LINTAS KALIMANTAN | Palangka Raya – Gubernur Kalimantan Tengah, Agustiar Sabran, menegaskan komitmennya dalam meningkatkan kualitas fasilitas dan pelayanan pariwisata di Taman Nasional Tanjung Puting sebagai bagian dari upaya mendorong pertumbuhan ekonomi daerah berbasis sektor wisata.
Penegasan tersebut disampaikan saat kunjungan kerja Gubernur ke kawasan konservasi yang menjadi salah satu destinasi unggulan Indonesia itu, Rabu (25/3/2026). Dalam kunjungan tersebut, Gubernur didampingi Ketua TP PKK Provinsi Kalimantan Tengah, Aisyah Thisia Agustiar Sabran.
Dalam arahannya, Agustiar menekankan bahwa kenyamanan dan keamanan wisatawan harus menjadi prioritas utama bagi seluruh pemangku kepentingan, baik pengelola kawasan maupun pemerintah daerah. Ia meminta agar berbagai fasilitas penunjang, mulai dari sarana transportasi, akomodasi, hingga layanan informasi wisata, terus ditingkatkan sesuai dengan standar yang memadai dan berdaya saing.
“Kita ingin memastikan bahwa setiap wisatawan yang datang ke Tanjung Puting mendapatkan pengalaman terbaik. Oleh karena itu, fasilitas dan pelayanan harus terus dibenahi,” ujarnya.
Selain meninjau langsung kondisi kawasan wisata, Gubernur juga memantau progres pembangunan infrastruktur strategis berupa jalan tembus yang menghubungkan Desa Sei Badaun dengan Desa Sei Sekonyer di Kecamatan Kumai, Kabupaten Kotawaringin Barat. Pembangunan akses jalan tersebut dinilai krusial untuk membuka keterisolasian wilayah sekaligus memperlancar mobilitas wisatawan menuju kawasan wisata.
Menurut Agustiar, peningkatan aksesibilitas merupakan kunci dalam pengembangan destinasi wisata, khususnya di wilayah yang memiliki potensi besar namun masih terbatas dari sisi infrastruktur.
“Dengan akses yang semakin mudah, tentu akan berdampak langsung pada peningkatan jumlah kunjungan wisatawan. Ini akan menggerakkan ekonomi masyarakat sekitar,” katanya.
Ia juga menegaskan bahwa pengembangan sektor pariwisata harus dilakukan secara terintegrasi dengan tetap menjaga kelestarian lingkungan. Mengingat Taman Nasional Tanjung Puting merupakan kawasan konservasi yang memiliki keanekaragaman hayati tinggi, termasuk habitat orangutan yang menjadi daya tarik utama wisatawan mancanegara.
Pemerintah Provinsi Kalimantan Tengah, lanjutnya, berkomitmen untuk mendorong kolaborasi antara pemerintah daerah, pengelola kawasan, serta masyarakat setempat dalam menciptakan ekosistem pariwisata yang berkelanjutan.
“Pariwisata yang kuat bukan hanya soal kunjungan, tetapi bagaimana memberikan manfaat ekonomi yang nyata bagi masyarakat tanpa mengorbankan kelestarian alam,” tegasnya.
Kunjungan ini menjadi bagian dari langkah strategis Pemerintah Provinsi Kalimantan Tengah dalam memperkuat posisi daerah sebagai destinasi wisata unggulan nasional, sekaligus menjadikan sektor pariwisata sebagai salah satu motor penggerak utama pertumbuhan ekonomi daerah. (*/rls/tim/red)








