Palangka Raya — Badan Narkotika Nasional (BNN) Provinsi Kalimantan Tengah menegaskan komitmennya dalam Pencegahan dan Pemberantasan Penyalahgunaan dan Peredaran Gelap Narkoba (P4GN) melalui kehadiran pada Tabligh Akbar peringatan Isra’ Mi’raj Nabi Muhammad SAW 1447 Hijriah/2026 M.
Kepala BNN Provinsi Kalimantan Tengah, Brigjen Pol. Mada Roostanto, S.E., M.H., menghadiri langsung kegiatan keagamaan tersebut bersama Gubernur Kalimantan Tengah H. Agustiar Sabran dan unsur Forkopimda Provinsi Kalimantan Tengah. Kamis , 22-1-26
Brigjen Pol. Mada Roostanto menyampaikan bahwa momentum Isra’ Mi’raj tidak hanya menjadi refleksi spiritual, tetapi juga penguatan nilai moral dan integritas dalam membentengi masyarakat dari ancaman narkoba. Menurutnya, ketahanan iman dan akhlak merupakan fondasi penting dalam upaya pencegahan penyalahgunaan narkotika.
“BNN memandang kegiatan keagamaan sebagai sarana strategis untuk membangun kesadaran kolektif masyarakat agar menjauhi narkoba. Sinergi antara tokoh agama, pemerintah, dan aparat penegak hukum menjadi kunci dalam mewujudkan Kalimantan Tengah yang bersih narkoba,” ujarnya.
Melalui kehadiran aktif dalam kegiatan keagamaan, BNN Provinsi Kalimantan Tengah terus mendorong pendekatan preventif berbasis nilai-nilai spiritual dan kearifan lokal sebagai bagian dari strategi P4GN.
Kegiatan Tabligh Akbar ini diharapkan semakin memperkuat kolaborasi lintas sektor dalam menciptakan lingkungan yang aman, religius, dan bebas dari penyalahgunaan narkoba di wilayah Kalimantan Tengah.


Palangka Raya — Badan Narkotika Nasional (BNN) Provinsi Kalimantan Tengah menegaskan komitmennya dalam Pencegahan dan Pemberantasan Penyalahgunaan dan Peredaran Gelap Narkoba (P4GN) melalui kehadiran pada Tabligh Akbar peringatan Isra’ Mi’raj Nabi Muhammad SAW 1447 Hijriah/2026 M.




