Wapres Gibran Dijadwalkan Kunjungi Kalteng Besok, Pantau Penanganan Karhutla

- Jurnalis

Rabu, 9 September 2026 - 21:01 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

LINTAS KALIMANTAN | PALANGKA RAYA – Wakil Presiden (Wapres) Republik Indonesia Gibran Rakabuming Raka dijadwalkan melakukan kunjungan kerja ke Provinsi Kalimantan Tengah (Kalteng), Kamis (10/9/2026). Kunjungan tersebut menjadi perhatian di tengah kondisi kebakaran hutan dan lahan (karhutla) yang masih menjadi persoalan serius di wilayah tersebut.

Wakil Gubernur Kalteng Edy Pratowo mengatakan, informasi mengenai rencana kedatangan Wapres baru diterima Pemerintah Provinsi Kalteng pada Rabu (9/9/2026).

“Besok, baru datang tadi informasi, makanya tadi kan dipanggil Pak Gubernur sebentar. Karena besok rencana Pak Wapres mau melakukan kunjungan ke beberapa provinsi di wilayah Kalimantan. Salah satunya Kalimantan Tengah,” ujar Edy, Rabu.

Baca Juga :  Maraknya Dugaan Illegal Logging di Seruyan: Sawmil di Rangkang Munduk Disorot, Pengusaha Pilih Bungkam

Dalam kunjungannya, Wapres dijadwalkan meninjau secara langsung kondisi dan upaya penanganan karhutla di Kalteng. Agenda tersebut menjadi momentum untuk melihat kesiapsiagaan pemerintah daerah bersama TNI, Polri, BPBD, pemadam kebakaran, serta unsur terkait dalam menghadapi ancaman kebakaran dan dampak asap.

Kunjungan Wapres juga diharapkan dapat memperkuat koordinasi antara pemerintah pusat dan daerah, khususnya dalam memastikan langkah pencegahan, pemadaman, hingga penanganan dampak karhutla berjalan secara terpadu.

Pemprov Kalteng bersama jajaran terkait pun langsung mempersiapkan berbagai kebutuhan menyambut kunjungan tersebut. Sejumlah aspek pengamanan dan kesiapan lapangan turut menjadi perhatian agar seluruh rangkaian agenda Wapres dapat berlangsung aman dan lancar.

Baca Juga :  Dandim 1011/Klk Pimpin Laporan Korps Kenaikan Pangkat Prajurit di Kapuas

Kehadiran Wapres di Kalteng menjadi sinyal bahwa persoalan karhutla mendapat perhatian serius pemerintah pusat. Selain aspek lingkungan, penanganan karhutla jug/a berkaitan langsung dengan kesehatan dan aktivitas masyarakat yang terdampak kabut asap.

Pemerintah daerah diharapkan dapat menyampaikan kondisi terkini di lapangan sekaligus langkah-langkah yang telah dilakukan dalam mengendalikan karhutla di sejumlah wilayah Kalteng.(*/rls/red)

Berita Terkait

Relawan HKT Tetap Bergerak di Tengah Karhutla Kalteng, Doakan Api Segera Padam
DPW IPJI Kalteng Bersinergi dengan Pemko Palangka Raya, Layani Aktivasi IKD dan Bagikan Masker Gratis
PT. Sinar Mas Bersama Tujuh Perusahaan Gelar Bakti Sosial untuk Warga Terdampak Karhutla di Kintap Tanah Laut
Tanpa Pamrih, Relawan HKT Rela Berjibaku Padamkan Karhutla di Palangka Raya
Bantu Tangani Karhutla di Tanah Laut, Sinar Mas Agribusiness and Food Berikan Bantuan Peralatan Pemadam
PPN Kritik Pernyataan Kepala BNPB soal Kondisi Kalteng, Minta Suharyanto Dicopot
Ketika Asap Disebut Tak Mengganggu, Data ISPA Berkata Lain
WAGUB EDY PRATOWO: PEMERINTAH TAK BISA SENDIRI BANGUN EKONOMI KALTENG, KADIN HARUS JADI MITRA STRATEGIS

Berita Terkait

Rabu, 30 September 2026 - 15:15 WIB

Relawan HKT Tetap Bergerak di Tengah Karhutla Kalteng, Doakan Api Segera Padam

Senin, 28 September 2026 - 09:58 WIB

DPW IPJI Kalteng Bersinergi dengan Pemko Palangka Raya, Layani Aktivasi IKD dan Bagikan Masker Gratis

Sabtu, 26 September 2026 - 18:07 WIB

PT. Sinar Mas Bersama Tujuh Perusahaan Gelar Bakti Sosial untuk Warga Terdampak Karhutla di Kintap Tanah Laut

Sabtu, 26 September 2026 - 17:01 WIB

Tanpa Pamrih, Relawan HKT Rela Berjibaku Padamkan Karhutla di Palangka Raya

Jumat, 25 September 2026 - 14:37 WIB

Bantu Tangani Karhutla di Tanah Laut, Sinar Mas Agribusiness and Food Berikan Bantuan Peralatan Pemadam

Berita Terbaru

LINTAS DAERAH

Terdampak Karhutla, Porprov Kalteng Bergeser ke Awal November

Selasa, 6 Okt 2026 - 16:34 WIB

LINTAS TNI

Pra TMMD, Kodim 1016/Plk Mulai Rehab Rumah Tidak Layak Huni

Selasa, 6 Okt 2026 - 12:37 WIB

You cannot copy content of this page