Pelajar MTs di Parenggean Kotim Tewas Diduga Terseret Arus Sungai Tualan Saat Mandi Bersama Rekan

- Jurnalis

Selasa, 28 April 2026 - 10:41 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

LINTAS KALIMANTAN |✓SAMPIT – Seorang pelajar laki-laki berinisial AS (15), yang masih duduk di bangku kelas IX Madrasah Tsanawiyah (MTs) di Kecamatan Parenggean, Kabupaten Kotawaringin Timur (Kotim), ditemukan meninggal dunia setelah diduga terseret arus Sungai Tualan, Senin (27/4/2026).

Korban sebelumnya dilaporkan hanyut saat mandi bersama tiga orang rekannya di aliran sungai yang berada di belakang Pasar Parenggean. Setelah dilakukan pencarian oleh aparat kepolisian bersama warga, korban akhirnya ditemukan dalam kondisi tidak bernyawa.

Kapolres Kotawaringin Timur, AKBP Resky Maulana Zulkarnain, melalui Kasi Humas Polres Kotim, AKP Edy Wiyoko, membenarkan peristiwa tersebut. Ia menjelaskan bahwa korban telah ditemukan dalam keadaan meninggal dunia setelah sempat dilakukan upaya pencarian intensif.

“Korban ditemukan dalam kondisi meninggal dunia setelah sebelumnya diduga terseret arus saat mandi di Sungai Tualan,” ujar AKP Edy Wiyoko dalam keterangannya.

Baca Juga :  Kapolsek Sepang IPDA Purwanto Pimpin Kerja Bakti di Pospol Kampuri, Tegaskan Pentingnya Lingkungan Bersih dan Sehat

Menurut keterangan yang dihimpun, peristiwa nahas itu bermula ketika korban bersama tiga rekannya mandi di Sungai Tualan pada siang hari. Saat itu, korban yang diduga tidak memiliki kemampuan berenang sempat diingatkan oleh teman-temannya agar tetap berada di tepi sungai demi keselamatan.

Namun, korban tetap bergerak menuju bagian tengah sungai yang memiliki arus lebih deras. Tidak lama kemudian, korban diduga mengalami kelelahan dan mulai kesulitan mengendalikan diri di dalam air hingga akhirnya hanyut terbawa arus.

Melihat kejadian tersebut, rekan-rekan korban sempat berupaya memberikan pertolongan. Akan tetapi, derasnya arus sungai membuat usaha penyelamatan tidak berhasil.

Warga sekitar yang mengetahui kejadian itu segera melaporkannya kepada pihak kepolisian. Personel Polsek Parenggean bersama masyarakat kemudian bergerak cepat melakukan pencarian di sekitar lokasi korban terakhir terlihat.

Baca Juga :  Hangatkan Penghujung Ramadhan, DPD AWPI Kalteng Bagikan 600 Takjil di Bundaran Besar Palangka Raya

Setelah beberapa waktu melakukan penyisiran di aliran sungai, korban akhirnya berhasil ditemukan. Sayangnya, saat ditemukan, korban sudah dalam keadaan meninggal dunia.

Peristiwa ini menimbulkan duka mendalam bagi keluarga korban serta masyarakat setempat. Pihak kepolisian juga mengimbau masyarakat, khususnya para orang tua, agar lebih meningkatkan pengawasan terhadap anak-anak saat beraktivitas di sekitar sungai, terlebih pada area yang memiliki arus cukup kuat.

“Kami mengimbau kepada masyarakat agar selalu berhati-hati saat beraktivitas di sungai dan memastikan anak-anak tidak mandi di lokasi yang berbahaya, terutama jika tidak memiliki kemampuan berenang,” tambah AKP Edy.(*/rls/hms/red)

Berita Terkait

Dishub Kalteng Tetapkan Rasya Alika Farshi sebagai Pelajar Pelopor Keselamatan LLAJ 2026
Kadis Dikbud Kobar Jelaskan SPMB SD, Usia 7 Tahun Jadi Prioritas Penerimaan
SERAP ASPIRASI WARGA, Anggota DPRD Dapil I Gelar Reses Masa Persidangan III Tahun 2026
Gubernur Agustiar Sabran Dorong Kemandirian Gunung Mas pada Peringatan Hari Jadi ke-24
Fraksi PDIP DPRD Barito Utara Minta OPD Sosialisasi Bahaya Konsumsi Obat Tanpa Pengawasan Tenaga Medis
Sekum DAD Barito Utara Klarifikasi Polemik Pemberitaan, Tegaskan Hinting Pali dan Portal Adat Tetap Dihormati sebagai Kearifan Lokal
Jalan Rusak KM 49 Muara Teweh–Puruk Cahu Picu Kemacetan Puluhan Kilometer, Pengguna Jalan Keluhkan Lambatnya Penanganan BPJN
FKM Soroti Proyek Jalan Desa Pulau Kaladan Rp1 Miliar, Minta Klarifikasi Dinas PUPR Kapuas

Berita Terkait

Sabtu, 27 Juni 2026 - 19:27 WIB

Dishub Kalteng Tetapkan Rasya Alika Farshi sebagai Pelajar Pelopor Keselamatan LLAJ 2026

Sabtu, 27 Juni 2026 - 09:25 WIB

Kadis Dikbud Kobar Jelaskan SPMB SD, Usia 7 Tahun Jadi Prioritas Penerimaan

Kamis, 25 Juni 2026 - 19:57 WIB

SERAP ASPIRASI WARGA, Anggota DPRD Dapil I Gelar Reses Masa Persidangan III Tahun 2026

Senin, 22 Juni 2026 - 20:31 WIB

Gubernur Agustiar Sabran Dorong Kemandirian Gunung Mas pada Peringatan Hari Jadi ke-24

Kamis, 18 Juni 2026 - 15:51 WIB

Fraksi PDIP DPRD Barito Utara Minta OPD Sosialisasi Bahaya Konsumsi Obat Tanpa Pengawasan Tenaga Medis

Berita Terbaru

You cannot copy content of this page