JADI PERHATIAN! Karhutla Teweh Selatan, H Taufik Nugraha Usulkan Excavator untuk Mempercepat Penanganan

- Jurnalis

Senin, 31 Agustus 2026 - 20:05 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Anggota DPRD Kabupaten Barito Utara, H Taufik Nugraha

Anggota DPRD Kabupaten Barito Utara, H Taufik Nugraha

LINTASKALIMANTAN.CO | Penanganan kebakaran hutan dan lahan (Karhutla) di Kabupaten Barito Utara dinilai membutuhkan dukungan peralatan yang lebih memadai. Salah satunya dengan menyiapkan alat berat jenis excavator yang dapat digunakan untuk membuat sekat bakar sekaligus memutus jalur penyebaran api.

Usulan tersebut disampaikan Anggota DPRD Kabupaten Barito Utara, H Taufik Nugraha, menyusul terjadinya Karhutla di sejumlah wilayah, termasuk Desa Trahean, Kecamatan Teweh Selatan.

Taufik yang juga Ketua Komisi II DPRD Barito Utara mengapresiasi langkah Bupati Barito Utara yang turun langsung meninjau lokasi Karhutla di Desa Trahean, Senin (31/8/2026).

Menurutnya, kehadiran langsung kepala daerah di tengah situasi Karhutla merupakan bentuk keseriusan pemerintah daerah dalam memastikan penanganan di lapangan berjalan maksimal.

“Peninjauan langsung oleh kepala daerah menunjukkan keseriusan pemerintah dalam menangani Karhutla yang terjadi di sejumlah wilayah Kabupaten Barito Utara,” ujar Taufik di Muara Teweh, Senin (31/8/2026).

Namun, menurutnya, keseriusan tersebut perlu diikuti dengan penguatan sarana dan prasarana, terutama alat yang mampu mendukung petugas ketika menghadapi kondisi kebakaran yang meluas atau munculnya beberapa titik api secara bersamaan.

Baca Juga :  Bupati Kobar Minta Penyaluran BBM Tepat Sasaran dan Tertib

Karena itu, Taufik mengusulkan agar pemerintah daerah menyiapkan satu unit excavator khusus untuk mendukung penanganan Karhutla, terutama di wilayah Kecamatan Teweh Selatan.

“Excavator sangat efektif untuk menyekat atau memutus jalur titik api sehingga kebakaran tidak semakin melebar,” tegasnya.

Ia menjelaskan, penggunaan excavator dapat diarahkan untuk membuka atau memperlebar jalur sekat bakar pada lokasi yang dinilai rawan menjadi lintasan api. Dengan adanya sekat tersebut, penyebaran api diharapkan dapat ditekan, sekaligus memberikan ruang bagi tim pemadam untuk melakukan penanganan secara lebih efektif.

Kebutuhan alat berat tersebut, lanjut Taufik, menjadi semakin penting ketika kondisi lapangan tidak memungkinkan penanganan hanya mengandalkan peralatan manual. Terlebih jika petugas harus menghadapi beberapa titik api dalam waktu yang hampir bersamaan.

“Keberadaan excavator dapat membantu membuat sekat bakar sekaligus memutus jalur yang berpotensi menjadi penyebaran api,” jelasnya.

Baca Juga :  LUMPUH..!!! Warga Tak Bisa Lewat, Jalan Lintas Muara Teweh–Benangin Rusak Parah, Dua Truk Muatan Material Terjebak

Taufik menilai penanganan Karhutla tidak cukup hanya dilakukan ketika api sudah membesar. Upaya pencegahan dan pemutusan jalur api sejak awal harus menjadi bagian penting dari strategi pemerintah daerah dalam menghadapi ancaman Karhutla.

Selain mendorong pemerintah daerah memperkuat peralatan, ia juga memberikan apresiasi kepada seluruh unsur yang selama ini berada di garis depan penanganan Karhutla.

Ia secara khusus mengapresiasi peran BPBD, Manggala Agni, Masyarakat Peduli Api (MPA) Trahean dan MPA Bintang Ninggi II yang aktif membantu melakukan pemadaman Karhutla di wilayah Kecamatan Teweh Selatan.

Menurutnya, sinergi antara pemerintah, petugas pemadam dan masyarakat merupakan kekuatan penting dalam menghadapi Karhutla. Namun, sinergi tersebut harus dibarengi dukungan peralatan yang memadai agar respons terhadap titik api dapat dilakukan lebih cepat dan efektif.

“Semua pihak yang terlibat harus terus bersinergi. Kita mengapresiasi petugas dan masyarakat yang sudah bekerja di lapangan, tetapi dukungan sarana juga harus diperkuat,” pungkasnya. (*/rls/tim-red)

Berita Terkait

Gubernur Agustiar Sabran Bagikan Sembako untuk Warga Terdampak Karhutla di Kapuas
Monitoring Sarana dan Prasarana Pendidikan di Lahei Barat, Iman Topik: Pastikan Kebutuhan Sekolah Terdata
Kades Pangkalan Satu Diduga Tidak Konsisten Dengan Pernyataan Dalam Sengketa Lahan
Dispora Kobar Lepas Atlet Tenis Meja ke Kejurnas
PT Pelindo Regional 3 Pelabuhan Kumai Pastikan Arus Kapal Penumpang dan Roro Tetap Terkendali
Sengketa Tanah di Pangkalan Satu Diharapkan Tetap Jaga Kondusifitas Kobar
Kerapatan Mantir Adat Imbau Para Pihak Dapat Menahan Diri Dalam Sengketa Lahan di Desa Pangkalan Satu
Pemdes Pangkalan Satu Segera Mengambil Keputusan Pencabutan Surat Tanah Milik Aris

Berita Terkait

Minggu, 20 September 2026 - 21:49 WIB

Gubernur Agustiar Sabran Bagikan Sembako untuk Warga Terdampak Karhutla di Kapuas

Sabtu, 19 September 2026 - 13:36 WIB

Kades Pangkalan Satu Diduga Tidak Konsisten Dengan Pernyataan Dalam Sengketa Lahan

Jumat, 18 September 2026 - 10:39 WIB

Dispora Kobar Lepas Atlet Tenis Meja ke Kejurnas

Rabu, 16 September 2026 - 22:23 WIB

PT Pelindo Regional 3 Pelabuhan Kumai Pastikan Arus Kapal Penumpang dan Roro Tetap Terkendali

Selasa, 15 September 2026 - 13:19 WIB

Sengketa Tanah di Pangkalan Satu Diharapkan Tetap Jaga Kondusifitas Kobar

Berita Terbaru

LINTAS POLRI

Patroli Malam Polres Kapuas, 10 Pelaku Balap Liar Ditindak

Minggu, 20 Sep 2026 - 13:31 WIB

You cannot copy content of this page