ADA APA! KPHP Damai Terkesan Tutup Mata Atas Laporan Warga Maraknya Penebangan Kayu Ulin di Desa Suakong

- Jurnalis

Sabtu, 3 Januari 2026 - 15:35 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

LINTASKALIMANTAN.CO | Warga Dilang Puti, Kecamatan Bentian Besar, Kabupaten Kutai Barat (Kubar), Kalimantan Timur (Kaltim) melaporkan aktivitas penebangan kayu Ulin yang diduga ilegal di wilayah Kesatuan Pengelolaan Hutan Produksi (KPHP) Damai.

“Dugaan pembalakan hutan liar ini sudah dilaporkan ke KPHP Damai,” ucap warga Dilang Puti, Charles, saat ditemui awak Media di Sendawar, Jumat 02 Januari 2026.

Dia mengaku dugaan pembalakan hutan liar tersebut berlokasi di Seberang Sungai Lawa, Kampung Dilang Puti. Sudah berlangsung sekitar 2 bulan. Tapi pelakunya belum diketahui hingga saat ini.

Charles juga mengaku para pekerja di lapangan enggan memberitahu nama pengusaha kayu yang beroperasi tersebut.

Bahkan dia bersama warga lain telah mengecek lokasi penebangan kayu. Ternyata berada di areal perladangan mereka. Tempat selama ini warga berladang dan berburu.

Baca Juga :  TO Perampokan Sadis Ibu Lansia Pensiun ASN di Barut Berhasil Ditangkap Polisi di Palangka Raya

“Kita juga sudah berkoordinasi dengan pemerintah kampung, dan pengusahanya juga tidak pernah menyampaikan pemberitahuan atau minta izin,” bebernya.

Disebutkannya, hasil penebangan kayu Ulin sebelumnya ditumpuk di Bansau Wilayah Kampung Suakong.
Namun beberapa waktu terakhir sebagian kayu tersebut sudah diolah. Kayu Ulin yang tersisa diperkirakan kini hanya tinggal 20-30 m3.

“Perkiraan kami sudah ratusan meter kubik kayu yang sudah ditebang. Penebangan kayu dibantu dengan alat berat. Mereka kerja siang dan malam. Hancur semua ladang kami,” terangnya.

Charles meminta KPHP Damai maupun penegak hukum segera menindak pelaku dugaan pembalakan liar tersebut.
Karena perbuatan yang dilakukan pengusaha terkesan semena-mena mengambil kayu dari para pemilik ladang.

Baca Juga :  HB Klarifikasi Foto Tumpukan Uang yang Viral, Tegaskan untuk Pembayaran Upah Karyawan

Ditambahkannya, warga Kampung Dilang Puti bersama KPHP Damai sebelumnya telah melakukan pengecekan lokasi penebangan kayu. Namun, karena musim hujan, pengecekan tertunda.

“Terakhir kita melakukan pengecekan pada 31 Desember 2025. Tapi karena musim hujan, kita tak bisa sampai ke lokasi. Kami berharap pelakunya dapat segera ditindak,” pintanya.

Terpisah, Kasi Perlindungan KSDAE dan Pemberdayaan Masyarakat KPHP Damai, Rudy Eravani dikonfirmasi lewat telepon selulernya mengatakan, belum dapat memberikan informasi.

Dia mengaku pihaknya sudah pernah melakukan pengecekan, namun belum dapat sampai ke lokasi penebangan kayu. (*/rls-sp/red)

Berita Terkait

Brigjen Yosi Muhamartha Resmi Jabat Wakapolda Kalteng, Sertijab Digelar Selasa
Apel Pagi, Polsek Timpah Tekankan Disiplin dan Kesiapan Personel
Polisi Sigap Tangani Kecelakaan di Bundaran Garuda Palangka Raya, Arus Lalu Lintas Tetap Terkendali
HB Klarifikasi Foto Tumpukan Uang yang Viral, Tegaskan untuk Pembayaran Upah Karyawan
Penganiayaan Keluarga Berujung Maut di Palangka Raya, Pelaku Tusuk Korban dengan Gunting
Ciptakan Berita Sejuk! Dandim 1013/MTW Letkol Inf Nurwahid Rangkul Semua Wartawan di Barito Utara
Polresta Palangka Raya Tangani Penemuan Mayat Pria di Parit Mahir Mahar Lingkar Luar
LUMPUH..!!! Warga Tak Bisa Lewat, Jalan Lintas Muara Teweh–Benangin Rusak Parah, Dua Truk Muatan Material Terjebak
Berita ini 223 kali dibaca

Berita Terkait

Senin, 12 Januari 2026 - 19:18 WIB

Brigjen Yosi Muhamartha Resmi Jabat Wakapolda Kalteng, Sertijab Digelar Selasa

Senin, 12 Januari 2026 - 10:05 WIB

Apel Pagi, Polsek Timpah Tekankan Disiplin dan Kesiapan Personel

Minggu, 11 Januari 2026 - 11:23 WIB

Polisi Sigap Tangani Kecelakaan di Bundaran Garuda Palangka Raya, Arus Lalu Lintas Tetap Terkendali

Minggu, 11 Januari 2026 - 10:20 WIB

HB Klarifikasi Foto Tumpukan Uang yang Viral, Tegaskan untuk Pembayaran Upah Karyawan

Sabtu, 10 Januari 2026 - 14:35 WIB

Penganiayaan Keluarga Berujung Maut di Palangka Raya, Pelaku Tusuk Korban dengan Gunting

Berita Terbaru