LINTAS KALIMANTAN | Gunung Mas, Kalimantan Tengah — Satuan Lalu Lintas (Satlantas) Polres Gunung Mas meningkatkan kegiatan patroli keamanan, keselamatan, ketertiban, dan kelancaran lalu lintas (Harkamtibmas) guna mengantisipasi aksi balapan liar sekaligus menertibkan penggunaan knalpot yang tidak sesuai spesifikasi teknis atau dikenal dengan istilah knalpot brong.

Kegiatan tersebut dipimpin langsung Kasat Lantas Polres Gunung Mas, Iptu Eko Erry Setiawan, bersama sejumlah personel Satlantas pada Sabtu (8/8/2026).
Patroli menyasar sejumlah lokasi yang dinilai berpotensi menjadi tempat berkumpulnya masyarakat, khususnya kelompok pemuda dan pengguna sepeda motor. Selain melakukan pemantauan situasi kamtibmas, personel juga memberikan edukasi dan sosialisasi kepada masyarakat mengenai pentingnya tertib berlalu lintas.
Dalam kegiatan tersebut, petugas mengingatkan para pengendara agar tidak menggunakan knalpot brong karena suara bising yang ditimbulkan dapat mengganggu kenyamanan masyarakat serta berpotensi memicu keresahan.
Kasat Lantas Polres Gunung Mas Iptu Eko Erry Setiawan menegaskan, kegiatan patroli tidak semata-mata bertujuan melakukan penindakan, tetapi juga mengedepankan pendekatan persuasif dan edukatif kepada masyarakat.
“Kami ingin mengajak masyarakat, khususnya para anak muda, untuk bersama-sama menjaga ketertiban dan kenyamanan di lingkungan. Menggunakan kendaraan dengan knalpot sesuai standar bukan hanya soal aturan, tetapi juga bentuk kepedulian kita terhadap orang lain,” ujar Eko.
Ia menambahkan, pihaknya memahami bahwa berkendara dan berkumpul bersama teman merupakan bagian dari aktivitas anak muda. Namun, kebebasan tersebut tetap harus dilakukan dengan memperhatikan keselamatan dan hak pengguna jalan maupun masyarakat sekitar.
“Kami tidak ingin kehadiran polisi hanya dirasakan ketika melakukan penindakan. Kami juga ingin hadir untuk memberikan edukasi dan mengajak masyarakat berdiskusi. Kalau ada yang ingin berkendara atau berkumpul, silakan, tetapi mari sama-sama menjaga agar tidak mengganggu pengguna jalan lain dan warga sekitar,” katanya.
Selain mengantisipasi balapan liar, patroli juga menjadi sarana bagi personel untuk membangun komunikasi langsung dengan masyarakat. Para pemuda yang ditemui diberikan pemahaman mengenai risiko balap liar, mulai dari kecelakaan lalu lintas hingga potensi membahayakan diri sendiri dan orang lain.
Eko berharap kesadaran tertib berlalu lintas tumbuh bukan hanya karena adanya pengawasan petugas, tetapi muncul dari kesadaran setiap pengendara.
“Keselamatan adalah tanggung jawab kita bersama. Kami mengajak para pemuda untuk menjadi pelopor keselamatan berlalu lintas. Jadilah pengguna jalan yang tertib, jangan sampai kesenangan sesaat justru berujung pada kecelakaan atau merugikan orang lain,” tuturnya.
Satlantas Polres Gunung Mas memastikan kegiatan patroli Harkamtibmas akan terus dilakukan secara berkelanjutan sebagai bagian dari upaya menciptakan situasi lalu lintas yang aman, tertib, dan kondusif di wilayah hukum Polres Gunung Mas.
Melalui pendekatan yang humanis, edukatif, dan persuasif, kepolisian berharap masyarakat semakin memahami bahwa ketertiban berlalu lintas bukan sekadar kewajiban terhadap aturan, melainkan bagian dari upaya bersama menciptakan lingkungan yang aman dan nyaman bagi semua. (*/rls/sgn/red)







