Atlet Berprestasi, Fasilitas Terbatas: PABSI Kota Palangka Raya Minta Perhatian Pemerintah

- Jurnalis

Senin, 4 Mei 2026 - 18:17 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

LINTAS KALIMANTAN | PALANGKA RAYA — Di tengah keterbatasan sarana latihan, para atlet angkat besi di Kota Palangka Raya terus menunjukkan dedikasi dan semangat juang tinggi. Ketua Perkumpulan Angkat Besi Seluruh Indonesia (PABSI) Kota Palangka Raya, Mira Yulistiana, menegaskan bahwa prestasi tetap mampu diraih meski kondisi peralatan jauh dari ideal.

Didampingi pelatih Al Gani yang juga merupakan mantan atlet angkat berat, Mira menyampaikan bahwa dalam kurun waktu 2022 hingga 2025, atlet binaannya secara konsisten mengikuti kejuaraan nasional dan berhasil menyumbangkan sejumlah medali, baik perunggu maupun emas.

“Alhamdulillah, dari tahun 2022 sampai 2025 atlet kami tetap aktif mengikuti kejuaraan nasional. Beberapa kali kami berhasil meraih medali perunggu dan emas. Ini menjadi bukti bahwa keterbatasan bukan penghalang untuk berprestasi,” ujar Mira saat ditemui di lokasi latihan. Senin 4-5-2026.

Namun di balik capaian tersebut, kondisi fasilitas latihan menjadi persoalan mendasar yang hingga kini belum terselesaikan. Mira mengungkapkan bahwa sebagian besar peralatan angkat berat, termasuk barbel yang digunakan atlet, sudah tidak layak pakai dan berisiko bagi keselamatan.

Baca Juga :  Hadiri HUT GERDAYAK Ke-16, SBY: Teguhkan Semangat Huma Betang untuk Mendukung Pembangunan Berkelanjutan

“Kami sangat berharap adanya perhatian dari pemerintah provinsi, pemerintah kota, maupun instansi terkait untuk membantu pengadaan peralatan yang layak. Saat ini alat yang kami gunakan sudah hampir tidak bisa dipakai lagi,” jelasnya.

Kondisi ini tampak jelas di tempat latihan yang berada di belakang Gedung KONI, kawasan Stadion Sanaman Mantikei, Palangka Raya. Meski dihadapkan pada keterbatasan, para atlet tetap menjalani latihan dengan penuh semangat, berupaya mempertahankan bahkan meningkatkan prestasi yang telah diraih.

Perhatian terhadap kondisi tersebut juga datang dari Ketua Umum Lembaga Swadaya Rakyat – Laskar Pembela Masyarakat Tertindas Kalimantan Tengah (LSR-LPMT Kalteng), Agatisansyah. Ia mengaku tersentuh melihat langsung perjuangan para atlet yang tetap berlatih dengan fasilitas seadanya.

Baca Juga :  DPD IPJI Kalimantan Tengah Ajak Insan Pers Perkuat Integritas di Momentum Idulfitri 1447 H

“Saya melihat langsung bagaimana atlet-atlet ini berlatih dengan peralatan yang sangat terbatas, bahkan bisa dikatakan sudah tidak layak. Ini tentu memprihatinkan, apalagi mereka sudah mengharumkan nama daerah di tingkat nasional,” ungkap Agatisansyah.

Ia menegaskan komitmennya untuk turut menyuarakan aspirasi PABSI kota Palangkaraya kepada pemerintah daerah dan para pemangku kepentingan di Kalimantan Tengah.

“Kami dari LSR-LPMT Kalteng akan membantu menyampaikan hal ini kepada pemerintah provinsi, pemerintah kota, serta tokoh masyarakat. Sudah seharusnya cabang olahraga berprestasi seperti ini mendapatkan perhatian serius, terutama dalam hal fasilitas latihan,” tegasnya.

Harapan besar kini tertumpu pada respons pemerintah daerah agar dapat memberikan dukungan konkret, sehingga para atlet angkat berat Palangka Raya dapat berlatih dengan fasilitas yang memadai dan terus mengukir prestasi di tingkat nasional maupun internasional. (*/rls/sgn/red)

Berita Terkait

Harga BBM Eceran di Barito Utara Meroket, Warga Pertanyakan Pengawasan dan Kelangkaan Pertalite
Nomor Putusan Tak Dicantumkan, Notulen Pemberian Tali Asih PT NPR Dipertanyakan: Pemilik Lahan Tak Hadir, Potensi Konflik Sosial Mengemuka
Janji PLN Dinilai Tak Terbukti, Aksi Kelima GPG Kembali Guncang Kantor PLN UP3 Palangka Raya
252 Calon Jemaah Ikuti Latihan Manasik Umrah PT Alkamila
H. Man Pemilik Molding di Pangkalan Banteng Klarifikasi Dugaan Pengetapan Solar Bersubsidi di SPBU
Damang Lahei Dampingi Cek Lapangan Sengketa Lahan, Ajak Masyarakat Barito Utara Kedepankan Dialog Damai
Kapolsek Lahei Kawal Penyelesaian Sengketa Lahan Warga dan PT Pada Idi, Utamakan Musyawarah Demi Kamtibmas Kondusif
Moulding Disorot di Pangkalan Banteng, Diduga Pengetap Solar Bersubsidi

Berita Terkait

Kamis, 13 Agustus 2026 - 03:37 WIB

Harga BBM Eceran di Barito Utara Meroket, Warga Pertanyakan Pengawasan dan Kelangkaan Pertalite

Jumat, 7 Agustus 2026 - 15:21 WIB

Janji PLN Dinilai Tak Terbukti, Aksi Kelima GPG Kembali Guncang Kantor PLN UP3 Palangka Raya

Kamis, 6 Agustus 2026 - 13:19 WIB

252 Calon Jemaah Ikuti Latihan Manasik Umrah PT Alkamila

Rabu, 5 Agustus 2026 - 15:57 WIB

H. Man Pemilik Molding di Pangkalan Banteng Klarifikasi Dugaan Pengetapan Solar Bersubsidi di SPBU

Rabu, 5 Agustus 2026 - 01:32 WIB

Damang Lahei Dampingi Cek Lapangan Sengketa Lahan, Ajak Masyarakat Barito Utara Kedepankan Dialog Damai

Berita Terbaru

LINTAS POLRI

Polres Kobar Masuk Lima Besar Kompolnas Award 2026

Rabu, 12 Agu 2026 - 20:11 WIB

You cannot copy content of this page