Puluhan Warga Mendawai Induk ujung RT 02 RW 07 di Palangka Raya Terserang DBD, Pemerintah Diminta Segera Bertindak

- Jurnalis

Kamis, 22 Januari 2026 - 20:17 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Palangka Raya – Wabah demam berdarah dengue (DBD) menghantui permukiman warga di Jalan Mendawai Induk Ujung, RT 02 RW 07, Kelurahan Palangka, Kecamatan Jekan Raya, Kota Palangka Raya. Dalam sepekan terakhir, puluhan warga dilaporkan terserang DBD, mulai dari anak-anak hingga lanjut usia, akibat gigitan nyamuk Aedes aegypti.

Merebaknya kasus DBD ini menimbulkan kekhawatiran serius di tengah masyarakat. Sejumlah warga mengalami gejala demam tinggi, nyeri sendi, hingga penurunan trombosit, sehingga harus menjalani perawatan medis intensif. Bahkan, beberapa pasien dirujuk dan dirawat di Rumah Sakit Bhayangkara Palangka Raya serta RSUD Doris Sylvanus Palangka Raya.

Warga setempat menyebut, kasus DBD muncul hampir bersamaan dan menyebar dengan cepat di lingkungan mereka. Kondisi tersebut memicu kecemasan, terutama bagi keluarga yang memiliki anak-anak dan lansia, kelompok yang paling rentan mengalami komplikasi akibat penyakit ini.

Baca Juga :  Kapolda Kalteng Ajak Masyarakat Cegah Peredaran Narkoba

“Dalam satu minggu ini banyak yang sakit, ada anak-anak dan juga orang tua. Beberapa sampai harus dirawat di rumah sakit,” ujar Sugian, warga setempat, Kamis (22/1/2026).

Sugian yang juga berprofesi sebagai jurnalis di Palangka Raya menuturkan, anaknya sendiri saat ini masih menjalani perawatan akibat terserang DBD. Ia menilai, situasi ini sudah masuk kategori darurat kesehatan lingkungan.

Merebaknya kasus tersebut memunculkan desakan dari warga agar pemerintah daerah bersama instansi kesehatan segera turun tangan. Warga berharap dilakukan langkah cepat dan terukur, mulai dari penyelidikan epidemiologi, pengasapan (fogging) secara menyeluruh, hingga edukasi masif terkait pemberantasan sarang nyamuk (PSN).

Baca Juga :  Satu lagi Ahli Hisap Dan Pengedar Sabu di Palangka Raya Ditangkap, Polisi Sita 12,1 Gram

Selain itu, warga juga meminta perhatian serius terhadap kondisi lingkungan sekitar yang dinilai berpotensi menjadi tempat berkembang biaknya nyamuk, seperti genangan air dan sistem drainase yang tidak berfungsi optimal. Tanpa penanganan cepat dan menyeluruh, warga khawatir wabah DBD akan terus meluas dan menelan lebih banyak korban.

“Jangan sampai menunggu korban bertambah baru bertindak. Kami butuh penanganan segera,” tegas salah satu warga.(*/rls/tim/red).

 

Berita Terkait

Kasus ISPA Palangka Raya Tembus 6.041, Kabut Asap Karhutla Jadi Sorotan
Sugie Gerakkan APPI Kalteng, Siapkan Kopdar Perdana
Tambun Bungai Run Bergemuruh, Agustiar Sabran Serukan Semangat Bersama Menuju Indonesia Emas Menulis
Kapolda Kalteng Hadiri Syukuran HUT ke-69 Yansen A. Binti, Tekankan Sinergi Jaga Kamtibmas
“Tembus Pelosok Kotabaru, Kodim 1004 Bangun Jembatan dan Buka Akses Warga”
Inovasi SKPD Kotabaru Digenjot, Bapperida Bidik Juara IGA
Klinik Lapas Kotabaru Resmi Jadi FKTP, Layanan Kesehatan Warga Binaan Naik Kelas
Peringati 1 Tahun Kodam XXII TB,Agustan Saining: Jaga Hutan Kalteng Tak Bisa Sendiri, Sinergi TNI dan Pemda Harus Diperkuat

Berita Terkait

Jumat, 21 Agustus 2026 - 16:38 WIB

Kasus ISPA Palangka Raya Tembus 6.041, Kabut Asap Karhutla Jadi Sorotan

Jumat, 21 Agustus 2026 - 14:09 WIB

Sugie Gerakkan APPI Kalteng, Siapkan Kopdar Perdana

Sabtu, 15 Agustus 2026 - 14:32 WIB

Tambun Bungai Run Bergemuruh, Agustiar Sabran Serukan Semangat Bersama Menuju Indonesia Emas Menulis

Jumat, 14 Agustus 2026 - 14:52 WIB

Kapolda Kalteng Hadiri Syukuran HUT ke-69 Yansen A. Binti, Tekankan Sinergi Jaga Kamtibmas

Kamis, 13 Agustus 2026 - 11:25 WIB

“Tembus Pelosok Kotabaru, Kodim 1004 Bangun Jembatan dan Buka Akses Warga”

Berita Terbaru

LINTAS HUKUM

Minggu, 23 Agu 2026 - 06:57 WIB

LINTAS DAERAH

MTQH Kobar Dorong Generasi Muda Cintai Al-Qur’an

Sabtu, 22 Agu 2026 - 23:22 WIB

LINTAS NASIONAL

Presiden Prabowo Pimpin Langsung Penanganan Karhutla di Kalimantan

Sabtu, 22 Agu 2026 - 15:12 WIB

You cannot copy content of this page