LINTAS KALIMANTAN | Gunung Mas – Polres Gunung Mas melaksanakan Panen Jagung Hibrida Kuartal II Tahun 2026 di lahan dinas jagung milik Polres Gunung Mas. Panen yang berlangsung di lahan seluas 1 hektare tersebut menghasilkan sekitar 4 ton jagung berbentuk tongkol sebagai bagian dari upaya mendukung program Asta Cita Presiden Republik Indonesia, Jumat (31/7/2026) pukul 10.30 WIB.
Kegiatan panen dipimpin langsung oleh Kapolres Gunung Mas AKBP Arum Sari Puspita Dewi, S.H., S.I.K., M.A., didampingi Wakapolres Gunung Mas Kompol Indras Purwoko, S.H., serta diikuti para Pejabat Utama (PJU) Polres Gunung Mas, personel Polres Gunung Mas, perwakilan Dinas Pertanian Kabupaten Gunung Mas, dan petani jagung binaan Polres Gunung Mas.
Pelaksanaan panen menjadi salah satu bentuk sinergi antara kepolisian, pemerintah daerah, dan masyarakat dalam mengoptimalkan pemanfaatan lahan produktif. Kehadiran para petani binaan bersama instansi terkait menunjukkan kolaborasi yang terus dibangun untuk mendukung sektor pertanian di wilayah Kabupaten Gunung Mas.
Pada kegiatan tersebut, hasil panen yang diperoleh mencapai sekitar 4 ton jagung berbentuk tongkol dari lahan seluas 1 hektare. Capaian tersebut menjadi hasil dari pengelolaan lahan dinas jagung Polres Gunung Mas yang selama ini dilakukan bersama para petani binaan.
Selain menjadi momentum panen, kegiatan ini juga mempererat hubungan antara Polri dengan masyarakat, khususnya para petani. Pendekatan humanis melalui pendampingan dan komunikasi yang baik diharapkan mampu menciptakan kerja sama yang semakin erat dalam mendukung berbagai program yang bermanfaat bagi masyarakat.
Kapolres Gunung Mas AKBP Arum Sari Puspita Dewi, S.H., S.I.K., M.A., mengatakan bahwa kegiatan panen jagung hibrida merupakan bagian dari komitmen Polres Gunung Mas dalam mendukung program ketahanan pangan melalui kolaborasi dengan berbagai pihak.
“Panen jagung ini merupakan hasil dari kerja sama dan kebersamaan antara Polres Gunung Mas, Dinas Pertanian, serta kelompok tani petani binaan. Kami berharap sinergi ini dapat terus terjalin sehingga pemanfaatan lahan produktif dapat memberikan manfaat yang nyata bagi petani,” ujar Kapolres.
Ia menambahkan bahwa Polri tidak hanya menjalankan tugas menjaga keamanan dan ketertiban masyarakat, tetapi juga hadir mendukung program-program yang memberikan dampak positif bagi kesejahteraan masyarakat sesuai dengan peran dan kewenangan yang dimiliki.
Perwakilan Dinas Pertanian Kabupaten Gunung Mas dan para petani binaan turut hadir dalam kegiatan tersebut sebagai bentuk dukungan terhadap pengembangan sektor pertanian melalui kerja sama lintas sektor. Kolaborasi ini diharapkan dapat terus memperkuat komunikasi serta saling berbagi pengalaman dalam pengelolaan pertanian.
Suasana panen berlangsung penuh kebersamaan dengan melibatkan seluruh peserta yang hadir. Kehadiran personel Polres Gunung Mas bersama para petani mencerminkan semangat gotong royong dalam memanfaatkan lahan pertanian secara optimal.
Melalui kegiatan Panen Jagung Hibrida Kuartal II Tahun 2026 ini, Polres Gunung Mas menunjukkan dukungannya terhadap upaya penguatan ketahanan pangan melalui kemitraan dengan instansi terkait dan masyarakat. Sinergi yang terjalin diharapkan terus berkembang sehingga pelayanan kepolisian yang humanis serta kolaborasi bersama masyarakat semakin meningkat demi memberikan manfaat bagi Kabupaten Gunung Mas. (sp)







