Dugaan Kredit Bermasalah Rp200 Miliar Bank Kalteng Disorot, SUMBO Desak Klarifikasi Terbuka

- Jurnalis

Senin, 31 Agustus 2026 - 14:41 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

LINTAS KALIMANTAN | PALANGKA RAYA — Dugaan kredit bermasalah senilai Rp200 miliar di Bank Kalteng kembali menjadi sorotan publik. Perkumpulan Suara Masyarakat Borneo (SUMBO) meminta manajemen Bank Kalteng memberikan penjelasan secara terbuka mengenai persoalan tersebut, termasuk status kredit, sektor yang terdampak, serta langkah penyelesaian yang telah dilakukan.

Ketua SUMBO, Diamon, menilai transparansi menjadi hal penting mengingat Bank Kalteng merupakan bank milik daerah yang memiliki peran strategis dalam perekonomian Kalimantan Tengah serta mengelola dana masyarakat.

“Publik menunggu penjelasan manajemen Bank Kalteng terkait angka Rp200 miliar tersebut, termasuk sektor kredit yang bermasalah, status penanganannya, serta apakah terdapat indikasi pelanggaran dalam proses pemberian kredit,” ujar Diamon dalam siaran pers yang diterima media ini.

Baca Juga :  Hadiri Malam Apresiasi DKPR 2025, Polresta Palangka Raya Dukung Pengembangan Seni dan Budaya Daerah

Menurutnya, persoalan tersebut perlu dilihat secara objektif. Kredit bermasalah tidak serta-merta dapat diartikan sebagai adanya pelanggaran hukum. Namun, apabila ditemukan indikasi penyimpangan dalam proses pemberian maupun pengawasan kredit, mekanisme audit internal dan aparat penegak hukum perlu bekerja sesuai ketentuan.

“Apabila dalam proses penyaluran kredit ditemukan indikasi penyimpangan, maka pengawasan internal maupun aparat penegak hukum perlu bekerja sesuai ketentuan. Namun, jika kredit bermasalah tersebut terjadi murni akibat persoalan usaha debitur, manajemen tetap perlu menjelaskan strategi penyelesaiannya agar tidak berkembang menjadi beban yang lebih besar,” katanya.

Diamon juga mempertanyakan efektivitas sistem pengawasan dan mekanisme peringatan dini dalam mengantisipasi potensi kredit bermasalah. Menurut dia, evaluasi terhadap tata kelola dan manajemen risiko penting dilakukan untuk memastikan persoalan serupa tidak berulang.

Baca Juga :  "Pemkab Kotabaru ikut berkomitmen Gelar Public Communication Summit 2026, Perkuat Sinergi Pengelolaan Isu di Era Digital"

Sorotan tersebut juga dikaitkan dengan posisi Bank Kalteng yang tengah mempersiapkan langkah menuju go public. Bagi SUMBO, keterbukaan informasi dan tata kelola yang baik menjadi faktor penting untuk menjaga kepercayaan masyarakat sekaligus calon investor.

Di sisi lain, dugaan kredit bermasalah tersebut tetap memerlukan penjelasan resmi dari pihak Bank Kalteng agar informasi yang berkembang di ruang publik tidak menimbulkan kesimpulan sepihak.

Hingga berita ini ditayangkan, manajemen Bank Kalteng belum memberikan tanggapan resmi mengenai pernyataan SUMBO maupun angka kredit bermasalah Rp200 miliar tersebut. Media ini masih berupaya memperoleh konfirmasi dari pihak Bank Kalteng. (rls/red/)

.

Berita Terkait

Gubernur Agustiar Sabran Terima AMKM, Sepakat Penanganan Karhutla Kalteng Diperkuat
Mahasiswa Kepung Kantor Gubernur Kalteng, Gerbang Nyaris Jebol Tuntut Penanganan Kabut Asap
BNN Kalteng Tes Urine 42 Pegawai KSOP Rangga Ilung Palangka Raya, Seluruhnya Negatif Narkotika
Kabut Asap Makin Pekat Selimuti Palangka Raya, Jarak Pandang Hanya 20 Meter, Warga Keluhkan Mata Perih hingga Pusing
Semarak Festival Kemerdekaan ke-81 KNPI Pulang Pisau, Warga Antusias 
INDONESIA DI PERSIMPANGAN : KETIKA RAKYAT BERTANYA “SAMPAI KAPAN?”
Demi Padamkan Titik Api, Nyawa Jadi Taruhan: Pejuang Karhutla Palangka Raya Meninggal
Ajibb Benerr, Warga Tanbu ini Beli Vario Dapat Hadiah CB150R dari Trio Motor Batulicin

Berita Terkait

Rabu, 2 September 2026 - 07:42 WIB

Gubernur Agustiar Sabran Terima AMKM, Sepakat Penanganan Karhutla Kalteng Diperkuat

Senin, 31 Agustus 2026 - 16:04 WIB

Mahasiswa Kepung Kantor Gubernur Kalteng, Gerbang Nyaris Jebol Tuntut Penanganan Kabut Asap

Senin, 31 Agustus 2026 - 14:50 WIB

BNN Kalteng Tes Urine 42 Pegawai KSOP Rangga Ilung Palangka Raya, Seluruhnya Negatif Narkotika

Senin, 31 Agustus 2026 - 14:41 WIB

Dugaan Kredit Bermasalah Rp200 Miliar Bank Kalteng Disorot, SUMBO Desak Klarifikasi Terbuka

Minggu, 30 Agustus 2026 - 19:42 WIB

Kabut Asap Makin Pekat Selimuti Palangka Raya, Jarak Pandang Hanya 20 Meter, Warga Keluhkan Mata Perih hingga Pusing

Berita Terbaru

Saat mengembalikan barang bukti uang tunai dan 1 buah kotak amal Masjid Jami Darussholihin di Desa Mulya Raya  Kecamatan Pangkalan Banteng (Foto Istimewa)

LINTAS HUKUM

SI ARTIS KOBAR, Inovasi Kejari Antar Barang Bukti

Selasa, 1 Sep 2026 - 14:45 WIB

You cannot copy content of this page