LINTAS KALIMANTAN | Palangka Raya — Dalam upaya memperkuat kinerja organisasi sekaligus mengoptimalkan pelayanan kesehatan, Rumah Sakit Bhayangkara Tingkat III Palangka Raya menggelar Rapat Analisa dan Evaluasi (Anev) Triwulan Pertama Tahun 2026, Kamis (9/4/2026) pagi.
Kegiatan ini menjadi bagian penting dari komitmen institusi dalam melakukan evaluasi menyeluruh terhadap pelaksanaan tugas dan fungsi di awal tahun berjalan, sekaligus merumuskan langkah strategis guna meningkatkan mutu layanan kepada masyarakat.
Rapat Anev dipimpin langsung oleh Kepala Rumah Sakit (Karumkit) Bhayangkara Tingkat III Palangka Raya, AKBP dr. Anton Sudarto, M.A.R.S., M.H., dan diikuti oleh para pejabat struktural, kepala instalasi, serta personel terkait. Dalam forum tersebut, masing-masing satuan fungsi memaparkan capaian kinerja selama triwulan pertama, mengidentifikasi berbagai kendala di lapangan, serta menyusun strategi perbaikan ke depan.
Dalam arahannya, Kapolda Kalimantan Tengah, Irjen Pol Iwan Kurniawan, S.I.K., melalui Karumkit Bhayangkara menegaskan bahwa analisa dan evaluasi merupakan elemen krusial dalam siklus manajemen organisasi. Menurutnya, Anev berperan sebagai instrumen pengendalian untuk memastikan seluruh program kerja berjalan efektif, efisien, dan tepat sasaran.
“Melalui pelaksanaan Anev ini, diharapkan seluruh capaian maupun kendala dapat terpetakan secara komprehensif, sehingga langkah perbaikan dapat dilakukan secara berkelanjutan,” ujar dr. Anton membacakan arahan Kapolda.
Lebih lanjut, ia menekankan pentingnya peningkatan disiplin, tanggung jawab, serta profesionalisme seluruh personel dalam menjalankan tugas. Hal tersebut dinilai menjadi fondasi utama dalam mewujudkan pelayanan kesehatan yang berkualitas dan berorientasi pada kebutuhan pasien.
Sebagai salah satu unsur pendukung tugas Polri di bidang kesehatan, Rumkit Bhayangkara dituntut untuk terus berinovasi dan adaptif terhadap perkembangan zaman. Pelayanan tidak hanya ditujukan bagi anggota Polri dan ASN, tetapi juga masyarakat umum yang membutuhkan akses layanan kesehatan yang cepat, tepat, dan terpercaya.
Selain itu, forum Anev juga dimanfaatkan untuk memperkuat koordinasi lintas unit, meningkatkan efektivitas sistem kerja, serta mendorong pemanfaatan sumber daya secara optimal. Dengan demikian, rumah sakit diharapkan mampu menjawab tantangan pelayanan kesehatan yang semakin kompleks.
Kegiatan berlangsung dengan tertib dan lancar, mencerminkan kesiapan seluruh jajaran dalam mendukung transformasi pelayanan kesehatan di lingkungan Polri. Hasil dari rapat ini diharapkan menjadi pijakan dalam pengambilan kebijakan strategis ke depan.
Dengan adanya evaluasi berkala seperti ini, Rumkit Bhayangkara Palangka Raya diharapkan mampu terus meningkatkan kualitas pelayanan, sejalan dengan visi Polri dalam menghadirkan institusi yang profesional, modern, dan terpercaya di tengah masyarakat. (*/rls/hms/red)








