Palangka Raya – Badan Narkotika Nasional (BNN) Provinsi Kalimantan Tengah terus memperkuat upaya pencegahan dan pemberantasan peredaran gelap narkotika dengan menjalin sinergi lintas instansi. Kepala BNN Provinsi Kalimantan Tengah, Brigjen Pol. Mada Roostanto, S.E., M.H., melaksanakan audiensi dengan Kepala Kantor Pengawasan dan Pelayanan Bea dan Cukai Tipe Madya Pabean C Palangka Raya, Asep Komara.
Audiensi tersebut membahas penguatan koordinasi dan kerja sama operasional, khususnya dalam pertukaran informasi strategis serta peningkatan pengawasan terhadap potensi penyelundupan narkotika melalui jalur kepabeanan dan peredaran barang lintas wilayah.
Kepala BNN Kalteng Brigjen Pol. Mada Roostanto menegaskan bahwa kerja sama lintas sektor menjadi kunci utama dalam menekan laju peredaran gelap narkotika, mengingat modus operandi pelaku yang semakin kompleks dan terorganisir.
“Sinergi antara BNN dan Bea Cukai sangat penting, terutama dalam mendeteksi dan mencegah masuknya narkotika melalui jalur resmi maupun tidak resmi. Pertukaran data dan koordinasi terpadu akan memperkuat sistem pengawasan,” ujarnya.
Sementara itu, Kepala KPPBC TMP C Palangka Raya Asep Komara menyampaikan komitmen pihaknya untuk terus mendukung upaya BNN melalui penguatan pengawasan kepabeanan serta kolaborasi operasional di lapangan.
Sebagai hasil audiensi, kedua instansi sepakat untuk terus memperkuat sinergi kelembagaan dan koordinasi terpadu guna menekan peredaran gelap narkotika di wilayah Kalimantan Tengah.
Kolaborasi ini diharapkan mampu mendukung pelaksanaan Program Pencegahan dan Pemberantasan Penyalahgunaan dan Peredaran Gelap Narkotika (P4GN) secara lebih efektif dan berkelanjutan, sekaligus mendorong terwujudnya Kalimantan Tengah Bersih Narkoba (Kalteng Bersinar). (*/rls/tim/red)







