Putra Daerah Kalteng Belum Masuk Kabinet, Reshuffle Jilid Kelima Prabowo Fokus Perkuat Lingkungan, Komunikasi, dan Pangan

- Jurnalis

Selasa, 28 April 2026 - 15:09 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

LINTAS KALIMANTAN | JAKARTA – Spekulasi mengenai kemungkinan masuknya putra daerah Kalimantan Tengah (Kalteng) ke dalam jajaran Kabinet Merah Putih akhirnya terjawab. Dalam pelantikan perombakan kabinet atau reshuffle jilid kelima yang dipimpin langsung oleh Presiden Prabowo Subianto di Istana Negara, Selasa sore, tidak satu pun nama tokoh asal Bumi Tambun Bungai yang masuk dalam daftar pejabat baru.

Sebelumnya, publik di Kalimantan Tengah sempat dihangatkan oleh berbagai rumor yang menyebut sejumlah tokoh potensial dari daerah tersebut berpeluang mengisi posisi strategis di pemerintahan pusat. Dua nama yang paling santer diperbincangkan adalah Aswin Usop dan Erlin Hardi.

Namun, hingga prosesi pengambilan sumpah jabatan seluruh pejabat yang dilantik selesai dilaksanakan, kedua nama tersebut dipastikan tidak termasuk dalam susunan pejabat baru hasil reshuffle.

Pelantikan kali ini menunjukkan fokus Presiden Prabowo pada penguatan sektor-sektor yang dinilai strategis bagi agenda nasional, terutama bidang lingkungan hidup, komunikasi pemerintahan, serta ketahanan pangan.

Salah satu nama yang paling menyita perhatian publik adalah mantan Kepala Staf Angkatan Darat (KSAD), Jenderal TNI (Purn) Dudung Abdurachman, yang resmi dipercaya menjabat sebagai Kepala Staf Kepresidenan (KSP).

Baca Juga :  Kapolsek Timpah Pimpin Apel Gabungan TNI–Polri, Perkuat Pengamanan Malam Tahun Baru 2026

Selain Dudung, Presiden juga melantik sejumlah tokoh lain untuk mengisi jabatan penting di kabinet dan lembaga negara.

Berikut daftar lengkap pejabat yang dilantik dalam reshuffle jilid kelima:

Muhammad Jumhur Hidayat sebagai Menteri Lingkungan Hidup / Kepala Badan Pengendalian Lingkungan Hidup

Jenderal TNI (Purn) Dudung Abdurachman sebagai Kepala Staf Kepresidenan (KSP)

Muhammad Qodari sebagai Kepala Badan Komunikasi Pemerintah (Bakom RI)

Hanif Faisol Nurofiq sebagai Wakil Menteri Koordinator Bidang Pangan

Hasan Nasbi sebagai Penasihat Khusus Presiden Bidang Komunikasi

Abdul Kadir Karding sebagai Kepala Badan Karantina Indonesia

Masuknya sejumlah nama tersebut dinilai menjadi bagian dari langkah Presiden untuk memperkuat efektivitas pemerintahan, terutama dalam menjawab tantangan nasional yang semakin kompleks.

Di sektor komunikasi, kehadiran Hasan Nasbi dan Muhammad Qodari dipandang sebagai upaya serius pemerintah dalam memperkuat narasi kebijakan publik serta membangun komunikasi yang lebih terstruktur antara pemerintah pusat dan masyarakat.

Baca Juga :  Dukung Kepastian Hukum, Polresta Palangka Raya Hadiri Rapat Konstatering di Pengadilan Negeri 

Sementara itu, di sektor pangan, penunjukan Hanif Faisol Nurofiq diharapkan mampu mempercepat program prioritas nasional, khususnya target swasembada pangan yang menjadi salah satu fokus utama pemerintahan Prabowo.

Penguatan sektor pangan dinilai sangat penting di tengah tantangan global seperti perubahan iklim, fluktuasi harga komoditas, hingga kebutuhan menjaga stabilitas pasokan bahan pokok di seluruh wilayah Indonesia.

Di sisi lain, belum terakomodasinya tokoh asal Kalimantan Tengah dalam reshuffle kali ini menimbulkan beragam respons di tengah masyarakat daerah. Sebagian kalangan mengaku kecewa karena harapan untuk melihat keterwakilan putra daerah di tingkat kabinet belum terwujud.

Meski demikian, masyarakat Kalteng tetap menaruh harapan agar peluang tersebut masih terbuka pada perombakan kabinet berikutnya maupun melalui penempatan tokoh daerah pada posisi strategis lain di pemerintahan pusat.

Publik kini menantikan bagaimana formasi baru Kabinet Merah Putih mampu bekerja efektif dalam menuntaskan berbagai agenda strategis nasional, mulai dari penguatan ekonomi, ketahanan pangan, stabilitas lingkungan, hingga komunikasi publik pemerintahan. (*/rls/tim/red)

Berita Terkait

Legalitas Penggunaan Pelabuhan Jelapat untuk CPO Dipertanyakan, PT BKI dan Dishub Barsel Kompak Bungkam
Musim Kemarau Picu Karhutla dan Kebakaran Permukiman di Palangka Raya, Warga Diminta Tingkatkan Kewaspadaan
BREAKING NEWS Kebakaran Hebat Hanguskan Kawasan Pasar Besar Jalan Seram,Jalan Jawa Palangka Raya
Bias Layar Ajak Masyarakat Palangka Raya Amalkan Nilai Pancasila dalam Kehidupan Sehari-hari
Gubernur Kalteng Tinjau Karhutla, Ikut Padamkan Titik Api
Gubernur Agustiar Minta Tambahan Armada, Penanganan Karhutla Kalteng Diperkuat Pemerintah Pusat
Sambut HUT ke-25 DPC Partai Demokrat Pulang Pisau Gelar Aksi ‘Gerakan Langit Biru’ di Masjid Noor Hidayah
Pengusaha Bengkel Las Kalteng Siap Tempuh Aksi Damai jika Pemadaman Listrik Tak Kunjung Teratasi

Berita Terkait

Minggu, 2 Agustus 2026 - 18:00 WIB

Legalitas Penggunaan Pelabuhan Jelapat untuk CPO Dipertanyakan, PT BKI dan Dishub Barsel Kompak Bungkam

Minggu, 2 Agustus 2026 - 05:19 WIB

Musim Kemarau Picu Karhutla dan Kebakaran Permukiman di Palangka Raya, Warga Diminta Tingkatkan Kewaspadaan

Sabtu, 1 Agustus 2026 - 23:16 WIB

BREAKING NEWS Kebakaran Hebat Hanguskan Kawasan Pasar Besar Jalan Seram,Jalan Jawa Palangka Raya

Sabtu, 1 Agustus 2026 - 09:47 WIB

Bias Layar Ajak Masyarakat Palangka Raya Amalkan Nilai Pancasila dalam Kehidupan Sehari-hari

Jumat, 31 Juli 2026 - 19:36 WIB

Gubernur Kalteng Tinjau Karhutla, Ikut Padamkan Titik Api

Berita Terbaru

You cannot copy content of this page