Kabut Asap Makin Pekat Selimuti Palangka Raya, Jarak Pandang Hanya 20 Meter, Warga Keluhkan Mata Perih hingga Pusing

- Jurnalis

Minggu, 30 Agustus 2026 - 19:42 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

LINTAS KALIMANTAN | PALANGKA RAYA – Kabut asap akibat kebakaran hutan dan lahan (Karhutla) semakin pekat menyelimuti hampir seluruh wilayah Kota Palangka Raya, Kalimantan Tengah, Minggu (30/8/2026). Kondisi tersebut tidak hanya mengganggu aktivitas warga, tetapi juga mengancam keselamatan pengguna jalan.

Tim media yang menyusuri sejumlah wilayah Kota Palangka Raya sejak pagi hingga sore hari mendapati hampir seluruh kawasan diselimuti asap tebal. Di beberapa ruas jalan, jarak pandang bahkan diperkirakan hanya sekitar 20 meter.

Kondisi itu membuat pengendara harus meningkatkan kewaspadaan. Kecepatan kendaraan pun diperlambat untuk mengantisipasi kecelakaan lalu lintas akibat jarak pandang yang terbatas.

Di tengah perjalanan kami singgah menghampiri dan berbincang dengan sejumlah warga ,salah satunya bernama Ancah menyampaikan keluhan terkait dampak kabut asap yang semakin mengganggu aktivitas sehari-hari sebagai juru parkir di pasar kahayan dan tinggal di jalan Tingang palangka raya.

Baca Juga :  Ditresnarkoba Polda Kalteng Tangkap Seorang Terduga Pelaku Narkotika SF di Bereng Bengkel Palangka Raya

“Kalau tidak penting-penting sekali, rasanya malas keluar rumah. Asapnya sangat mengganggu. Mata saya perih, kemudian batuk, pilek dan kepala juga terasa pusing,” keluh salah seorang warga Palangka Raya.

Warga lainnya mengaku mulai khawatir jika kondisi kabut asap semakin parah pada hari-hari berikutnya, terutama terhadap anak-anak yang harus beraktivitas dan bersekolah.

“Kalau besok kondisinya masih seperti ini, kami kasihan dengan anak-anak yang harus bersekolah. Mereka harus keluar rumah di tengah asap seperti ini,” ujarnya.

Kabut asap yang semakin pekat menjadi pengingat bahwa dampak Karhutla bukan hanya persoalan kebakaran lahan. Asap yang menyebar ke kawasan permukiman dan jalan raya turut mengganggu kesehatan masyarakat, aktivitas ekonomi, hingga mobilitas warga.

Baca Juga :  Satlantas Polresta Palangka Raya Gelar “Polantas Menyapa”, Ajak Masyarakat Tertib Berlalu Lintas

Warga berharap penanganan Karhutla dapat terus dilakukan secara maksimal, sementara hujan segera turun untuk membantu memadamkan titik-titik api yang masih membakar hutan dan lahan.

“Kami sebagai warga Palangka Raya hanya bisa berdoa semoga segera turun hujan. Semoga api cepat padam, asap hilang dan kami bisa melihat lagi langit biru,” harap warga.

Di tengah pekatnya kabut asap, keselamatan tetap menjadi perhatian utama. Pengendara diimbau mengurangi kecepatan, menyalakan lampu kendaraan, menjaga jarak aman dan menggunakan perlindungan yang diperlukan saat melintas di ruas jalan yang jarak pandangnya terbatas. (*/rls/red)

Berita Terkait

HKT dan PDB Kalteng Bagikan 500 Masker Gratis, Ajak Warga Waspadai Dampak Karhutla
Kabut Asap Belum Mereda, KNPI Pulang Pisau Gelar Aksi Sosial Pembagian Masker dan Vitamin
Duka Kabut Asap Belum Usai, MES Pulang Pisau Hadirkan Bantuan Darurat Masker dan Vitamin untuk Pengendara
BEM SI Kerakyatan Kalteng Desak Pemerintah Prioritaskan Kesehatan Warga di Tengah Kabut Asap
Bocah Barito Selatan Mengadu kepada Prabowo: Kabut Asap Mengepung, Anak-anak Kesulitan Sekolah
Relawan HKT Tetap Bergerak di Tengah Karhutla Kalteng, Doakan Api Segera Padam
DPW IPJI Kalteng Bersinergi dengan Pemko Palangka Raya, Layani Aktivasi IKD dan Bagikan Masker Gratis
PT. Sinar Mas Bersama Tujuh Perusahaan Gelar Bakti Sosial untuk Warga Terdampak Karhutla di Kintap Tanah Laut

Berita Terkait

Minggu, 11 Oktober 2026 - 17:12 WIB

Kabut Asap Belum Mereda, KNPI Pulang Pisau Gelar Aksi Sosial Pembagian Masker dan Vitamin

Minggu, 11 Oktober 2026 - 17:07 WIB

Duka Kabut Asap Belum Usai, MES Pulang Pisau Hadirkan Bantuan Darurat Masker dan Vitamin untuk Pengendara

Sabtu, 10 Oktober 2026 - 19:39 WIB

BEM SI Kerakyatan Kalteng Desak Pemerintah Prioritaskan Kesehatan Warga di Tengah Kabut Asap

Sabtu, 10 Oktober 2026 - 18:53 WIB

Bocah Barito Selatan Mengadu kepada Prabowo: Kabut Asap Mengepung, Anak-anak Kesulitan Sekolah

Rabu, 30 September 2026 - 15:15 WIB

Relawan HKT Tetap Bergerak di Tengah Karhutla Kalteng, Doakan Api Segera Padam

Berita Terbaru

LINTAS TNI

Kodam XXII/Tambun Bungai Ikuti Rakor Pengendalian Inflasi 

Senin, 12 Okt 2026 - 13:35 WIB

You cannot copy content of this page