarangan Pangan Lestari
Kapolda Kalteng dan Kapolresta Palangka Raya Pimpin Kerja Bakti Bersihkan Pasar Besar
Berita ini 126 kali dibaca

Berita Terkait

Rabu, 11 Februari 2026 - 14:59 WIB

Rapim Polri 2026 Hari Kedua, Kapolri Tekankan Peran Polri Jaga Stabilitas dan Dukung Program Pemerintah

Rabu, 11 Februari 2026 - 13:58 WIB

Beri Arahan Personel Satbrimob, Wakapolda Kalteng Tekankan Kedisiplinan, Loyalitas dan Soliditas

Rabu, 11 Februari 2026 - 12:32 WIB

Tingkatkan Kemampuan Fisik, Anggota Kodim 1016/Plk Laksanakan Hanmars

Selasa, 10 Februari 2026 - 20:50 WIB

PN Sampit Tolak Gugatan Burhan soal Tuduhan Kriminalisasi Lahan 160 Hektare

Senin, 9 Februari 2026 - 09:46 WIB

Momentum Hari Pers Nasional, IPJI Kalteng Tegaskan Diri sebagai Rumah Aspirasi Publik

Berita Terbaru