Disorot Soal Galian C di Kobar, Banner Tanah Dikaplingkan Sudah Terpasang Sejak 2024

- Jurnalis

Selasa, 8 September 2026 - 12:40 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Foto bukti banner sudah lama terpasang, terlihat juga banner salah satu kandidat Calbup Pilkada 2024. (LK/Istimewa)

Foto bukti banner sudah lama terpasang, terlihat juga banner salah satu kandidat Calbup Pilkada 2024. (LK/Istimewa)

LINTAS KALIMANTAN | Pemilik lahan di Kelurahan Baru, Kecamatan Arut Selatan (Arsel), Kabupaten Kotawaringin Barat (Kobar), Kusniadi atau Yadi kembali memberikan klarifikasi terkait aktivitas penataan tanah yang menjadi sorotan.

Yadi menjelaskan, keberadaan banner yang mencantumkan informasi tanah kapling di lokasi tersebut bukan baru dipasang setelah aktivitas penataan lahan menjadi perhatian publik.

Menurutnya, banner tersebut telah dipasang sejak 2024, termasuk di sekitar lokasi lahan dan di sisi Jalan Ahmad Yani, sehingga keberadaan rencana pengembangan kawasan itu sudah diketahui sejak beberapa tahun sebelumnya.

“Banner tulisan tanah dikaplingkan itu sudah lama dipasang sejak tahun 2024 di lokasi. Bahkan di samping Jalan Yani juga dipasang. Jadi bukan saat ini saja adanya banner tersebut,” kata Yadi, Selasa (8/9/2026).

Ia mengatakan, banner yang dipasang sebelumnya kini sudah tidak lagi terlihat karena mengalami kerusakan setelah diterpa angin. Namun, menurut Yadi, ketika banner tersebut masih terpasang, masyarakat sudah banyak yang mengetahui mengenai rencana pemanfaatan lahan tersebut.

Baca Juga :  Kapolsek Sepang Pimpin Langkah Nyata Ketahanan Pangan, Gandeng Warga Tanam Jagung Hibrida Dukung Program Presiden

“Seiring waktu banner yang dulu itu rusak diterpa angin. Tentu saat masih terpasang sudah banyak yang mengetahui,” ujarnya.

Yadi menegaskan, pemasangan banner tersebut menjadi salah satu bentuk informasi bahwa lahan memang telah direncanakan untuk dikembangkan dan ditata menjadi kawasan kapling atau permukiman.

Ia juga menanggapi pihak yang melaporkan aktivitas tersebut kepada aparat penegak hukum. Yadi mengaku memahami langkah tersebut sebagai bagian dari perhatian terhadap aktivitas di lapangan.

“Kami memaklumi pihak yang melaporkan dan memberitakan terkait aktivitas kami tidak berdomisili di Pangkalan Bun, makanya tidak mengetahui dengan jelas,” ungkapnya.

Menurut Yadi, kondisi di lapangan perlu dilihat secara langsung agar persoalan mengenai aktivitas penataan tanah tidak hanya dinilai berdasarkan informasi dari luar daerah.

Ia menjelaskan, proses penataan lahan membutuhkan waktu dan tenaga, terlebih apabila seluruh pekerjaan dilakukan secara manual tanpa menggunakan alat berat.

Baca Juga :  FKM Soroti Proyek Jalan Desa Pulau Kaladan Rp1 Miliar, Minta Klarifikasi Dinas PUPR Kapuas

“Kalau menggarap lahan pakai manual mungkin lama prosesnya,” tuturnya.

Yadi menambahkan, penggunaan alat dalam proses penataan lahan dilakukan untuk mempercepat pekerjaan, mengingat kondisi tanah yang tidak sepenuhnya datar dan terdapat bagian lahan yang perlu diratakan.

Ia berharap penjelasan tersebut dapat memberikan gambaran yang lebih utuh mengenai aktivitas di lokasi, terutama terkait tujuan penataan lahan yang sejak awal diarahkan untuk pengembangan kawasan permukiman.

Yadi juga menyatakan tetap terbuka apabila pihak terkait ingin melakukan pengecekan maupun klarifikasi secara langsung terhadap kondisi lahan dan aktivitas yang berlangsung di lokasi.

Menurutnya, persoalan tersebut sebaiknya dilihat secara menyeluruh dengan memperhatikan kondisi faktual di lapangan, termasuk rencana peruntukan lahan serta proses penataan yang telah dilakukan sejak sebelumnya.(R)

Berita Terkait

BNNP Kalteng Tutup Bimtek Lifeskill di Tumbang Nusa, Dorong Kemandirian Ekonomi Masyarakat
Tergugat Mangkir dalam Sidang Adat, Dinyatakan Kalah Perkara, Terkait Sengketa Tanah di Desa Pangkalan Satu
Resmi Terbentuk! Fitriliani Handayani, Ketua Baru Perempuan Bangsa PKB Pulang Pisau
Upaya Gubernur Agustiar Sabran Tingkatkan Kesejahteraan di Kalteng
Terdampak Karhutla, Porprov Kalteng Bergeser ke Awal November
HUT ke-67 Kobar, Gubernur Kalteng Tingkatkan Kolaborasi dan Perkuat Kepedulian untuk Masyarakat
BPJS Kesehatan Perkuat Koordinasi dengan RSSI Pangkalan Bun
Hari Jantung Sedunia, RSSI Perkuat Kesadaran Deteksi Dini

Berita Terbaru

LINTAS TNI

Agar Bermanfaat bagi Masyarakat, Satgas TMMD Kebut Pembangunan MCK Palangka Raya – Dalam rangka meningkatkan kualitas hidup dan kesehatan masyarakat, Satgas TNI Manunggal Membangun Desa (TMMD) ke-130 Kodim 1016/Plk terus mempercepat pengerjaan pembangunan fasilitas mandi, cuci, kakus (MCK) pada Jumat (23/10/2026) di jalan Victoria Kelurahan Bukit Tunggal Kecamatan Jekan Raya,Palangka Raya. Pembangunan MCK tersebut merupakan salah satu sasaran fisik program TMMD yang diharapkan dapat memberikan manfaat nyata bagi masyarakat, khususnya dalam memenuhi kebutuhan sanitasi yang layak dan menjaga kebersihan lingkungan. Dengan penuh semangat dan mengutamakan kerja sama, anggota Satgas TMMD Kodim 1016/Plk terus berupaya menyelesaikan pembangunan sesuai dengan target yang telah ditentukan. Pengerjaan dilakukan secara maksimal agar fasilitas tersebut dapat segera dimanfaatkan oleh masyarakat. Dalam kesempatan tersebut, saat meninjau di lokasi, Kasdim 1016/Plk Kolonel Arm Khazanatul Israr, S.Pd., M.M.menegaskan bahwa keberhasilan pembangunan tidak lepas dari semua pihak di lapangan yang saling membantu. “Semoga pembangunan MCK ini bisa berjalan dengan baik dan menghasilkan fasilitas yang bermanfaat bagi warga sekitar. Selain itu, ini adalah wujud nyata kemanunggalan TNI dengan rakyat,” ujarnya. Program TMMD tidak hanya berfokus pada pembangunan infrastruktur, tetapi juga menjadi wujud nyata kepedulian TNI dalam membantu mengatasi kesulitan masyarakat dan meningkatkan kesejahteraan warga di wilayah sasaran.

Berita Terkait

Kamis, 22 Oktober 2026 - 16:53 WIB

BNNP Kalteng Tutup Bimtek Lifeskill di Tumbang Nusa, Dorong Kemandirian Ekonomi Masyarakat

Rabu, 21 Oktober 2026 - 09:53 WIB

Tergugat Mangkir dalam Sidang Adat, Dinyatakan Kalah Perkara, Terkait Sengketa Tanah di Desa Pangkalan Satu

Senin, 19 Oktober 2026 - 18:00 WIB

Resmi Terbentuk! Fitriliani Handayani, Ketua Baru Perempuan Bangsa PKB Pulang Pisau

Selasa, 6 Oktober 2026 - 20:35 WIB

Upaya Gubernur Agustiar Sabran Tingkatkan Kesejahteraan di Kalteng

Selasa, 6 Oktober 2026 - 16:34 WIB

Terdampak Karhutla, Porprov Kalteng Bergeser ke Awal November

Berita Terbaru

LINTAS TNI

Agar Bermanfaat bagi Masyarakat, Satgas TMMD Kebut Pembangunan MCK Palangka Raya – Dalam rangka meningkatkan kualitas hidup dan kesehatan masyarakat, Satgas TNI Manunggal Membangun Desa (TMMD) ke-130 Kodim 1016/Plk terus mempercepat pengerjaan pembangunan fasilitas mandi, cuci, kakus (MCK) pada Jumat (23/10/2026) di jalan Victoria Kelurahan Bukit Tunggal Kecamatan Jekan Raya,Palangka Raya. Pembangunan MCK tersebut merupakan salah satu sasaran fisik program TMMD yang diharapkan dapat memberikan manfaat nyata bagi masyarakat, khususnya dalam memenuhi kebutuhan sanitasi yang layak dan menjaga kebersihan lingkungan. Dengan penuh semangat dan mengutamakan kerja sama, anggota Satgas TMMD Kodim 1016/Plk terus berupaya menyelesaikan pembangunan sesuai dengan target yang telah ditentukan. Pengerjaan dilakukan secara maksimal agar fasilitas tersebut dapat segera dimanfaatkan oleh masyarakat. Dalam kesempatan tersebut, saat meninjau di lokasi, Kasdim 1016/Plk Kolonel Arm Khazanatul Israr, S.Pd., M.M.menegaskan bahwa keberhasilan pembangunan tidak lepas dari semua pihak di lapangan yang saling membantu. “Semoga pembangunan MCK ini bisa berjalan dengan baik dan menghasilkan fasilitas yang bermanfaat bagi warga sekitar. Selain itu, ini adalah wujud nyata kemanunggalan TNI dengan rakyat,” ujarnya. Program TMMD tidak hanya berfokus pada pembangunan infrastruktur, tetapi juga menjadi wujud nyata kepedulian TNI dalam membantu mengatasi kesulitan masyarakat dan meningkatkan kesejahteraan warga di wilayah sasaran.

Sabtu, 24 Okt 2026 - 16:09 WIB

You cannot copy content of this page