Kalteng Dipastikan Terima DBH Kehutanan Rp400 Miliar, Gubernur: Hak Daerah Penghasil

- Jurnalis

Selasa, 24 Februari 2026 - 11:48 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

LINTAS KALIMANTAN || PALANGKARAYA Pemerintah Provinsi Kalimantan Tengah (Kalteng) dipastikan menerima alokasi Dana Bagi Hasil (DBH) sektor kehutanan tahun 2026 dengan nilai mencapai lebih dari Rp400 miliar. Dana tersebut merupakan bagian dari distribusi pendapatan negara kepada daerah penghasil sumber daya alam yang akan segera ditransfer ke kas daerah. Selasa 24-2-26.

Kepastian tersebut disampaikan Kepala Dinas Kehutanan Provinsi Kalteng, Agustan Saining, usai menerima konfirmasi dari tiga kementerian terkait. Meski dokumen resmi masih dalam proses penerbitan, ia menegaskan bahwa alokasi untuk Kalteng telah disetujui secara prinsip.

“Pada intinya sudah disetujui di tiga kementerian, hanya saja surat resminya belum kami terima. Pengajuan sudah dilakukan dan tinggal menunggu proses lebih lanjut,” ujar Agustan di Palangka Raya, Senin (23/2/2026) malam.

Sumber Penerimaan dan Nilai DBH

DBH sektor kehutanan yang akan diterima Kalteng bersumber dari berbagai komponen penerimaan negara atas pemanfaatan hasil hutan, meliputi Iuran Izin Usaha Pemanfaatan Hasil Hutan (IIUPH), Provisi Sumber Daya Hutan (PSDH), serta Dana Reboisasi (DR).

Baca Juga :  Drs. Mukhtarudin Serahkan Bantuan Ambulans Untuk Kelurahan Raja

Meski belum merinci angka pastinya, Agustan memastikan total dana yang akan diterima cukup signifikan dan akan didistribusikan ke sejumlah perangkat daerah di lingkungan Pemprov Kalteng.

“Yang jelas nilainya lebih dari Rp400 miliar dan akan dibagi ke beberapa instansi. Detailnya nanti akan kami sampaikan setelah ada pembaruan resmi,” tambahnya.

Prioritas Penggunaan: Infrastruktur hingga Pelestarian Lingkungan

Pemerintah Provinsi Kalteng menegaskan bahwa DBH yang diterima akan diarahkan untuk program-program strategis yang berdampak langsung pada masyarakat dan kelestarian lingkungan. Prioritas utama meliputi pembangunan infrastruktur di kawasan penyangga hutan, peningkatan kesejahteraan masyarakat sekitar kawasan hutan, serta penguatan program pelestarian lingkungan.

Sebagai provinsi dengan kawasan hutan yang cukup luas, Kalimantan Tengah dinilai memiliki potensi besar dari sektor kehutanan. Namun demikian, pengelolaan yang berkelanjutan tetap menjadi prioritas agar keseimbangan antara pembangunan ekonomi dan kelestarian lingkungan tetap terjaga.

Baca Juga :  Perkuat Sinergi, Kapolda Kalteng Hadiri Bakti Sosial HUT ke-80 TNI Bersama Gubernur di Kodam XXII/Tambun Bungai

“Dana Bagi Hasil sektor kehutanan ini merupakan hak daerah sebagai penghasil. Pemanfaatannya harus tepat sasaran, transparan, dan memberi dampak langsung bagi masyarakat,” tegas Agustan.

Sinergi Pusat-Daerah

Pemprov Kalteng juga berkomitmen memperkuat sinergi dengan pemerintah kabupaten/kota agar distribusi DBH dapat dirasakan secara merata dan mampu mendorong pertumbuhan ekonomi daerah secara inklusif. Langkah ini diharapkan dapat memperkuat kapasitas fiskal daerah serta mendukung pembangunan berkelanjutan di Bumi Tambun Bungai.

 

“DBH lagi dalam proses namun usulan gubernur Kalteng itu pasti, Kalteng mendapat kecipratan juga,” pungkasnya, mengonfirmasi bahwa hak daerah sebagai penghasil sumber daya hutan akan segera direalisasikan oleh pemerintah pusat. (*/rls/red)

 

 

 

 

Sumber Palangkanews

Berita Terkait

Semangat Gotong Royong Tetap Terjaga di Bangkuang, Wujud Nyata Nilai Huma Betang
Cegah Balapan Liar, Polsek Pahandut Gelar Patroli Harkamtibmas Hingga Dini Hari
BREAKING NEWS , Api Mengamuk di Permukiman Padat Gang Sari 45 Kota Palangka Raya,Sejumlah Rumah dan MTs Darul Ulum Terbakar
Agustiar Sabran Hadirkan Pasar Murah dan Cek Kesehatan Gratis di Pulang Pisau, Warga Rasakan Manfaat Langsung
Raja Durian Borneo Hadirkan Papaken Asal Gunung Mas, Harga Terjangkau Jadi Daya Tarik Pengunjung
Kasus Dugaan Perambahan HPK di Sukamara Masuk Penyidikan, Keberadaan Dua Alat Berat Dipertanyakan
Gubernur Agustiar Sabran Dan Kapolda Hadiri Panen Raya di Kapuas, Tegaskan Komitmen Kalteng Jadi Lumbung Pangan Nasional
PT SMM Gelar Sunatan Massal untuk 42 Anak di Ring I, Perkuat Layanan Kesehatan Masyarakat

Berita Terkait

Minggu, 12 Juli 2026 - 16:47 WIB

Semangat Gotong Royong Tetap Terjaga di Bangkuang, Wujud Nyata Nilai Huma Betang

Minggu, 12 Juli 2026 - 15:39 WIB

Cegah Balapan Liar, Polsek Pahandut Gelar Patroli Harkamtibmas Hingga Dini Hari

Minggu, 12 Juli 2026 - 14:16 WIB

BREAKING NEWS , Api Mengamuk di Permukiman Padat Gang Sari 45 Kota Palangka Raya,Sejumlah Rumah dan MTs Darul Ulum Terbakar

Sabtu, 11 Juli 2026 - 22:23 WIB

Agustiar Sabran Hadirkan Pasar Murah dan Cek Kesehatan Gratis di Pulang Pisau, Warga Rasakan Manfaat Langsung

Jumat, 10 Juli 2026 - 19:20 WIB

Raja Durian Borneo Hadirkan Papaken Asal Gunung Mas, Harga Terjangkau Jadi Daya Tarik Pengunjung

Berita Terbaru

You cannot copy content of this page