Sinergi Masyarakat Adat Dayak Diperkuat, BNNP Kalteng Gaungkan Semangat “Kalteng Bersinar”

- Jurnalis

Kamis, 29 Januari 2026 - 21:06 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

PALANGKA RAYA – Badan Narkotika Nasional Provinsi (BNNP) Kalimantan Tengah terus memperkuat kolaborasi lintas elemen masyarakat dalam upaya Pencegahan dan Pemberantasan Penyalahgunaan dan Peredaran Gelap Narkoba (P4GN). Salah satu langkah strategis dilakukan melalui audiensi bersama perwakilan masyarakat adat Dayak.

Kepala BNNP Kalimantan Tengah, Brigjen Pol. Mada Roostanto, S.E., M.H., menerima langsung audiensi Ketua Gerakan Dayak Anti Narkoba, Ririen Binti, di Palangka Raya. Pertemuan ini menjadi momentum penting untuk membangun sinergi antara lembaga negara dan komunitas adat dalam mewujudkan Kalimantan Tengah Bersih Narkoba atau Kalteng Bersinar.

Dalam pertemuan tersebut, kedua pihak membahas penguatan peran masyarakat adat Dayak sebagai garda terdepan dalam upaya pencegahan penyalahgunaan narkoba, khususnya melalui pendekatan berbasis kearifan lokal.

Baca Juga :  Resmob Polres Kapuas Tangkap Pria Diduga Gelapkan Rp98 Juta Dana Pengadaan Bibit Sapi

Brigjen Mada Roostanto menegaskan bahwa pelibatan tokoh adat dan komunitas lokal merupakan strategi efektif dalam membangun ketahanan masyarakat terhadap ancaman narkoba.

“Masyarakat adat memiliki nilai, norma, dan struktur sosial yang kuat. Ini menjadi modal penting dalam membentengi generasi muda dari pengaruh narkoba,” ujarnya.

Sementara itu, Ririen Binti menyampaikan komitmen Gerakan Dayak Anti Narkoba untuk turut aktif mengedukasi masyarakat hingga ke tingkat desa dan komunitas adat terpencil. Ia menilai pendekatan budaya dan kearifan lokal mampu menyentuh kesadaran masyarakat secara lebih mendalam.

Baca Juga :  Kuasa Hukum Korban Apresiasi Penangkapan DDI, Desak Pengusutan Oknum Polisi dan Pertanggungjawaban Barang Bukti

Audiensi ini juga mendorong rencana kolaborasi program edukasi P4GN yang mengintegrasikan nilai-nilai adat Dayak, termasuk melalui kegiatan sosial, budaya, dan peran tokoh adat sebagai agen perubahan di lingkungan masing-masing.

Melalui sinergi ini, diharapkan partisipasi masyarakat semakin luas dan gerakan melawan narkoba tidak hanya menjadi tanggung jawab aparat, tetapi menjadi gerakan bersama seluruh elemen masyarakat.

Upaya kolaboratif tersebut menjadi bagian dari komitmen berkelanjutan BNNP Kalimantan Tengah dalam mewujudkan provinsi yang aman, sehat, dan terbebas dari ancaman narkoba. (“/rls/tim/red)

Berita Terkait

Rapim Polri 2026 Hari Kedua, Kapolri Tekankan Peran Polri Jaga Stabilitas dan Dukung Program Pemerintah
Beri Arahan Personel Satbrimob, Wakapolda Kalteng Tekankan Kedisiplinan, Loyalitas dan Soliditas
Tingkatkan Kemampuan Fisik, Anggota Kodim 1016/Plk Laksanakan Hanmars
PN Sampit Tolak Gugatan Burhan soal Tuduhan Kriminalisasi Lahan 160 Hektare
Momentum Hari Pers Nasional, IPJI Kalteng Tegaskan Diri sebagai Rumah Aspirasi Publik
Program SIM Go Pelosok, Satlantas Polresta Palangka Raya Hadirkan Layanan SATPAS di Kelurahan Pager 
Dukung Ketahanan Pangan, Kapolda Kalteng Bersama Bhayangkari Panen Melon Perdana di Lahan Pekarangan Pangan Lestari
Kapolda Kalteng dan Kapolresta Palangka Raya Pimpin Kerja Bakti Bersihkan Pasar Besar
Berita ini 19 kali dibaca

Berita Terkait

Rabu, 11 Februari 2026 - 14:59 WIB

Rapim Polri 2026 Hari Kedua, Kapolri Tekankan Peran Polri Jaga Stabilitas dan Dukung Program Pemerintah

Rabu, 11 Februari 2026 - 13:58 WIB

Beri Arahan Personel Satbrimob, Wakapolda Kalteng Tekankan Kedisiplinan, Loyalitas dan Soliditas

Rabu, 11 Februari 2026 - 12:32 WIB

Tingkatkan Kemampuan Fisik, Anggota Kodim 1016/Plk Laksanakan Hanmars

Selasa, 10 Februari 2026 - 20:50 WIB

PN Sampit Tolak Gugatan Burhan soal Tuduhan Kriminalisasi Lahan 160 Hektare

Senin, 9 Februari 2026 - 09:46 WIB

Momentum Hari Pers Nasional, IPJI Kalteng Tegaskan Diri sebagai Rumah Aspirasi Publik

Berita Terbaru