Palangka Raya, 15 Februari 2026 – Ribuan pasang mata diprediksi akan memadati kawasan Bundaran Besar Palangka Raya, Sabtu (15/2/2026) pagi. Bukan sekadar keramaian biasa, kawasan ikonik ibu kota Provinsi Kalimantan Tengah itu menjadi saksi gelaran puncak kegiatan Polisi Keamanan Sekolah (PKS) yang diselenggarakan Direktorat Lalu Lintas (Ditlantas) Polda Kalimantan Tengah.
Mengusung semangat membangun budaya tertib berlalu lintas sejak usia dini, kegiatan ini melibatkan siswa-siswi perwakilan dari seluruh kabupaten dan kota se-Kalteng. Mereka telah melalui rangkaian pelatihan intensif PKS dan kini siap unjuk kemampuan, kedisiplinan, serta keterampilan dalam berlalu lintas.
Direktur Lalu Lintas Polda Kalteng, Kombes Pol Yusep Dwi Prastiya, mewakili Kapolda Irjen Pol Iwan Kurniawan, menegaskan bahwa ajang ini bukan sekadar seremoni. “Ini adalah wujud komitmen kami dalam membentuk generasi muda yang tidak hanya cerdas, tetapi juga disiplin, bertanggung jawab, dan memiliki kepedulian tinggi terhadap keselamatan di jalan raya,” ujarnya di sela persiapan acara.
Kombes Yusep menambahkan, kesadaran berlalu lintas harus ditanamkan sedini mungkin, terutama di lingkungan sekolah. “Kami ingin menjadikan pelajar sebagai agen perubahan. Mereka adalah ujung tombak dalam menciptakan ekosistem lalu lintas yang aman dan tertib,” imbuhnya.
Berbeda dari tahun-tahun sebelumnya, puncak kegiatan PKS tahun ini dikemas lebih atraktif dan edukatif. Dimulai sejak pukul 06.00 WIB, masyarakat diajak memeriahkan senam bersama, menyaksikan penampilan drumband, hingga atraksi unjuk kemampuan para anggota PKS binaan. Ditlantas Polda Kalteng juga menghadirkan bintang tamu spesial, grup musik Silet Open Up, yang belakangan namanya melejit berkat membawakan lagu daerah “Tabola Bale”.
Kehadiran grup tersebut diharapkan dapat menarik minat generasi muda sekaligus menjadi medium pengenalan budaya lokal dalam bingkai kampanye keselamatan berlalu lintas.
Melalui kegiatan ini, Ditlantas Polda Kalteng kembali mengajak masyarakat Bumi Tambun Bungai untuk hadir dan memberikan dukungan langsung. “Jadikan momentum ini sebagai bentuk dukungan kita bersama terhadap terciptanya budaya tertib berlalu lintas. Ayo datang, saksikan, dan meriahkan,” pungkas Kombes Yusep.
Puncak kegiatan PKS di Bundaran Besar Palangka Raya diharapkan menjadi titik awal gerakan keselamatan berlalu lintas yang lebih masif, menjadikan kesadaran berlalu lintas sebagai gaya hidup, bukan sekadar kewajiban. (*/rls/hms/red)








