Peran Media Massa dan Generasi Muda dalam Menekan Penyebaran Hoaks

- Jurnalis

Minggu, 7 Desember 2025 - 14:31 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Penulis Ananda Nabila

Di tengah derasnya arus informasi digital, media massa dan generasi muda memegang peran strategis dalam upaya menekan penyebaran hoaks yang kian marak. Informasi palsu, terutama terkait politik, kesehatan, dan isu sosial, kerap menimbulkan keresahan publik hingga memicu konflik di masyarakat. Karena itu, kolaborasi dua elemen ini menjadi kunci terciptanya ekosistem informasi yang lebih sehat dan terpercaya.

 

Media massa dituntut untuk menjalankan fungsi kontrol dan verifikasi secara ketat sebelum memublikasikan informasi kepada publik. Pemeriksaan fakta yang akurat menjadi landasan penting agar masyarakat menerima berita yang benar, sekaligus menjaga kepercayaan publik terhadap institusi media dalam iklim demokrasi.

Baca Juga :  Dinkes Pulang Pisau Adakan Pertemuan Deteksi Dini Kanker Leher Rahim Dengan Metode HPV DNA Dan Pelaporan Pada Aplikasi NAR

 

Di sisi lain, generasi muda yang mendominasi penggunaan internet—khususnya kelompok usia 17 hingga 27 tahun—memiliki potensi besar dalam memutus mata rantai hoaks. Kemampuan mereka dalam mengakses, memilah, serta memverifikasi informasi menjadikan kelompok ini sebagai agen perubahan yang efektif.

 

Dengan edukasi literasi digital yang memadai, anak muda dapat turut membimbing lingkungan sekitar dalam memahami informasi secara kritis.

Kolaborasi media dan anak muda melalui kampanye literasi digital di berbagai platform terbukti meningkatkan kesadaran publik dalam mengenali dan menolak hoaks, terutama selama masa pandemi dan isu kesehatan lainnya.

Baca Juga :  Satresnarkoba Polresta Gagalkan Peredaran 11,47 Gram Sabu di Jalan Dr.Murjani 

 

Strategi yang diterapkan meliputi pengecekan sumber kredibel, penggunaan alat bantu pemeriksa fakta, serta penyebaran konten edukatif yang mendorong kejujuran dan transparansi dalam ruang digital.

 

Sinergi ini diharapkan mampu memperkuat daya tahan masyarakat terhadap mis informasi dan menciptakan ekosistem informasi yang lebih akurat, bertanggung jawab, dan berintegritas.

 

Di Tulis Oleh: AMANDA NABILA

Berita Terkait

Keberagaman Organisasi Pers Adalah Kekuatan Demokrasi, Bukan Ancaman
Gubernur Agustiar Sabran Tegaskan Stranas PK Bukan Sekadar Kewajiban Pelaporan, Tapi Komitmen Nyata untuk Rakyat Kalimantan Tengah
Warga Rasakan Manfaat RTH Bundaran Besar, dari Olahraga hingga Ruang Berkumpul
GUBERNUR AGUSTIAR SABRAN SAMPAIKAN DUKA CITA, HADIRI LANGSUNG RUMAH DUKA IBUNDA TIMERASI LABAT
Gubernur Kalteng Ajak Perkuat Persatuan dan Pelestarian Budaya di HUT ke-16 GERDAYAK Indonesia
Gerdayak Tekankan Soliditas Organisasi dan Penguatan Ketahanan Pangan di Tengah Ketidakpastian Ekonomi
Kadishut Kalteng: Semangat Huma Betang Harus Menjadi Landasan Pembangunan Daerah Berkelanjutan
Peringati Hari Lingkungan Hidup Sedunia 2026, Kadishut Kalteng Dr. Agustan Saining Ajak Masyarakat Perkuat Budaya Peduli Lingkungan

Berita Terkait

Senin, 8 Juni 2026 - 21:48 WIB

Keberagaman Organisasi Pers Adalah Kekuatan Demokrasi, Bukan Ancaman

Senin, 8 Juni 2026 - 16:15 WIB

Gubernur Agustiar Sabran Tegaskan Stranas PK Bukan Sekadar Kewajiban Pelaporan, Tapi Komitmen Nyata untuk Rakyat Kalimantan Tengah

Senin, 8 Juni 2026 - 09:57 WIB

Warga Rasakan Manfaat RTH Bundaran Besar, dari Olahraga hingga Ruang Berkumpul

Minggu, 7 Juni 2026 - 16:08 WIB

GUBERNUR AGUSTIAR SABRAN SAMPAIKAN DUKA CITA, HADIRI LANGSUNG RUMAH DUKA IBUNDA TIMERASI LABAT

Sabtu, 6 Juni 2026 - 16:40 WIB

Gubernur Kalteng Ajak Perkuat Persatuan dan Pelestarian Budaya di HUT ke-16 GERDAYAK Indonesia

Berita Terbaru

LINTAS POLRI

Kadiv Humas Polri Ajak Masyarakat Aktif Melapor

Jumat, 12 Jun 2026 - 20:56 WIB

You cannot copy content of this page