Mahasiswa Kepung Kantor Gubernur Kalteng, Gerbang Nyaris Jebol Tuntut Penanganan Kabut Asap

- Jurnalis

Senin, 31 Agustus 2026 - 16:04 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

LINTAS KALIMANTAN | PALANGKA RAYA — Ratusan mahasiswa yang tergabung dalam Aliansi Masyarakat Kalteng Melawan mengepung Kantor Gubernur Kalimantan Tengah, Senin (31/8/2026) sore. Mereka menuntut pemerintah provinsi memberikan kejelasan sekaligus langkah konkret menangani bencana kabut asap akibat kebakaran hutan dan lahan (karhutla).

Aksi yang berlangsung sejak siang hari itu awalnya berjalan tertib. Namun, ketegangan meningkat setelah massa mengetahui Gubernur Kalteng Agustiar Sabran belum menemui mereka hingga sore.

Teriakan dan yel-yel mahasiswa menggema di depan gerbang kantor gubernur. Sejumlah mahasiswa bahkan nekat memanjat pagar besi, sementara massa lainnya mendorong gerbang hingga nyaris roboh.

Petugas Satpol PP bersama aparat kepolisian membentuk barikade untuk menahan massa dan mencegah aksi semakin tidak terkendali.

Baca Juga :  Unit Lantas Polsek Pahandut Laksanakan Pengaturan Lalu Lintas Saat Jam Pulang Sekolah

“Kami hanya minta bertemu Pak Gubernur. Dari tadi kami menunggu, tetapi tidak ada kepastian,” teriak salah seorang koordinator lapangan.

Sebelumnya, mahasiswa telah diterima Plt Kepala Kesbangpol Kalteng, Rus’an. Namun, pertemuan tersebut belum membuahkan jawaban yang diharapkan mahasiswa.

Rus’an disebut belum dapat memastikan keberadaan Gubernur maupun kapan Gubernur dapat menemui massa. Situasi tersebut membuat mahasiswa kecewa dan merasa tuntutan mereka hanya dipingpong.

“Kalau memang Gubernur tidak ada di tempat, sampaikan dengan jelas. Jangan biarkan kami menunggu tanpa kepastian,” kata seorang mahasiswa.

Situasi semakin tegang ketika beberapa mahasiswa kembali menaiki pagar. Aparat berusaha menurunkan mereka sembari meminta massa tidak melakukan tindakan yang dapat memicu bentrokan.

Baca Juga :  Kapolsek Pahandut Hadiri Ritual Adat Mamapas Lewu Kota Palangka Raya Tahun 2025

Mahasiswa menyatakan akan tetap bertahan di depan Kantor Gubernur Kalteng hingga mendapatkan kejelasan sikap pemerintah terkait penanganan kabut asap.

Mereka menilai persoalan karhutla telah berdampak luas, mulai dari kualitas udara, kesehatan masyarakat hingga aktivitas pendidikan. Karena itu, mahasiswa mendesak pemerintah tidak hanya melakukan penanganan di lapangan, tetapi juga menyampaikan langkah konkret dan terukur kepada publik.

Hingga berita ini diturunkan, situasi di depan Kantor Gubernur Kalteng masih dalam pengamanan aparat. Massa mahasiswa tetap bertahan dan menunggu kehadiran gubernur untuk menyampaikan tuntutan mereka secara langsung. (*/rls/red)

Berita Terkait

BNN Kalteng Tes Urine 42 Pegawai KSOP Rangga Ilung Palangka Raya, Seluruhnya Negatif Narkotika
Dugaan Kredit Bermasalah Rp200 Miliar Bank Kalteng Disorot, SUMBO Desak Klarifikasi Terbuka
Kabut Asap Makin Pekat Selimuti Palangka Raya, Jarak Pandang Hanya 20 Meter, Warga Keluhkan Mata Perih hingga Pusing
Semarak Festival Kemerdekaan ke-81 KNPI Pulang Pisau, Warga Antusias 
INDONESIA DI PERSIMPANGAN : KETIKA RAKYAT BERTANYA “SAMPAI KAPAN?”
Demi Padamkan Titik Api, Nyawa Jadi Taruhan: Pejuang Karhutla Palangka Raya Meninggal
Ajibb Benerr, Warga Tanbu ini Beli Vario Dapat Hadiah CB150R dari Trio Motor Batulicin
Kredit Bermasalah Rp200 Miliar di Bank Kalteng Dipertanyakan, Manajemen Diminta Buka Data

Berita Terkait

Senin, 31 Agustus 2026 - 14:50 WIB

BNN Kalteng Tes Urine 42 Pegawai KSOP Rangga Ilung Palangka Raya, Seluruhnya Negatif Narkotika

Senin, 31 Agustus 2026 - 14:41 WIB

Dugaan Kredit Bermasalah Rp200 Miliar Bank Kalteng Disorot, SUMBO Desak Klarifikasi Terbuka

Minggu, 30 Agustus 2026 - 19:42 WIB

Kabut Asap Makin Pekat Selimuti Palangka Raya, Jarak Pandang Hanya 20 Meter, Warga Keluhkan Mata Perih hingga Pusing

Sabtu, 29 Agustus 2026 - 20:07 WIB

Semarak Festival Kemerdekaan ke-81 KNPI Pulang Pisau, Warga Antusias 

Sabtu, 29 Agustus 2026 - 00:19 WIB

INDONESIA DI PERSIMPANGAN : KETIKA RAKYAT BERTANYA “SAMPAI KAPAN?”

Berita Terbaru

You cannot copy content of this page