Harga Bahan Pokok Melonjak Pascalebaran, Pedagang dan Pembeli di Pasar Kahayan Keluhkan Pasokan dan Daya Beli

- Jurnalis

Kamis, 26 Maret 2026 - 03:06 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

LINTAS KALIMANTAN | Palangka Raya – Pascaperayaan Idulfitri 1447 Hijriah, harga sejumlah bahan pokok di Pasar Kahayan, Kota Palangka Raya, Kalimantan Tengah, mengalami lonjakan signifikan. Kenaikan harga ini dikeluhkan baik oleh pedagang maupun pembeli, yang sama-sama terdampak oleh kondisi pasokan dan daya beli masyarakat yang belum stabil.

Sejumlah komoditas utama tercatat mengalami kenaikan cukup tajam. Harga ayam potong kini berkisar Rp50 ribu per kilogram. Sementara itu, ikan patin yang sebelumnya dijual di kisaran Rp35 ribu hingga Rp38 ribu per kilogram, kini melonjak menjadi Rp50 ribu per kilogram. Kenaikan juga terjadi pada ikan nila yang mencapai Rp60 ribu per kilogram.

Tidak hanya komoditas protein, bahan pokok lainnya seperti beras, gula, tepung, dan minyak goreng dan sayur sayuran,cabe juga ikut mengalami kenaikan harga. Kondisi ini membuat aktivitas jual beli di pasar tradisional terbesar di Palangka Raya tersebut mengalami perubahan, terutama dari sisi volume transaksi.

Baca Juga :  TINDAK TEGAS!!! BBM Langka di Barito Utara, Warga Pergoki Mobil Diduga Pelansir Ikut Antri di SPBU KM 18

Salah seorang pedagang ikan di Pasar Kahayan mengungkapkan bahwa kenaikan harga dipicu oleh terbatasnya pasokan dari daerah pemasok. Ia menyebut, setelah Lebaran, distribusi ikan belum sepenuhnya normal sehingga berdampak langsung pada harga jual di pasar. Kamis 26-3_2026.

“Pasokan ikan sekarang agak susah, kadang ada tapi jumlahnya sedikit. Itu yang bikin harga naik,” ujarnya.

Menurutnya, kondisi ini sudah terjadi sejak beberapa hari setelah Lebaran. Selain pasokan yang terbatas, biaya distribusi yang meningkat juga turut memengaruhi harga di tingkat pedagang.

Di sisi lain, para pembeli mengaku terpaksa mengurangi jumlah belanja akibat kenaikan harga yang terjadi hampir di semua kebutuhan pokok. Salah satu warga yang ditemui di Pasar Kahayan mengatakan bahwa kondisi ini cukup memberatkan, terutama bagi masyarakat dengan penghasilan tetap.

Baca Juga :  Hari Pertama Ramadan, Pasar Wadai Kahayan Palangka Raya Dipadati Pembeli

“Harga-harga naik semua, jadi sekarang belinya dikurangi. Biasanya beli ikan satu kilo, sekarang setengah saja,” katanya.

Pembeli lainnya juga berharap pemerintah dapat segera mengambil langkah untuk menstabilkan harga, terutama dengan memastikan kelancaran distribusi bahan pokok ke daerah.

Lonjakan harga pascalebaran memang kerap terjadi setiap tahun, dipengaruhi oleh tingginya permintaan saat hari raya serta terganggunya rantai distribusi setelahnya. Namun, masyarakat berharap kondisi ini tidak berlangsung lama agar aktivitas ekonomi kembali normal dan daya beli masyarakat dapat pulih.

Hingga saat ini, aktivitas di Pasar Kahayan tetap berjalan seperti biasa, meski diwarnai dengan keluhan dari pedagang dan pembeli terkait harga yang terus merangkak naik.(*/rls/sgn/red)

Berita Terkait

Hari Pertama Ramadan, Pasar Wadai Kahayan Palangka Raya Dipadati Pembeli
PT. Probesco Disatama Resmikan Kantor Cabang di Pangkalan Bun
Respon Polres Barito Utara Terkait Kelangkaan BBM, Warga Diminta Tetap Tenang dan Tidak Melakukan Penimbunan
TINDAK TEGAS!!! BBM Langka di Barito Utara, Warga Pergoki Mobil Diduga Pelansir Ikut Antri di SPBU KM 18
WARGA MENJERIT..! BBM di SPBU Mulai Langka di Barito Utara Pengisian Antri Sampai Berjam-jam, Harga di Kios  Eceran Meroket
Berita ini 54 kali dibaca

Berita Terkait

Kamis, 26 Maret 2026 - 03:06 WIB

Harga Bahan Pokok Melonjak Pascalebaran, Pedagang dan Pembeli di Pasar Kahayan Keluhkan Pasokan dan Daya Beli

Kamis, 19 Februari 2026 - 16:47 WIB

Hari Pertama Ramadan, Pasar Wadai Kahayan Palangka Raya Dipadati Pembeli

Kamis, 29 Januari 2026 - 16:04 WIB

PT. Probesco Disatama Resmikan Kantor Cabang di Pangkalan Bun

Jumat, 5 Desember 2025 - 11:47 WIB

Respon Polres Barito Utara Terkait Kelangkaan BBM, Warga Diminta Tetap Tenang dan Tidak Melakukan Penimbunan

Kamis, 4 Desember 2025 - 21:25 WIB

TINDAK TEGAS!!! BBM Langka di Barito Utara, Warga Pergoki Mobil Diduga Pelansir Ikut Antri di SPBU KM 18

Berita Terbaru

You cannot copy content of this page