LINTAS KALIMANTAN | KAPUAS – Respons cepat dan sigap ditunjukkan jajaran Polsek Kapuas Hulu saat menangani peristiwa kebakaran yang menghanguskan tiga unit rumah warga di Desa Jakatan Masaha RT 01, Kecamatan Mandau Talawang, Kabupaten Kapuas, Kalimantan Tengah, pada Rabu (15/4/2026) sekitar pukul 10.30 WIB.
Peristiwa yang sempat membuat warga panik tersebut langsung mendapat perhatian serius dari aparat kepolisian setempat. Sesaat setelah menerima laporan dari masyarakat, personel Polsek Kapuas Hulu segera menuju lokasi guna melakukan pengamanan, membantu proses evakuasi, serta memastikan keselamatan warga di sekitar area kebakaran.
Berdasarkan informasi awal yang dihimpun di lokasi, api diduga pertama kali muncul dari bagian atap rumah milik Irpan Pratama. Dalam waktu singkat, kobaran api dengan cepat membesar dan menjalar ke dua rumah lain yang berada berdekatan, sehingga menyebabkan tiga unit rumah mengalami kerusakan berat hingga hangus terbakar.
Di tengah situasi yang mencekam, aksi berani ditunjukkan seorang warga bernama Sri Wahyuni yang nekat masuk ke dalam rumah yang sedang dilalap api demi menyelamatkan sejumlah dokumen dan berkas penting milik keluarga. Namun, tindakan heroik tersebut membuat dirinya mengalami luka bakar pada bagian tangan dan kaki.
Korban kemudian langsung dievakuasi dan dilarikan ke rumah sakit terdekat untuk mendapatkan penanganan medis intensif. Hingga berita ini diturunkan, kondisi korban dilaporkan dalam perawatan tenaga kesehatan.
Sementara itu, warga sekitar bersama aparat desa bergerak cepat membantu proses pemadaman menggunakan peralatan seadanya. Dua unit mesin pompa air milik desa dan masyarakat dikerahkan untuk memadamkan kobaran api yang terus membesar.
Upaya pemadaman berlangsung selama kurang lebih satu jam. Berkat kerja sama antara warga, aparat desa, dan personel kepolisian, api akhirnya berhasil dikendalikan sekitar pukul 11.30 WIB, sehingga tidak meluas ke bangunan lain di sekitar lokasi.
Kapolsek Kapuas Hulu, Ipda Zaenal Abidin, S.H., M.E., menegaskan bahwa kehadiran polisi di lokasi bukan hanya untuk melakukan penanganan hukum, tetapi juga sebagai bentuk pelayanan dan perlindungan kepada masyarakat yang sedang tertimpa musibah.
“Begitu menerima laporan, kami langsung menuju lokasi untuk membantu pengamanan, melakukan olah tempat kejadian perkara, serta memastikan situasi tetap aman dan kondusif. Kami juga mengimbau masyarakat agar lebih waspada terhadap potensi kebakaran, terutama di tengah musim cuaca panas,” ujarnya.
Selain membantu pengamanan, personel Polsek Kapuas Hulu juga langsung melakukan olah TKP guna mengumpulkan fakta dan barang bukti yang berkaitan dengan penyebab kebakaran.
Sejumlah barang bukti telah diamankan oleh pihak kepolisian, di antaranya satu tabung gas, potongan kayu bekas terbakar, serta beberapa lembar seng atap rumah yang diduga memiliki kaitan dengan sumber api.
Akibat kejadian tersebut, total kerugian material ditaksir mencapai sekitar Rp400 juta. Nilai tersebut meliputi kerusakan bangunan rumah beserta sejumlah barang berharga milik warga yang tidak sempat diselamatkan.
Saat ini, Polsek Kapuas Hulu masih terus melakukan penyelidikan lebih lanjut guna memastikan penyebab pasti kebakaran, termasuk memintai keterangan dari sejumlah saksi yang berada di lokasi saat kejadian.
Peristiwa ini sekaligus menjadi bukti nyata kehadiran Polri di tengah masyarakat, khususnya dalam memberikan perlindungan, pengayoman, dan pelayanan secara humanis saat masyarakat menghadapi situasi darurat.
Fokus cepatnya penanganan oleh Polsek Kapuas Hulu mendapat apresiasi dari warga setempat, yang menilai kehadiran aparat sangat membantu dalam menjaga keamanan serta mempercepat proses penanganan pascakebakaran. (*/rls/hms/red)








