Kapolres Kapuas Hadiri Ritual Laluhan, Perkuat Pelestarian Budaya di Hari Jadi ke-220 Kuala Kapuas

- Jurnalis

Senin, 6 April 2026 - 19:16 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

LINTAS KALIMANTAN | Kuala Kapuas – Semarak peringatan Hari Jadi ke-220 Kota Kuala Kapuas dan HUT ke-75 Pemerintah Kabupaten Kapuas berlangsung penuh khidmat melalui pelaksanaan Ritual Adat Laluhan, Senin (6/4/2026). Tradisi yang sarat nilai kearifan lokal ini menjadi simbol kuat kebersamaan masyarakat sekaligus wujud pelestarian budaya yang terus dijaga lintas generasi.

Kegiatan yang dipusatkan di Pelabuhan Rumah Betang Manggatang Utus, Sei Pasah, Kecamatan Kapuas Hilir tersebut dihadiri sejumlah pejabat daerah dan unsur Forum Koordinasi Pimpinan Daerah (Forkopimda). Turut hadir Bupati Kapuas H. M. Wiyatno, S.P., Wakil Bupati Dodo, S.P., Kapolres Kapuas AKBP Gede Eka Yudharma, S.I.K., M.A.P., Dandim 1011/KLK Letkol Inf. Pamungkas Army Saputro, serta tokoh adat dan masyarakat setempat.

Kedatangan rombongan disambut dengan tarian adat khas daerah yang menambah nuansa sakral sekaligus mempertegas identitas budaya lokal. Ritual Laluhan sendiri merupakan tradisi turun-temurun yang memiliki makna spiritual mendalam sebagai ungkapan rasa syukur kepada Tuhan Yang Maha Esa serta doa untuk keselamatan dan kesejahteraan masyarakat Kabupaten Kapuas.

Prosesi kemudian dilanjutkan dengan susur sungai menggunakan kapal ferry yang dikawal belasan perahu kelotok. Iring-iringan kapal tersebut menciptakan pemandangan yang meriah di sepanjang Daerah Aliran Sungai (DAS) Kapuas, menjadi daya tarik tersendiri bagi masyarakat yang menyaksikan dari tepian sungai.

Baca Juga :  Satlantas Polresta Palangka Raya Evakuasi Cepat Korban Jatuh dari Pohon di Jalan Yos Sudarso

Setibanya di Pelabuhan Danau Mare, rombongan melaksanakan prosesi inti ritual berupa manuver kapal dan tradisi saling melempar batang suli ke arah pelabuhan. Prosesi ini dipercaya sebagai simbol penolak bala sekaligus harapan akan keberkahan, keselamatan, dan kemakmuran bagi daerah serta seluruh masyarakat Kapuas.

Seluruh rangkaian kegiatan berjalan dengan aman dan tertib berkat sinergi pengamanan yang melibatkan Polres Kapuas, Satuan Polisi Air dan Udara (Sat Polairud), Pos TNI AL Kapuas, serta instansi terkait lainnya. Kehadiran aparat keamanan tidak hanya memastikan kelancaran acara, tetapi juga memberikan rasa aman bagi masyarakat yang turut merayakan.

Kapolres Kapuas AKBP Gede Eka Yudharma menegaskan bahwa kehadiran Polri dalam kegiatan adat tersebut merupakan bagian dari komitmen untuk mendukung pelestarian budaya sekaligus menjaga stabilitas keamanan daerah.

“Ritual Laluhan ini merupakan warisan budaya yang harus kita jaga bersama. Polres Kapuas berkomitmen untuk terus mendukung setiap kegiatan masyarakat, khususnya yang berkaitan dengan adat dan budaya, agar dapat berjalan dengan aman, tertib, dan lancar,” ujarnya.

Baca Juga :  PROF. DR. JUANDA, S.H., M.H.Guru Besar Hukum Tata Negara, Universitas Esa Unggul Jakarta

Ia juga menekankan bahwa kegiatan adat seperti ini memiliki peran strategis dalam mempererat hubungan antara pemerintah, aparat keamanan, dan masyarakat.

“Momentum ini bukan hanya tentang menjaga tradisi, tetapi juga memperkuat kebersamaan dan persatuan. Sinergi inilah yang menjadi kekuatan utama dalam menciptakan situasi kamtibmas yang kondusif di Kabupaten Kapuas,” tambahnya.

Usai Ritual Laluhan, rangkaian kegiatan dilanjutkan dengan Ritual Adat Ngarunya yang digelar di Hall Bupati Kapuas. Suasana penuh kehangatan dan kebersamaan terus terasa, mencerminkan semangat masyarakat dalam menjaga harmoni antara tradisi, pembangunan, dan kehidupan sosial.

Peringatan Hari Jadi ke-220 Kuala Kapuas tahun ini pun tidak sekadar menjadi ajang seremonial, melainkan momentum refleksi bagi seluruh elemen masyarakat untuk terus melestarikan budaya lokal sebagai identitas daerah, sekaligus memperkuat kolaborasi dalam membangun Kabupaten Kapuas yang maju, aman, dan sejahtera.(*/Arls/hms/red)

Berita Terkait

Legalitas Penggunaan Pelabuhan Jelapat untuk CPO Dipertanyakan, PT BKI dan Dishub Barsel Kompak Bungkam
Musim Kemarau Picu Karhutla dan Kebakaran Permukiman di Palangka Raya, Warga Diminta Tingkatkan Kewaspadaan
BREAKING NEWS Kebakaran Hebat Hanguskan Kawasan Pasar Besar Jalan Seram,Jalan Jawa Palangka Raya
Bias Layar Ajak Masyarakat Palangka Raya Amalkan Nilai Pancasila dalam Kehidupan Sehari-hari
Gubernur Kalteng Tinjau Karhutla, Ikut Padamkan Titik Api
Gubernur Agustiar Minta Tambahan Armada, Penanganan Karhutla Kalteng Diperkuat Pemerintah Pusat
Sambut HUT ke-25 DPC Partai Demokrat Pulang Pisau Gelar Aksi ‘Gerakan Langit Biru’ di Masjid Noor Hidayah
Pengusaha Bengkel Las Kalteng Siap Tempuh Aksi Damai jika Pemadaman Listrik Tak Kunjung Teratasi

Berita Terkait

Minggu, 2 Agustus 2026 - 18:00 WIB

Legalitas Penggunaan Pelabuhan Jelapat untuk CPO Dipertanyakan, PT BKI dan Dishub Barsel Kompak Bungkam

Minggu, 2 Agustus 2026 - 05:19 WIB

Musim Kemarau Picu Karhutla dan Kebakaran Permukiman di Palangka Raya, Warga Diminta Tingkatkan Kewaspadaan

Sabtu, 1 Agustus 2026 - 23:16 WIB

BREAKING NEWS Kebakaran Hebat Hanguskan Kawasan Pasar Besar Jalan Seram,Jalan Jawa Palangka Raya

Sabtu, 1 Agustus 2026 - 09:47 WIB

Bias Layar Ajak Masyarakat Palangka Raya Amalkan Nilai Pancasila dalam Kehidupan Sehari-hari

Jumat, 31 Juli 2026 - 19:36 WIB

Gubernur Kalteng Tinjau Karhutla, Ikut Padamkan Titik Api

Berita Terbaru

You cannot copy content of this page