Wakapolda Kalteng Cek Kesiapan Penanganan Karhutla di Kobar

- Jurnalis

Rabu, 29 April 2026 - 20:40 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

LINTAS KALIMANTAN | Upaya antisipasi kebakaran hutan dan lahan (karhutla) terus diperkuat jajaran Polda Kalimantan Tengah. Dalam hal ini Wakapolda Kalteng, Brigjen Pol Drs. Yosi Muhamartha, turun langsung memimpin pengecekan sarana dan prasarana (sarpras) di Polres Kotawaringin Barat (Kobar), Rabu (29/04/2026) siang.

Kunjungan kerja tersebut dilakukan sebagai langkah memastikan kesiapan personel dan peralatan dalam menghadapi musim kemarau yang rawan terjadinya karhutla.

Kedatangan Wakapolda disambut Kapolres Kobar bersama jajaran Pejabat Utama (PJU). Sejumlah instansi terkait yang terlibat dalam penanggulangan karhutla juga turut hadir dalam kegiatan tersebut.

Baca Juga :  Kapolres Seruyan Tegaskan Dugaan Permintaan Uang oleh Oknum Anggota untuk Kepentingan Pribadi, Propam Lakukan Penelusuran

Dalam arahannya, Wakapolda menegaskan bahwa pengecekan ini bukan sekadar kegiatan seremonial, melainkan bagian penting dari kesiapsiagaan di lapangan.

“Pengecekan ini bukan sekadar formalitas. Kita harus memastikan mesin pompa air berfungsi optimal, selang tidak bocor, dan kendaraan taktis siap digunakan di medan sulit. Karhutla adalah ancaman nyata bagi kesehatan dan ekonomi masyarakat,” tegasnya.

Pada kesempatan itu, personel juga diminta mendemonstrasikan penggunaan mesin pompa air portabel serta peralatan pemadam lainnya. Hal ini dilakukan untuk memastikan seluruh perlengkapan dapat digunakan tanpa kendala saat dibutuhkan.

Baca Juga :  Naruk Saritani Apresiasi Pelantikan Pengurus KADIN Barito Utara Periode 2026–2031

Selain sarpras, Wakapolda turut mengingatkan pentingnya penggunaan alat pelindung diri (APD) bagi personel guna meminimalisir risiko kesehatan akibat paparan asap saat bertugas di lapangan.

Ia berharap, dengan kesiapan yang matang, wilayah Kalimantan Tengah terutama daerah yang berdekatan dengan Taman Nasional Tanjung Puting dapat terhindar dari bencana kabut asap pada musim kemarau tahun ini.

“Dengan kesiapan yang baik, kita optimistis potensi karhutla bisa ditekan dan dampaknya tidak meluas ke masyarakat,” pungkasnya. (*)

Berita Terkait

Gubernur Agustiar Sabran Dorong Kemandirian Gunung Mas pada Peringatan Hari Jadi ke-24
Fraksi PDIP DPRD Barito Utara Minta OPD Sosialisasi Bahaya Konsumsi Obat Tanpa Pengawasan Tenaga Medis
Sekum DAD Barito Utara Klarifikasi Polemik Pemberitaan, Tegaskan Hinting Pali dan Portal Adat Tetap Dihormati sebagai Kearifan Lokal
Jalan Rusak KM 49 Muara Teweh–Puruk Cahu Picu Kemacetan Puluhan Kilometer, Pengguna Jalan Keluhkan Lambatnya Penanganan BPJN
FKM Soroti Proyek Jalan Desa Pulau Kaladan Rp1 Miliar, Minta Klarifikasi Dinas PUPR Kapuas
Anggota DPRD Patih Herman AB: Kapolres Cup 2026 Adalah Bukti Nyata Dukungan Polri Terhadap Atlet PBVSI Barito Utara
Satresnarkoba Polres Barito Utara Tangkap AS Pengedar Sabu di Kecamatan Teweh Baru
Reklamasi Lahan Eks Tambang PT REM di Barito Timur Jadi Sorotan, Publik Dorong Transparansi dan Percepatan Pemulihan

Berita Terkait

Senin, 22 Juni 2026 - 20:31 WIB

Gubernur Agustiar Sabran Dorong Kemandirian Gunung Mas pada Peringatan Hari Jadi ke-24

Kamis, 18 Juni 2026 - 15:51 WIB

Fraksi PDIP DPRD Barito Utara Minta OPD Sosialisasi Bahaya Konsumsi Obat Tanpa Pengawasan Tenaga Medis

Rabu, 17 Juni 2026 - 18:28 WIB

Sekum DAD Barito Utara Klarifikasi Polemik Pemberitaan, Tegaskan Hinting Pali dan Portal Adat Tetap Dihormati sebagai Kearifan Lokal

Rabu, 17 Juni 2026 - 11:03 WIB

Jalan Rusak KM 49 Muara Teweh–Puruk Cahu Picu Kemacetan Puluhan Kilometer, Pengguna Jalan Keluhkan Lambatnya Penanganan BPJN

Rabu, 17 Juni 2026 - 08:16 WIB

FKM Soroti Proyek Jalan Desa Pulau Kaladan Rp1 Miliar, Minta Klarifikasi Dinas PUPR Kapuas

Berita Terbaru

You cannot copy content of this page