Dugaan Kredit Bermasalah Rp200 Miliar Bank Kalteng Disorot, SUMBO Desak Klarifikasi Terbuka

- Jurnalis

Senin, 31 Agustus 2026 - 14:41 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

LINTAS KALIMANTAN | PALANGKA RAYA — Dugaan kredit bermasalah senilai Rp200 miliar di Bank Kalteng kembali menjadi sorotan publik. Perkumpulan Suara Masyarakat Borneo (SUMBO) meminta manajemen Bank Kalteng memberikan penjelasan secara terbuka mengenai persoalan tersebut, termasuk status kredit, sektor yang terdampak, serta langkah penyelesaian yang telah dilakukan.

Ketua SUMBO, Diamon, menilai transparansi menjadi hal penting mengingat Bank Kalteng merupakan bank milik daerah yang memiliki peran strategis dalam perekonomian Kalimantan Tengah serta mengelola dana masyarakat.

“Publik menunggu penjelasan manajemen Bank Kalteng terkait angka Rp200 miliar tersebut, termasuk sektor kredit yang bermasalah, status penanganannya, serta apakah terdapat indikasi pelanggaran dalam proses pemberian kredit,” ujar Diamon dalam siaran pers yang diterima media ini.

Baca Juga :  Kapolri: Capaian Kinerja Polri 2025 Tembus 91,54 Persen, Masuk Kategori Sangat Baik

Menurutnya, persoalan tersebut perlu dilihat secara objektif. Kredit bermasalah tidak serta-merta dapat diartikan sebagai adanya pelanggaran hukum. Namun, apabila ditemukan indikasi penyimpangan dalam proses pemberian maupun pengawasan kredit, mekanisme audit internal dan aparat penegak hukum perlu bekerja sesuai ketentuan.

“Apabila dalam proses penyaluran kredit ditemukan indikasi penyimpangan, maka pengawasan internal maupun aparat penegak hukum perlu bekerja sesuai ketentuan. Namun, jika kredit bermasalah tersebut terjadi murni akibat persoalan usaha debitur, manajemen tetap perlu menjelaskan strategi penyelesaiannya agar tidak berkembang menjadi beban yang lebih besar,” katanya.

Diamon juga mempertanyakan efektivitas sistem pengawasan dan mekanisme peringatan dini dalam mengantisipasi potensi kredit bermasalah. Menurut dia, evaluasi terhadap tata kelola dan manajemen risiko penting dilakukan untuk memastikan persoalan serupa tidak berulang.

Baca Juga :  Tiga Pengedar Sabu Dibekuk di Pedalaman Gunung Mas, Polisi Sita 8,26 Gram dan Alat Transaksi

Sorotan tersebut juga dikaitkan dengan posisi Bank Kalteng yang tengah mempersiapkan langkah menuju go public. Bagi SUMBO, keterbukaan informasi dan tata kelola yang baik menjadi faktor penting untuk menjaga kepercayaan masyarakat sekaligus calon investor.

Di sisi lain, dugaan kredit bermasalah tersebut tetap memerlukan penjelasan resmi dari pihak Bank Kalteng agar informasi yang berkembang di ruang publik tidak menimbulkan kesimpulan sepihak.

Hingga berita ini ditayangkan, manajemen Bank Kalteng belum memberikan tanggapan resmi mengenai pernyataan SUMBO maupun angka kredit bermasalah Rp200 miliar tersebut. Media ini masih berupaya memperoleh konfirmasi dari pihak Bank Kalteng. (rls/red/)

.

Berita Terkait

TTA Group Salurkan 2.000 Masker dan Vitamin untuk 84 Anak Panti Asuhan di Palangka Raya
Gudang PT Intiboga Mandiri di Palangka Raya Terbakar, Api Sulit Dipadamkan karena Campuran Tepung dan Minyak
HKT Perkuat Kekompakan Relawan, Sugie: Konsistensi Jadi Kunci Gerakan Sosial
WALHI Kalteng Desak Kunjungan Wapres Gibran Tak Sekadar Seremoni, Minta Kebijakan Nyata Atasi Karhutla
Wapres Gibran Dijadwalkan Kunjungi Kalteng Besok, Pantau Penanganan Karhutla
Massa Desak ATR/BPN Kalteng Audit Izin Sawit, BPN: Akan Kami Sampaikan ke Kementerian
Ketua HKT Dwi Sugiarto Dorong Forum Kebangsaan Kalteng Perkuat Persatuan
Sugie: Bangun Usaha Tak Cukup dengan Modal, Soliditas Tim Jadi Kunci

Berita Terkait

Rabu, 16 September 2026 - 15:29 WIB

TTA Group Salurkan 2.000 Masker dan Vitamin untuk 84 Anak Panti Asuhan di Palangka Raya

Jumat, 11 September 2026 - 10:31 WIB

Gudang PT Intiboga Mandiri di Palangka Raya Terbakar, Api Sulit Dipadamkan karena Campuran Tepung dan Minyak

Kamis, 10 September 2026 - 22:05 WIB

HKT Perkuat Kekompakan Relawan, Sugie: Konsistensi Jadi Kunci Gerakan Sosial

Kamis, 10 September 2026 - 20:59 WIB

WALHI Kalteng Desak Kunjungan Wapres Gibran Tak Sekadar Seremoni, Minta Kebijakan Nyata Atasi Karhutla

Rabu, 9 September 2026 - 21:01 WIB

Wapres Gibran Dijadwalkan Kunjungi Kalteng Besok, Pantau Penanganan Karhutla

Berita Terbaru

LINTAS POLRI

Patroli Malam Polres Kapuas, 10 Pelaku Balap Liar Ditindak

Minggu, 20 Sep 2026 - 13:31 WIB

You cannot copy content of this page