Ketua DPRD Pulang Pisau Dorong Inovasi Daerah Hadapi Keterbatasan Anggaran

- Jurnalis

Selasa, 20 Januari 2026 - 13:46 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

LINTAS KALIMANTAN | Menyikapi keterbatasan anggaran yang saat ini dialami pemerintah daerah, Ketua DPRD Kabupaten Pulang Pisau Tandean Indra Bella mendorong pemerintah daerah untuk terus berinovasi dalam menghadapi tantangan pembangunan.

 

Menurut Tandean, kondisi keterbatasan anggaran tidak hanya terjadi di Kabupaten Pulang Pisau, melainkan dialami hampir seluruh daerah di Indonesia. Hal tersebut dipengaruhi oleh kebijakan pemerintah pusat terkait pemangkasan Transfer ke Daerah (TKD).

 

Kondisi ini, kata dia, menuntut pemerintah daerah untuk lebih inovatif dan kreatif dalam mengelola serta mengembangkan potensi daerah yang dimiliki.

Baca Juga :  Satresnarkoba Polres Kapuas Ringkus Mahasiswa Pengedar Sabu di Perumahan NSD, Barang Bukti 5,17 Gram Disita

 

“Keterbatasan anggaran ini pada akhirnya kembali kepada pemerintah daerah. Kita dituntut untuk berinovasi dan mengembangkan kreativitas, khususnya dalam meningkatkan Pendapatan Asli Daerah (PAD),” ujarnya.

 

Ia mengakui bahwa selama ini banyak daerah, termasuk Kabupaten Pulang Pisau, masih sangat bergantung pada transfer dari pemerintah pusat. Namun, apabila PAD mampu ditingkatkan, maka ketergantungan terhadap dana pusat dapat dikurangi.

 

“Kalau kita mampu meningkatkan PAD, otomatis daerah akan lebih mandiri dan tidak terlalu bergantung pada pemerintah pusat,” tegasnya.

Baca Juga :  "Di Hadapan Ribuan Jamaah, Guru Tungkal Tegaskan Beda Pendapat Boleh, Perpecahan Haram Terjadi"

 

Selain itu, Tandean juga menekankan pentingnya membangun sinergitas dengan Pemerintah Provinsi Kalimantan Tengah dan pemerintah pusat, serta menjalin kerja sama dengan pihak swasta.

 

Salah satu upaya yang dapat dilakukan, lanjutnya, adalah menggandeng perusahaan-perusahaan besar melalui program Corporate Social Responsibility (CSR) untuk mendukung pembangunan infrastruktur dan sektor lainnya di daerah.

 

“Beberapa daerah sudah melakukan hal tersebut. Oleh karena itu, semua peluang dan potensi yang ada harus dimanfaatkan sebaik mungkin,” pungkasnya. (*/rls/spr/red)

Berita Terkait

TTA Group Salurkan 2.000 Masker dan Vitamin untuk 84 Anak Panti Asuhan di Palangka Raya
Gudang PT Intiboga Mandiri di Palangka Raya Terbakar, Api Sulit Dipadamkan karena Campuran Tepung dan Minyak
HKT Perkuat Kekompakan Relawan, Sugie: Konsistensi Jadi Kunci Gerakan Sosial
WALHI Kalteng Desak Kunjungan Wapres Gibran Tak Sekadar Seremoni, Minta Kebijakan Nyata Atasi Karhutla
Wapres Gibran Dijadwalkan Kunjungi Kalteng Besok, Pantau Penanganan Karhutla
Massa Desak ATR/BPN Kalteng Audit Izin Sawit, BPN: Akan Kami Sampaikan ke Kementerian
Ketua HKT Dwi Sugiarto Dorong Forum Kebangsaan Kalteng Perkuat Persatuan
Sugie: Bangun Usaha Tak Cukup dengan Modal, Soliditas Tim Jadi Kunci

Berita Terkait

Rabu, 16 September 2026 - 15:29 WIB

TTA Group Salurkan 2.000 Masker dan Vitamin untuk 84 Anak Panti Asuhan di Palangka Raya

Jumat, 11 September 2026 - 10:31 WIB

Gudang PT Intiboga Mandiri di Palangka Raya Terbakar, Api Sulit Dipadamkan karena Campuran Tepung dan Minyak

Kamis, 10 September 2026 - 22:05 WIB

HKT Perkuat Kekompakan Relawan, Sugie: Konsistensi Jadi Kunci Gerakan Sosial

Kamis, 10 September 2026 - 20:59 WIB

WALHI Kalteng Desak Kunjungan Wapres Gibran Tak Sekadar Seremoni, Minta Kebijakan Nyata Atasi Karhutla

Rabu, 9 September 2026 - 21:01 WIB

Wapres Gibran Dijadwalkan Kunjungi Kalteng Besok, Pantau Penanganan Karhutla

Berita Terbaru

LINTAS TNI

Pangdam Hadiri Rapat Evaluasi Penanggulangan Karhutla 

Selasa, 22 Sep 2026 - 11:52 WIB

You cannot copy content of this page