Buktikan Sebagai Negarawan Sejati,Agustiar Sabran Temui Massa dan Tegaskan Komitmen untuk Buruh serta Pemuda Kalteng

- Jurnalis

Selasa, 12 Mei 2026 - 14:03 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

LINTAS KALIMANTAN | Palangka Raya — Puluhan pemuda dan mahasiswa yang tergabung dalam Aliansi Anak Buruh Jilid II menyerahkan rekomendasi kebijakan kepada Gubernur Kalimantan Tengah, Agustiar Sabran, dalam aksi damai yang digelar di depan Kantor Gubernur Kalimantan Tengah, Senin (11/5/2026) sore.

Aksi yang berlangsung sejak sore hari tersebut diikuti oleh sejumlah mahasiswa dan elemen pemuda yang menyuarakan aspirasi terkait kesejahteraan buruh, peningkatan lapangan kerja, akses pendidikan, hingga penguatan perlindungan sosial bagi masyarakat kecil di Kalimantan Tengah.

Dalam aksinya, massa membawa spanduk dan poster berisi tuntutan serta harapan kepada pemerintah daerah agar lebih serius memperhatikan nasib buruh dan generasi muda di tengah tantangan ekonomi yang terus berkembang.

Situasi sempat memanas ketika massa aksi berencana membakar ban di depan gerbang kantor gubernur sebagai bentuk kekecewaan karena Gubernur Kalteng belum juga tiba di lokasi. Namun, aksi tersebut urung dilakukan setelah seorang pria yang berada di lokasi meminta massa menahan diri karena gubernur disebut sedang dalam perjalanan menuju Kantor Gubernur usai tiba dari Bandara Tjilik Riwut Palangka Raya.

Baca Juga :  BREAKING NEWS: Kebakaran Terjadi di Jalan Sultan Badaruddin, Palangka Raya — Petugas 112 Bergerak Cepat

Tak lama berselang, Agustiar Sabran akhirnya hadir menemui massa aksi secara langsung. Kehadiran orang nomor satu di Bumi Tambun Bungai itu disambut sorakan dan tepuk tangan dari peserta aksi yang sejak awal menuntut dialog terbuka dengan pemerintah daerah.

Dalam pertemuan tersebut, perwakilan Aliansi Anak Buruh menyerahkan dokumen rekomendasi kebijakan yang berisi sejumlah poin penting. Di antaranya dorongan peningkatan pengawasan ketenagakerjaan, perluasan kesempatan kerja bagi anak muda lokal, pemerataan pembangunan ekonomi, hingga perlindungan terhadap hak-hak buruh di perusahaan swasta maupun sektor informal.

Agustiar Sabran menerima langsung dokumen tersebut dan menyampaikan apresiasi atas kepedulian generasi muda terhadap pembangunan daerah. Ia menegaskan bahwa kritik dan masukan dari mahasiswa maupun kelompok pemuda merupakan bagian penting dalam proses pembangunan Kalimantan Tengah yang lebih baik.

Menurutnya, pemerintah daerah tidak bisa bekerja sendiri dalam menghadapi tantangan pembangunan dan peningkatan kesejahteraan masyarakat. Karena itu, keterlibatan pemuda, mahasiswa, dan elemen masyarakat sipil dinilai sangat penting untuk mengawal kebijakan publik agar tetap berpihak kepada rakyat.

Baca Juga :  Polres Kobar Amankan 80 Sepeda Motor Curanmor, Dua Pelaku Dibekuk

“Kami terbuka terhadap aspirasi masyarakat, termasuk dari adik-adik mahasiswa dan pemuda. Semua masukan akan menjadi perhatian pemerintah provinsi,” ujar Agustiar Sabran di hadapan peserta aksi.

Ia juga menegaskan bahwa Pemerintah Provinsi Kalimantan Tengah terus mendorong program-program strategis yang berorientasi pada peningkatan kesejahteraan masyarakat, termasuk penguatan sektor ketenagakerjaan dan pemberdayaan generasi muda.

Dalam kesempatan itu, gubernur turut mengajak seluruh elemen masyarakat menjaga situasi daerah tetap kondusif serta mengedepankan dialog dalam menyampaikan aspirasi. Menurutnya, stabilitas daerah menjadi faktor penting untuk menjaga iklim investasi dan pembangunan di Kalimantan Tengah tetap berjalan baik.

Aksi Aliansi Anak Buruh Jilid II berlangsung dengan pengawalan aparat keamanan dan berakhir tertib setelah penyerahan rekomendasi kebijakan serta dialog singkat bersama gubernur. Massa kemudian membubarkan diri secara damai menjelang malam hari.(*/rls/sgn/red)

Berita Terkait

LPG 3 Kg Langka di Kawasan Mandawai Palangka Raya, Pedagang dan Warga Keluhkan Sulitnya Pasokan
Pimpin IWO Kalteng Lima Tahun ke Depan, Endra Setiawan Siapkan Program Strategis
Penyelesaian Polemik Zheze Galuh Ditempuh Lewat Jalur Adat, Damang Pahandut Siapkan Prosesi Perdamaian
KPHP Barito Hilir Belum Beri Klarifikasi soal Surat Pemanfaatan Kayu PT BPM, Transparansi Dipertanyakan
Dishut Kalteng Perkuat Basis Data Konservasi Orangutan, Agustan Saining: Kebijakan Harus Berlandaskan Data Valid
Di Hari Jadi ke-69, Davidson Lambung Optimistis Palangka Raya Semakin Maju
Perkuat Ketahanan Keluarga, Rumah Pintar Askari dan Dinas P3APPKB Kapuas Gelar Parenting Lintas Sektoral
“Dulu Gemerlap, Kini Gelap — Nasib Lampu Hias Jembatan Kahayan yang Dirindukan Warga Palangka Raya”

Berita Terkait

Selasa, 23 Juni 2026 - 07:33 WIB

LPG 3 Kg Langka di Kawasan Mandawai Palangka Raya, Pedagang dan Warga Keluhkan Sulitnya Pasokan

Selasa, 23 Juni 2026 - 05:54 WIB

Pimpin IWO Kalteng Lima Tahun ke Depan, Endra Setiawan Siapkan Program Strategis

Senin, 22 Juni 2026 - 19:53 WIB

Penyelesaian Polemik Zheze Galuh Ditempuh Lewat Jalur Adat, Damang Pahandut Siapkan Prosesi Perdamaian

Senin, 22 Juni 2026 - 16:04 WIB

KPHP Barito Hilir Belum Beri Klarifikasi soal Surat Pemanfaatan Kayu PT BPM, Transparansi Dipertanyakan

Kamis, 18 Juni 2026 - 17:05 WIB

Dishut Kalteng Perkuat Basis Data Konservasi Orangutan, Agustan Saining: Kebijakan Harus Berlandaskan Data Valid

Berita Terbaru

You cannot copy content of this page