Temuan Mayat Gantung Diri di Palangka Raya, Korban Diduga Meninggal Tiga Hari Sebelum Ditemukan

- Jurnalis

Sabtu, 3 Januari 2026 - 13:59 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

PALANGKA RAYA – Seorang pria ditemukan meninggal dunia dalam kondisi menggantung diri di sebuah barak di Kota Palangkaraya, Kalimantan Tengah. Korban diduga telah meninggal sekitar tiga hari sebelum jenazahnya ditemukan.

Berdasarkan laporan resmi Satuan Reserse Kriminal (Satreskrim) Polresta Palangka Raya kepada Direktorat Reserse Kriminal Umum (Ditreskrimum) Polda Kalteng, jenazah beridentitas Rahmad Sandi Putra (30 tahun) ditemukan pada Sabtu, 3 Januari 2026, sekitar pukul 09.00 WIB.

Lokasi kejadian di Jalan Anggrek Gang Kenanga, Kelurahan Kereng Bangkirai, Kecamatan Sabangau. Korban yang berprofesi sebagai wiraswasta tersebut tinggal sendirian di barak tersebut.

Kronologi penemuan berawal dari kekhawatiran seorang rekan korban, berinisial Rahyudi (52 tahun). Rahyudi menyatakan terakhir kali menghubungi korban pada malam tahun baru. Karena beberapa kali telepon tidak diangkat, ia mendatangi barak korban dan mencium bau tidak sedap serta mendapati pintu terkunci.

Baca Juga :  Kapolda Kalteng Tinjau Pos Pelayanan Bandara H. Asan Sampit, Pastikan Kesiapan Arus Mudik Lebaran 2026 

Rahyudi kemudian menghubungi Anton (42 tahun), yang disebut sebagai pemilik barak. Anton yang datang ke lokasi juga mencium bau busuk dan segera melaporkan kepada Ketua RT setempat, Guntur (42 tahun). Pihak kepolisian akhirnya dihubungi.

Tim Inafis Polresta Palangka Raya langsung bergerak melakukan olah Tempat Kejadian Perkara (TKP). Barang bukti yang diamankan antara lain satu unit telepon genggam merek Vivo, sebuah STNK, sebuah tas berwarna hitam, dan satu botol minuman beralkohol.

Jenazah kemudian dibawa ke RSUD Doris Sylvanus Palangka Raya untuk menjalani pemeriksaan visum et repertum. Hasil pemeriksaan sementara oleh dr. Rica Brillian, Sp.KF, menyimpulkan bahwa penyebab kematian adalah “murni gantung diri” dengan perkiraan waktu kematian tiga hari sebelum visum dilaksanakan.

Baca Juga :  Apel Pagi Polresta Palangka Raya Dipimpin Kabag SDM

“Belum ditemukan dugaan tindak pidana. Masih dalam proses pendalaman apabila ditemukan unsur kelalaian atau tindak pidana lainnya,” tertulis dalam laporan polisi yang ditandatangani Kasat Reskrim Polresta Palangka Raya, AKP Eka Palti Arie Putra Hutagaol, S.I.K.

Langkah yang telah dilakukan polisi antara lain identifikasi jenazah, pencarian keluarga, dan visum. Untuk tindak lanjut, polisi akan melakukan pendalaman informasi dari saksi-saksi dan berkoordinasi dengan keluarga korban. Proses lanjut kasus ini akan diarahkan ke Polsek Sabangau.

Demikian laporan perkembangan kasus temuan mayat gantung diri ini. Pihak kepolisian masih mendalami berbagai aspek untuk memastikan penyebab pasti kejadian.(*/rls/tim/,red).

Berita Terkait

Komunitas Gowes Palangka Raya Siapkan Touring Lintas Provinsi, Tempuh Ribuan Kilometer dalam Lima Hari
Antrean BBM Tak Kunjung Usai, SUMBO Desak Pemerintah dan Pertamina Evaluasi Distribusi
Kapolda Kalteng Dukung Film Kolosal “DAYAK”, Siap Kawal Produksi Hingga Angkat Budaya Bumi Tambun Bungai ke Pentas Nasional
Ngemiloh Resmi Hadir di Muara Teweh, Tawarkan Sensasi “Bebas Racik Sesukamu”
Terus Dikebut, Progres Jembatan Garuda di Habaring Hurung Capai 55 Persen
Bhabinkamtibmas Pahandut Laksanakan Pengamanan dan Monitoring Penyaluran Bantuan Pangan Bulog
Patroli Dini Hari, Polresta Palangka Raya Intensifkan Pencegahan Balap Liar dan Kejahatan Jalanan

Berita Terkait

Kamis, 7 Mei 2026 - 23:20 WIB

Komunitas Gowes Palangka Raya Siapkan Touring Lintas Provinsi, Tempuh Ribuan Kilometer dalam Lima Hari

Kamis, 7 Mei 2026 - 11:06 WIB

Antrean BBM Tak Kunjung Usai, SUMBO Desak Pemerintah dan Pertamina Evaluasi Distribusi

Rabu, 6 Mei 2026 - 08:39 WIB

Ngemiloh Resmi Hadir di Muara Teweh, Tawarkan Sensasi “Bebas Racik Sesukamu”

Rabu, 6 Mei 2026 - 08:04 WIB

Terus Dikebut, Progres Jembatan Garuda di Habaring Hurung Capai 55 Persen

Selasa, 5 Mei 2026 - 21:44 WIB

Berita Terbaru

You cannot copy content of this page