Hampir Sebulan Berlalu, Kasus Tabrak Lari yang Tewaskan Bocah di Gunung Mas Belum Terungkap

- Jurnalis

Kamis, 23 Juli 2026 - 12:34 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

LINTAS KALIMANTAN | GUNUNG MAS – Hampir satu bulan sejak peristiwa tabrak lari yang menewaskan seorang bocah berusia 12 tahun di Desa Kampuri, Kecamatan Mihing Raya, Kabupaten Gunung Mas, Kalimantan Tengah, penyelidikan kasus tersebut masih terus berlangsung. Hingga Kamis (23/7/2026), pelaku belum berhasil diungkap.

Peristiwa nahas itu terjadi pada Jumat, 19 Juni 2026, sekitar pukul 12.30 WIB. Kematian korban memicu harapan keluarga dan masyarakat agar pelaku segera ditemukan serta diproses sesuai ketentuan hukum.

Dalam upaya membantu pengungkapan kasus, pihak keluarga korban bersama kuasa hukumnya, Robertus Martin Tuah, S.H., melakukan penelusuran langsung ke lokasi kejadian. Mereka juga memeriksa rekaman kamera pengawas (CCTV) di sejumlah titik di Desa Kampuri dan di sepanjang jalur yang diduga dilalui kendaraan pelaku setelah kejadian.

Baca Juga :  Praktisi Hukum Ingatkan Masyarakat Bijak Bermedia Sosial, Jejak Digital Bisa Berujung Masalah

Selain menelusuri rekaman CCTV, keluarga turut menghimpun keterangan dari warga dan sejumlah saksi yang berada di sekitar tempat kejadian perkara (TKP) saat insiden berlangsung.

Usai melakukan peninjauan lapangan yang turut disaksikan sejumlah awak media, Robertus mendatangi Unit Satuan Lalu Lintas (Satlantas) Polres Gunung Mas untuk meminta penjelasan mengenai perkembangan penyelidikan.

“Kami menilai hingga saat ini belum terlihat langkah konkret yang dapat memberikan kepastian kepada keluarga korban. Mereka berhak mengetahui perkembangan proses hukum yang sedang berjalan,” ujar Robertus kepada wartawan, Kamis (23/7/2026).

Baca Juga :  Suriansyah Halim Pasang Spanduk Peringatan Hukum, Dorong Penyelesaian Sengketa Secara Damai

Menurutnya, rekaman CCTV serta keterangan para saksi yang telah dikumpulkan diharapkan dapat menjadi petunjuk penting dalam mengidentifikasi kendaraan maupun pelaku tabrak lari.

Sementara itu, hingga berita ini ditulis, Unit Satlantas Polres Gunung Mas belum memberikan keterangan resmi mengenai perkembangan penyelidikan maupun hasil yang telah diperoleh dalam penanganan perkara tersebut.

Kasus ini masih menjadi perhatian masyarakat, khususnya warga Desa Kampuri dan sekitarnya. Publik berharap proses penyelidikan dapat segera membuahkan hasil sehingga pelaku dapat dimintai pertanggungjawaban sesuai dengan ketentuan hukum yang berlaku.(*/rls/sgn/red)

Berita Terkait

Suriansyah Halim Tegaskan Advokat Harus Siap Hadapi KUHAP Baru, DPD PPKHI Kalteng Ikuti Bimtek Pengadilan Tinggi Palangkaraya
Lima Komisioner KPU Kotawaringin Timur Jadi Tersangka Dugaan Korupsi Dana Hibah Pilkada Rp40 Miliar
Gugatan Perdata Nomor 166/Pdt.G/2026/PN PLK Jadi Sorotan, Sejumlah Aktivis Pertanyakan Proses Penanganan
Audiensi dengan Keluarga Novan Riadi, Satlantas Polres Gunung Mas Tegaskan Penyelidikan Masih Berjalan
Api Merembet hingga 1 Hektare, Pelaku Pembakaran Lahan di Kotim Diamankan
FKM Akan Laporkan Dugaan Penyimpangan Proyek Irigasi Rp5 Miliar di Kapuas, Minta Audit Menyeluruh
Kuasa Hukum PT KBM Minta Kejati Kalteng Usut Dugaan Keterlibatan PT KZI Secara Menyeluruh
Suriansyah Halim Bantah Tudingan, Serukan Penyelesaian Sengketa Lewat Jalur Hukum

Berita Terkait

Jumat, 7 Agustus 2026 - 14:32 WIB

Suriansyah Halim Tegaskan Advokat Harus Siap Hadapi KUHAP Baru, DPD PPKHI Kalteng Ikuti Bimtek Pengadilan Tinggi Palangkaraya

Kamis, 6 Agustus 2026 - 20:02 WIB

Lima Komisioner KPU Kotawaringin Timur Jadi Tersangka Dugaan Korupsi Dana Hibah Pilkada Rp40 Miliar

Kamis, 6 Agustus 2026 - 08:16 WIB

Gugatan Perdata Nomor 166/Pdt.G/2026/PN PLK Jadi Sorotan, Sejumlah Aktivis Pertanyakan Proses Penanganan

Rabu, 5 Agustus 2026 - 06:57 WIB

Audiensi dengan Keluarga Novan Riadi, Satlantas Polres Gunung Mas Tegaskan Penyelidikan Masih Berjalan

Senin, 3 Agustus 2026 - 11:59 WIB

Api Merembet hingga 1 Hektare, Pelaku Pembakaran Lahan di Kotim Diamankan

Berita Terbaru

You cannot copy content of this page