BNN Kalteng Tes Urine 42 Pegawai KSOP Rangga Ilung Palangka Raya, Seluruhnya Negatif Narkotika

- Jurnalis

Senin, 31 Agustus 2026 - 14:50 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

PALANGKA RAYA — Badan Narkotika Nasional (BNN) Provinsi Kalimantan Tengah terus memperkuat upaya pencegahan penyalahgunaan narkotika di lingkungan instansi pemerintah. Salah satunya melalui pelaksanaan tes urine terhadap pegawai Kantor Kesyahbandaran dan Otoritas Pelabuhan (KSOP) Kelas III Rangga Ilung Palangka Raya, Senin (31/8/2026).

Kegiatan yang dimulai pukul 08.00 WIB tersebut diikuti 42 pegawai KSOP Kelas III Rangga Ilung Palangka Raya. Pemeriksaan dilakukan Tim BNN Provinsi Kalteng menggunakan alat tes urine dengan tujuh parameter narkotika.

Koordinator Bidang Pencegahan dan Pemberdayaan Masyarakat (P2M) BNN Provinsi Kalteng, Wahyudi, S.KM., bersama tim terlebih dahulu memberikan penjelasan mengenai prosedur pemeriksaan dan pengisian informed consent. Para pegawai kemudian melakukan registrasi, menerima wadah sampel, dan menyerahkan urine untuk diperiksa.

Baca Juga :  ‎Ketika Amarah Seorang Pengacara Menenggelamkan Sebuah Kasus Korupsi ‎

Hasil pemeriksaan menunjukkan seluruh 42 pegawai dinyatakan negatif narkotika.

BNN Provinsi Kalteng menegaskan, kegiatan tersebut merupakan langkah preventif untuk mendeteksi sekaligus mencegah potensi penyalahgunaan narkotika di lingkungan kerja. Tes urine juga menjadi bagian dari penguatan komitmen bersama dalam menciptakan lingkungan instansi yang sehat, produktif, dan bebas dari penyalahgunaan narkoba.

Baca Juga :  Polresta Palangka Raya Selidiki Kasus Pecah Kaca Mobil, Empat Kendaraan Jadi Sasaran

Pelaksanaan kegiatan ini turut menjadi bagian dari implementasi Peraturan BNN Nomor 1 Tahun 2024 tentang Petunjuk Teknis Rencana Aksi Nasional Pencegahan dan Pemberantasan Penyalahgunaan dan Peredaran Gelap Narkotika dan Prekursor Narkotika.

BNN Kalteng terus mendorong keterlibatan aktif instansi pemerintah dalam upaya pencegahan narkotika. Sinergi tersebut dinilai penting untuk membangun sistem pencegahan yang lebih kuat, sekaligus memastikan lingkungan kerja pemerintahan tetap bersih dari ancaman penyalahgunaan dan peredaran gelap narkotika. (*/rls/red)

 

Berita Terkait

TTA Group Salurkan 2.000 Masker dan Vitamin untuk 84 Anak Panti Asuhan di Palangka Raya
Gudang PT Intiboga Mandiri di Palangka Raya Terbakar, Api Sulit Dipadamkan karena Campuran Tepung dan Minyak
HKT Perkuat Kekompakan Relawan, Sugie: Konsistensi Jadi Kunci Gerakan Sosial
WALHI Kalteng Desak Kunjungan Wapres Gibran Tak Sekadar Seremoni, Minta Kebijakan Nyata Atasi Karhutla
Wapres Gibran Dijadwalkan Kunjungi Kalteng Besok, Pantau Penanganan Karhutla
Massa Desak ATR/BPN Kalteng Audit Izin Sawit, BPN: Akan Kami Sampaikan ke Kementerian
Ketua HKT Dwi Sugiarto Dorong Forum Kebangsaan Kalteng Perkuat Persatuan
Sugie: Bangun Usaha Tak Cukup dengan Modal, Soliditas Tim Jadi Kunci

Berita Terkait

Rabu, 16 September 2026 - 15:29 WIB

TTA Group Salurkan 2.000 Masker dan Vitamin untuk 84 Anak Panti Asuhan di Palangka Raya

Jumat, 11 September 2026 - 10:31 WIB

Gudang PT Intiboga Mandiri di Palangka Raya Terbakar, Api Sulit Dipadamkan karena Campuran Tepung dan Minyak

Kamis, 10 September 2026 - 22:05 WIB

HKT Perkuat Kekompakan Relawan, Sugie: Konsistensi Jadi Kunci Gerakan Sosial

Kamis, 10 September 2026 - 20:59 WIB

WALHI Kalteng Desak Kunjungan Wapres Gibran Tak Sekadar Seremoni, Minta Kebijakan Nyata Atasi Karhutla

Rabu, 9 September 2026 - 21:01 WIB

Wapres Gibran Dijadwalkan Kunjungi Kalteng Besok, Pantau Penanganan Karhutla

Berita Terbaru

LINTAS TNI

Kapendam XXII/TB Tekankan Publikasi Masif Kegiatan Satuan

Senin, 21 Sep 2026 - 15:50 WIB

LINTAS POLRI

Kapolsek Sepang Amankan Tabuh Tiwah Massal di Tanjung Karitak

Senin, 21 Sep 2026 - 11:37 WIB

You cannot copy content of this page