Diduga Dipicu Dendam Lama dan Pengaruh Miras, Pria di Palangka Raya Tewas Ditusuk Keponakannya

- Jurnalis

Sabtu, 10 Januari 2026 - 10:54 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

PALANGKA RAYA — Aksi pembunuhan terjadi di Jalan Raflesia, Kota Palangka Raya, Kalimantan Tengah. Seorang pria bernama Agus, yang dikenal warga dengan sebutan Agus Bengkel, tewas setelah ditusuk menggunakan senjata tajam oleh keponakannya sendiri, Eddy, Sabtu (10/1/2026).

Peristiwa bermula saat terduga pelaku mendatangi rumah korban dan menggedor pintu dengan keras. Setelah pintu dibuka, keduanya sempat terlibat percakapan singkat. Namun, emosi pelaku diduga memuncak hingga berujung pada aksi penusukan.

Pelaku menusuk korban di bagian dada hingga mengenai ulu hati. Akibat luka tersebut, korban terjatuh dan meninggal dunia di lokasi kejadian dengan kondisi bersimbah darah.

Warga sekitar yang mengetahui kejadian itu langsung geger. Ketua RT 05 setempat, Endang Susilowati, mengatakan pihaknya menerima laporan adanya seorang warga yang tergeletak tak bernyawa.

Baca Juga :  Detasemen Gegana Satbrimob Polda Kalteng Laksanakan Sterilisasi Lokasi MTQH di Stadion Tiara Batara

“Setelah mendapat laporan dari petugas keamanan kompleks, saya memastikan identitas korban, benar atas nama Agus,” kata Endang.

Saat menuju lokasi kejadian bersama warga, rombongan justru berpapasan dengan seorang pria yang kemudian diketahui sebagai terduga pelaku. Dalam kondisi emosi yang belum stabil, Eddy secara mengejutkan mengakui perbuatannya.

“Saya membunuh, saya tusuk jantungnya,” ujar Eddy, sebagaimana ditirukan oleh Endang.

Endang mengaku sempat menasihati Eddy agar menyadari bahwa tindakan pembunuhan merupakan pelanggaran hukum yang tidak dapat dibenarkan dalam keadaan apa pun. Namun, pelaku tetap mengakui perbuatannya dan menyebut tindakan tersebut dilatarbelakangi rasa dendam yang telah lama dipendam, serta dipengaruhi oleh konsumsi minuman keras.

Baca Juga :  Awaludin Dampingi Bupati Kotabaru Kunjungan Kerja ke Dinas Perhubungan

Fakta lain yang terungkap, korban dan pelaku masih memiliki hubungan keluarga. Eddy diketahui merupakan keponakan korban. Bahkan, pelaku juga menyebut sempat berniat menyerang adik kandungnya yang tinggal serumah dengan korban. Beruntung, adik pelaku bersama anak korban berhasil menyelamatkan diri sehingga tidak menimbulkan korban tambahan.

Hingga berita ini diturunkan, pihak kepolisian masih melakukan penyelidikan guna mengungkap secara menyeluruh motif serta kronologi lengkap kejadian tersebut. (*/rls/rls/tim/red).

Berita Terkait

Relawan HKT Rela Berjibaku Padamkan Karhutla di Palangka Raya hingga Malam Hari
Demo Karhutla di Kantor Gubernur Kalteng Ricuh, Massa Kecewa Gubernur Tak Hadir
Nakhoda Baru Perempuan Bangsa PKB Pulang Pisau: Fitriliani Handayani Usung Misi Jadi ‘Rumah Nyaman’ Kaum Perempuan
Perkuat Barisan Strategis, Fitriliani Handayani Resmi Pimpin Perempuan Bangsa DPC PKB Pulang Pisau
Masjid Jami Baitul Abror Gelar Program Bahan Pokok Murah Dari Jama’ah Untuk Jama’ah
Maksimalkan Pengerjaan Drainase Sasaran TMMD, Alat Berat Dikerahkan
Bupati Kotabaru Perkuat Transformasi Digital Lewat Kerjasama Dengan Telkomsel
Sugie: Karhutla Tanggung Jawab Bersama, HKT Ajak Semua Pihak Bergerak 

Berita Terkait

Minggu, 25 Oktober 2026 - 06:25 WIB

Relawan HKT Rela Berjibaku Padamkan Karhutla di Palangka Raya hingga Malam Hari

Jumat, 23 Oktober 2026 - 20:39 WIB

Demo Karhutla di Kantor Gubernur Kalteng Ricuh, Massa Kecewa Gubernur Tak Hadir

Senin, 19 Oktober 2026 - 17:34 WIB

Nakhoda Baru Perempuan Bangsa PKB Pulang Pisau: Fitriliani Handayani Usung Misi Jadi ‘Rumah Nyaman’ Kaum Perempuan

Senin, 19 Oktober 2026 - 16:03 WIB

Perkuat Barisan Strategis, Fitriliani Handayani Resmi Pimpin Perempuan Bangsa DPC PKB Pulang Pisau

Minggu, 18 Oktober 2026 - 11:57 WIB

Masjid Jami Baitul Abror Gelar Program Bahan Pokok Murah Dari Jama’ah Untuk Jama’ah

Berita Terbaru

You cannot copy content of this page