LINTAS KALIMANTAN | PALANGKA RAYA — Membangun usaha bukan sekadar berbicara tentang modal, target dan keuntungan. Bagi Dwi Sugiarto alias Sugie, kekuatan terbesar sebuah usaha justru terletak pada orang-orang yang berada di dalamnya.
Pandangan itu tercermin saat pemilik Bengkel Las Karya Indah tersebut mengajak seluruh anggota tim makan malam bersama di salah satu rumah makan di Kota Palangka Raya, Senin (7/9/2026) malam.
Suasana santai menjadi ruang bagi Sugie untuk merapatkan barisan, memperkuat komunikasi sekaligus menyatukan kembali visi seluruh tim dalam menghadapi perjalanan usaha ke depan.
“Hari ini, kita meluangkan waktu sejenak untuk merapatkan barisan, mengevaluasi langkah ke depan, sekaligus mempererat kebersamaan lewat makan malam bersama,” kata Sugie.
Menurutnya, pekerjaan yang besar tidak mungkin diselesaikan oleh satu orang. Setiap hasil yang dicapai Bengkel Las Karya Indah merupakan bagian dari kontribusi seluruh anggota tim yang bekerja dengan peran masing-masing.
Karena itu, Sugie menilai soliditas menjadi salah satu fondasi utama dalam menjaga keberlangsungan usaha. Ketika komunikasi terjaga dan seluruh anggota memiliki tujuan yang sama, tantangan bisnis akan lebih mudah dihadapi.
“Terima kasih atas dedikasi dan kerja keras teman-teman semua. Semoga Bengkel Las Karya Indah semakin solid, maju, dan sukses selalu ke depannya,” ujarnya.
Sugie yang juga dipercaya sebagai Ketua Dewan Pimpinan Daerah (DPD) Asosiasi Pengusaha Pengelasan Indonesia (APPI) Kalimantan Tengah serta Ketua Relawan Sosial Kemanusiaan Habar Kalimantan Tengah (HKT), memahami bahwa membangun kekuatan organisasi membutuhkan lebih dari sekadar kemampuan teknis.
Baginya, kebersamaan harus menjadi budaya. Setiap anggota tim perlu merasa dihargai, didengar dan memiliki ruang untuk berkembang bersama.
“Kalau tim solid, pekerjaan akan lebih kuat. Kita boleh berbeda tugas dan tanggung jawab, tetapi tujuan kita harus tetap sama,” menjadi semangat yang terus dibangun dalam kebersamaan tersebut.
Makan malam itu akhirnya bukan sekadar agenda santai. Di balik meja makan dan suasana penuh keakraban, Sugie menyampaikan pesan penting: usaha yang ingin bertahan dan berkembang harus dibangun bersama, bukan sendirian.
Bengkel Las Karya Indah pun menatap perjalanan berikutnya dengan optimisme. Bukan hanya mengejar pertumbuhan usaha, tetapi juga membangun tim yang semakin kompak, profesional dan saling mendukung.
Bagi Sugie, besi bisa menjadi kokoh karena ditempa. Tetapi sebuah usaha menjadi kuat karena dibangun dengan kepercayaan, kerja keras dan kebersamaan. (*/rls/red)







