LINTAS KALIMANTAN | Perum Bulog Cabang Pangkalan Bun memastikan ketersediaan bahan pangan pokok menjelang Hari Raya Idulfitri di wilayah Kotawaringin Barat dan sekitarnya dalam kondisi aman. Hal tersebut disampaikan Kepala Perum Bulog Cabang Pangkalan Bun, Ricky Bagus Pratama, disela kegiatan Operasi Pasar Murah, di Rujab Bupati Kobar, Selasa (10/3/2026).
Ricky Bagus Pratama menjelaskan, saat ini stok bahan pangan yang tersimpan di gudang Bulog masih mencukupi untuk memenuhi kebutuhan masyarakat.
“Untuk saat ini stok beras di gudang Bulog sekitar 1.600 ton. Kemudian untuk stok gula ada sekitar 70 ton, dan minyak goreng mencapai 40.000 liter,” ujar Ricky.
Ia menegaskan, ketersediaan stok tersebut dipastikan cukup untuk memenuhi kebutuhan masyarakat menjelang Hari Raya Idulfitri di beberapa wilayah kerja Bulog Pangkalan Bun.
“Insya Allah untuk kebutuhan Lebaran di Kabupaten Kotawaringin Barat, Kabupaten Lamandau, dan Kabupaten Sukamara dalam kondisi aman. Bahkan untuk tiga bulan ke depan juga masih aman karena kami mendapat tambahan pasokan sekitar 250 ton beras dari Surabaya,” jelasnya.
Ricky mengakui sempat terjadi kendala kecil dalam proses distribusi pasokan beberapa waktu lalu. Namun hal tersebut tidak berdampak signifikan terhadap ketersediaan stok di daerah.
“Memang kemarin sempat ada kendala saat pengiriman karena cuaca buruk. Namun secara umum kondisi pasokan tetap aman dan tidak ada masalah besar. Untuk situasi global saat ini juga masih dalam kondisi stabil,” katanya.
Selain menjaga ketersediaan stok pangan, Bulog Pangkalan Bun juga terus menjalankan program bantuan pangan kepada masyarakat.
Menurut Ricky, khusus di Kabupaten Kotawaringin Barat terdapat sekitar 16.000 penerima bantuan pangan yang akan mendapatkan bantuan dari pemerintah.
“Untuk bantuan pangan di Kabupaten Kotawaringin Barat ada sekitar 16.000 Penerima Bantuan Pangan (PBP). Masing-masing penerima akan mendapatkan 10 kilogram beras dan 2 liter minyak goreng,” ungkapnya.
Ia menambahkan, penyaluran bantuan tersebut akan dilakukan di dua titik lokasi penyaluran agar distribusi dapat berjalan lebih tertib dan tepat sasaran.
Selain itu, Bulog juga turut mendukung kegiatan Gerakan Pasar Murah guna membantu masyarakat mendapatkan bahan pangan dengan harga terjangkau.
“Untuk Gerakan Pasar Murah kami bekerja sama dengan Pemerintah Daerah Kabupaten. Sementara untuk program bantuan pangan kami berkoordinasi dengan Dinas Ketahanan Pangan dan Dinas Sosial,” pungkas Ricky.
Dengan berbagai langkah tersebut, Bulog Pangkalan Bun berharap kebutuhan pangan masyarakat tetap terpenuhi serta harga bahan pokok tetap stabil menjelang hingga setelah Hari Raya Idulfitri. (Rhd)







