LINTAS KALIMANTAN | Upaya antisipasi kebakaran hutan dan lahan (karhutla) terus diperkuat jajaran Polda Kalimantan Tengah. Dalam hal ini Wakapolda Kalteng, Brigjen Pol Drs. Yosi Muhamartha, turun langsung memimpin pengecekan sarana dan prasarana (sarpras) di Polres Kotawaringin Barat (Kobar), Rabu (29/04/2026) siang.
Kunjungan kerja tersebut dilakukan sebagai langkah memastikan kesiapan personel dan peralatan dalam menghadapi musim kemarau yang rawan terjadinya karhutla.
Kedatangan Wakapolda disambut Kapolres Kobar bersama jajaran Pejabat Utama (PJU). Sejumlah instansi terkait yang terlibat dalam penanggulangan karhutla juga turut hadir dalam kegiatan tersebut.
Dalam arahannya, Wakapolda menegaskan bahwa pengecekan ini bukan sekadar kegiatan seremonial, melainkan bagian penting dari kesiapsiagaan di lapangan.
“Pengecekan ini bukan sekadar formalitas. Kita harus memastikan mesin pompa air berfungsi optimal, selang tidak bocor, dan kendaraan taktis siap digunakan di medan sulit. Karhutla adalah ancaman nyata bagi kesehatan dan ekonomi masyarakat,” tegasnya.
Pada kesempatan itu, personel juga diminta mendemonstrasikan penggunaan mesin pompa air portabel serta peralatan pemadam lainnya. Hal ini dilakukan untuk memastikan seluruh perlengkapan dapat digunakan tanpa kendala saat dibutuhkan.
Selain sarpras, Wakapolda turut mengingatkan pentingnya penggunaan alat pelindung diri (APD) bagi personel guna meminimalisir risiko kesehatan akibat paparan asap saat bertugas di lapangan.
Ia berharap, dengan kesiapan yang matang, wilayah Kalimantan Tengah terutama daerah yang berdekatan dengan Taman Nasional Tanjung Puting dapat terhindar dari bencana kabut asap pada musim kemarau tahun ini.
“Dengan kesiapan yang baik, kita optimistis potensi karhutla bisa ditekan dan dampaknya tidak meluas ke masyarakat,” pungkasnya. (*)








