LINTAS KALIMANTAN | Sebanyak 252 calon jemaah umrah dari Kabupaten Kotawaringin Barat (Kobar) dan sejumlah kabupaten tetangga mengikuti latihan manasik yang diselenggarakan PT Alkamila di Ballroom Batuah 1 Hotel Mercure Pangkalan Bun, Kamis (6/8/2026). Kegiatan ini menjadi pembekalan penting sebelum para jemaah diberangkatkan ke Tanah Suci dalam empat keberangkatan.
Dari total peserta yang mengikuti manasik, sekitar 35 orang merupakan jemaah dari lingkungan Pemerintah Kabupaten Kobar. Selain itu, terdapat lima anggota keluarga jemaah yang turut mengikuti kegiatan sehingga seluruh peserta memperoleh pembekalan secara bersama sebelum keberangkatan.
Bupati Kotawaringin Barat Hj. Nurhidayah yang hadir dalam kegiatan tersebut mengapresiasi PT Alkamila atas komitmennya dalam memberikan pembinaan kepada para calon jemaah melalui pelaksanaan latihan manasik. Menurutnya, manasik merupakan tahapan penting agar setiap jemaah memahami tata cara ibadah umrah sesuai tuntunan syariat.
“Perjalanan umrah bukan sekadar perjalanan ke luar negeri, tetapi perjalanan spiritual untuk mendekatkan diri kepada Allah SWT. Karena itu, persiapkan hati, luruskan niat, jaga kesehatan, serta pelajari seluruh rangkaian ibadah dengan sungguh-sungguh,” pesan Hj. Nurhidayah.
Bupati juga mengingatkan seluruh calon jemaah agar menjaga akhlak, mematuhi arahan pembimbing, menghormati sesama jemaah, serta menjaga nama baik bangsa Indonesia selama berada di Tanah Suci. Yang mana setiap jemaah membawa nama daerah dan bangsa sehingga harus mencerminkan nilai-nilai Islam yang rahmatan lil ‘alamin.
“Pemerintah Kabupaten Kobar menyambut baik setiap upaya pembinaan keagamaan yang mampu meningkatkan kualitas pemahaman dan pengamalan ibadah masyarakat. Kami berharap semakin banyak masyarakat yang memiliki kesempatan beribadah ke Tanah Suci serta membawa pulang nilai-nilai kebaikan untuk diterapkan dalam kehidupan bermasyarakat,” ujarnya.
Sementara itu, Direktur PT Alkamila H. Mukid Faturrahman menyampaikan apresiasi kepada Bupati Kobar yang telah meluangkan waktu menghadiri kegiatan tersebut. Kehadiran kepala daerah dinilai menjadi motivasi bagi seluruh calon jemaah yang akan menunaikan ibadah umrah.
Ia menjelaskan, latihan manasik yang digelar pada 6 Agustus 2026 merupakan pembekalan bagi empat kelompok keberangkatan, yakni pada 14 Agustus, 20 Agustus, 23 Agustus, dan 5 September 2026. Seluruh calon jemaah mengikuti materi secara bersama agar memiliki pemahaman yang sama mengenai pelaksanaan ibadah umrah.
“Total peserta yang mengikuti manasik hari ini sebanyak 252 orang dari empat kelompok keberangkatan. Kami berharap seluruh jemaah dapat mengambil manfaat dari latihan manasik ini sehingga mampu melaksanakan ibadah umrah dengan baik, khusyuk, serta memperoleh umrah yang mabrur,” kata H. Mukid.
Melalui latihan manasik tersebut, para calon jemaah diharapkan tidak hanya memahami tata cara pelaksanaan ibadah, tetapi juga memiliki kesiapan mental, fisik, dan spiritual sehingga seluruh rangkaian ibadah di Tanah Suci dapat dijalankan dengan lancar dan penuh kekhusyukan. (R)







