Agustiar Sabran Dorong Perlindungan Menyeluruh bagi Buruh, Angkat Pengalaman Pribadi di Momentum May Day

- Jurnalis

Jumat, 1 Mei 2026 - 19:35 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

LINTAS KALIMANTAN | Palangka Raya – Gubernur Kalimantan Tengah Agustiar Sabran menegaskan pentingnya pendekatan yang lebih manusiawi dalam melihat isu ketenagakerjaan, saat bertemu para pekerja di Palangka Raya, Jumat (1/5/2026), bertepatan dengan peringatan Hari Buruh Internasional.

Dalam pertemuan tersebut, Agustiar tidak sekadar menyampaikan program dan capaian pemerintah. Ia menggarisbawahi bahwa kebijakan ketenagakerjaan harus berangkat dari pengalaman nyata dan empati terhadap kehidupan buruh. Ia bahkan mengungkap latar belakang pribadinya yang pernah menjalani berbagai pekerjaan serabutan.

“Dulu kami juga serabutan. Kadang jual kue, kadang buruh angkut,” ujarnya.

Pernyataan itu menjadi penegas bahwa pemerintah tidak boleh memandang buruh sebatas angka statistik. Menurut Agustiar, perlindungan tenaga kerja harus mencakup seluruh lapisan, termasuk pekerja musiman dan sektor informal yang selama ini kerap berada di luar jangkauan kebijakan.

Baca Juga :  Satgas PKH Tertibkan Tambang Ilegal di Murung Raya, Negara Ambil Alih Lahan Eks PT AKT Senilai Triliunan Rupiah

Salah satu sorotan utama adalah tingkat kepesertaan program BPJS Ketenagakerjaan yang baru mencapai sekitar 51 persen. Bagi Pemerintah Provinsi Kalimantan Tengah, angka tersebut menjadi sinyal bahwa masih banyak pekerja yang belum mendapatkan perlindungan dasar.

“Ini menjadi perhatian kami. Tidak bisa hanya pemerintah provinsi, kabupaten/kota juga harus bergerak,” kata Agustiar.

Ia menilai tantangan geografis Kalimantan Tengah yang luas menjadi kendala dalam pengawasan ketenagakerjaan. Untuk itu, pemerintah mendorong penguatan koordinasi lintas wilayah serta sistem pelaporan yang lebih responsif agar persoalan buruh dapat ditangani lebih cepat dan tepat.

Selain itu, Agustiar juga menekankan pentingnya peran organisasi buruh sebagai mitra strategis pemerintah. Menurutnya, keberadaan serikat pekerja justru diperlukan untuk menyampaikan kondisi riil di lapangan secara lebih terbuka.

Baca Juga :  Buka Taklimat Awal Audit Kinerja Itwasda, Kapolda Kalteng: Jadikan Kegiatan ini Langkah Wujudkan Kinerja yang Efektif dan Efisien

Dalam konteks tersebut, pekerja informal mulai ditempatkan sebagai fokus utama kebijakan, bukan lagi sekadar pelengkap dalam sistem ketenagakerjaan.

Meski dampak kebijakan belum sepenuhnya terlihat dalam waktu dekat, arah yang dibangun Pemerintah Provinsi Kalimantan Tengah mulai mengarah pada perubahan paradigma—dari sekadar pengelolaan tenaga kerja menuju pendekatan yang menempatkan buruh sebagai subjek utama pembangunan.

Di Kalimantan Tengah, perubahan itu kini sedang dirintis. Sebuah upaya yang berangkat dari cara pandang baru: bahwa di balik setiap data ketenagakerjaan, terdapat pengalaman hidup yang perlu didengar dan diperjuangkan.(*/rls/sgn/red)

Berita Terkait

Legalitas Penggunaan Pelabuhan Jelapat untuk CPO Dipertanyakan, PT BKI dan Dishub Barsel Kompak Bungkam
Musim Kemarau Picu Karhutla dan Kebakaran Permukiman di Palangka Raya, Warga Diminta Tingkatkan Kewaspadaan
BREAKING NEWS Kebakaran Hebat Hanguskan Kawasan Pasar Besar Jalan Seram,Jalan Jawa Palangka Raya
Bias Layar Ajak Masyarakat Palangka Raya Amalkan Nilai Pancasila dalam Kehidupan Sehari-hari
Gubernur Kalteng Tinjau Karhutla, Ikut Padamkan Titik Api
Gubernur Agustiar Minta Tambahan Armada, Penanganan Karhutla Kalteng Diperkuat Pemerintah Pusat
Sambut HUT ke-25 DPC Partai Demokrat Pulang Pisau Gelar Aksi ‘Gerakan Langit Biru’ di Masjid Noor Hidayah
Pengusaha Bengkel Las Kalteng Siap Tempuh Aksi Damai jika Pemadaman Listrik Tak Kunjung Teratasi

Berita Terkait

Minggu, 2 Agustus 2026 - 18:00 WIB

Legalitas Penggunaan Pelabuhan Jelapat untuk CPO Dipertanyakan, PT BKI dan Dishub Barsel Kompak Bungkam

Minggu, 2 Agustus 2026 - 05:19 WIB

Musim Kemarau Picu Karhutla dan Kebakaran Permukiman di Palangka Raya, Warga Diminta Tingkatkan Kewaspadaan

Sabtu, 1 Agustus 2026 - 23:16 WIB

BREAKING NEWS Kebakaran Hebat Hanguskan Kawasan Pasar Besar Jalan Seram,Jalan Jawa Palangka Raya

Sabtu, 1 Agustus 2026 - 09:47 WIB

Bias Layar Ajak Masyarakat Palangka Raya Amalkan Nilai Pancasila dalam Kehidupan Sehari-hari

Jumat, 31 Juli 2026 - 19:36 WIB

Gubernur Kalteng Tinjau Karhutla, Ikut Padamkan Titik Api

Berita Terbaru

You cannot copy content of this page