Ketua DPRD Pulang Pisau Dorong Inovasi Daerah Hadapi Keterbatasan Anggaran

- Jurnalis

Selasa, 20 Januari 2026 - 13:46 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

LINTAS KALIMANTAN | Menyikapi keterbatasan anggaran yang saat ini dialami pemerintah daerah, Ketua DPRD Kabupaten Pulang Pisau Tandean Indra Bella mendorong pemerintah daerah untuk terus berinovasi dalam menghadapi tantangan pembangunan.

 

Menurut Tandean, kondisi keterbatasan anggaran tidak hanya terjadi di Kabupaten Pulang Pisau, melainkan dialami hampir seluruh daerah di Indonesia. Hal tersebut dipengaruhi oleh kebijakan pemerintah pusat terkait pemangkasan Transfer ke Daerah (TKD).

 

Kondisi ini, kata dia, menuntut pemerintah daerah untuk lebih inovatif dan kreatif dalam mengelola serta mengembangkan potensi daerah yang dimiliki.

Baca Juga :  Bocah 14 Tahun Diduga Tenggelam di Sungai Kahayan, Pencarian Terus Dilakukan

 

“Keterbatasan anggaran ini pada akhirnya kembali kepada pemerintah daerah. Kita dituntut untuk berinovasi dan mengembangkan kreativitas, khususnya dalam meningkatkan Pendapatan Asli Daerah (PAD),” ujarnya.

 

Ia mengakui bahwa selama ini banyak daerah, termasuk Kabupaten Pulang Pisau, masih sangat bergantung pada transfer dari pemerintah pusat. Namun, apabila PAD mampu ditingkatkan, maka ketergantungan terhadap dana pusat dapat dikurangi.

 

“Kalau kita mampu meningkatkan PAD, otomatis daerah akan lebih mandiri dan tidak terlalu bergantung pada pemerintah pusat,” tegasnya.

Baca Juga :  Penemuan Mayat di Jalan Trans Kalimantan Gegerkan Warga

 

Selain itu, Tandean juga menekankan pentingnya membangun sinergitas dengan Pemerintah Provinsi Kalimantan Tengah dan pemerintah pusat, serta menjalin kerja sama dengan pihak swasta.

 

Salah satu upaya yang dapat dilakukan, lanjutnya, adalah menggandeng perusahaan-perusahaan besar melalui program Corporate Social Responsibility (CSR) untuk mendukung pembangunan infrastruktur dan sektor lainnya di daerah.

 

“Beberapa daerah sudah melakukan hal tersebut. Oleh karena itu, semua peluang dan potensi yang ada harus dimanfaatkan sebaik mungkin,” pungkasnya. (*/rls/spr/red)

Berita Terkait

Aliansi Dayak Bersatu Desak Penanganan Karhutla Kalteng Lebih Serius, Soroti Transparansi Anggaran
Taekwondo Kotabaru Sabet Juara Umum, Bawa Pulang 57 Medali dari Banjarmasin
Kabar PPPK Paruh Waktu Dialihkan Jadi PNS Bikin Geger, Ini Penjelasan BKPSDM Kotabaru
HKT dan PDB Kalteng Bagikan 500 Masker Gratis, Ajak Warga Waspadai Dampak Karhutla
Kabut Asap Belum Mereda, KNPI Pulang Pisau Gelar Aksi Sosial Pembagian Masker dan Vitamin
Duka Kabut Asap Belum Usai, MES Pulang Pisau Hadirkan Bantuan Darurat Masker dan Vitamin untuk Pengendara
BEM SI Kerakyatan Kalteng Desak Pemerintah Prioritaskan Kesehatan Warga di Tengah Kabut Asap
Bocah Barito Selatan Mengadu kepada Prabowo: Kabut Asap Mengepung, Anak-anak Kesulitan Sekolah

Berita Terkait

Kamis, 15 Oktober 2026 - 16:40 WIB

Aliansi Dayak Bersatu Desak Penanganan Karhutla Kalteng Lebih Serius, Soroti Transparansi Anggaran

Senin, 12 Oktober 2026 - 13:36 WIB

Taekwondo Kotabaru Sabet Juara Umum, Bawa Pulang 57 Medali dari Banjarmasin

Senin, 12 Oktober 2026 - 13:32 WIB

Kabar PPPK Paruh Waktu Dialihkan Jadi PNS Bikin Geger, Ini Penjelasan BKPSDM Kotabaru

Minggu, 11 Oktober 2026 - 17:51 WIB

HKT dan PDB Kalteng Bagikan 500 Masker Gratis, Ajak Warga Waspadai Dampak Karhutla

Minggu, 11 Oktober 2026 - 17:12 WIB

Kabut Asap Belum Mereda, KNPI Pulang Pisau Gelar Aksi Sosial Pembagian Masker dan Vitamin

Berita Terbaru

You cannot copy content of this page