Kerapatan Mantir Adat Saksikan Pemasangan Patok Batas Tanah Pihak Arpenos di Desa Pangkalan Satu

- Jurnalis

Sabtu, 12 September 2026 - 13:38 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

LINTAS KALIMANTAN | Proses penyelesaian sengketa lahan di Desa Pangkalan Satu, Kabupaten Kotawaringin Barat (Kobar), kembali berlanjut di lapangan. Kerapatan Mantir Adat bersama para penggugat, saksi dan perangkat Desa Pangkalan Satu menyaksikan langsung proses pemasangan patok batas tanah pada objek lahan yang menjadi sengketa, Sabtu (12/9/2026).

Kerapatan Mantir Adat, gelar Omas Macan Suka Jadi, Andreas Garusang, A.Md., mengatakan pemasangan patok batas tanah dilakukan oleh para penggugat dengan disaksikan para saksi dan perangkat Desa Pangkalan Satu di lokasi lahan yang disengketakan.

“Kegiatan hari ini kami menyaksikan pemasangan patok batas tanah oleh para penggugat dan saksi serta perangkat Desa Pangkalan Satu di lapangan. Langkah ini sebagai pertimbangan dalam sidang dengan waktu ditentukan selanjutnya,” ujar Andreas.

Menurutnya, pemasangan patok batas tanah di lapangan merupakan bagian dari proses pemeriksaan terhadap objek lahan yang sedang disengketakan. Hasil pemasangan patok serta keterangan yang diperoleh di lapangan akan menjadi bahan pertimbangan dalam proses persidangan adat selanjutnya.

Baca Juga :  Pelindo Kumai Salurkan Dua Ekor Sapi Kurban Untuk Warga Sekitar Pelabuhan

Salah satu saksi, Yang sebelumnya menjabat Ketua RT 3 Desa Pangkalan Satu, Taslim, mengatakan dirinya mengetahui bahwa lahan tersebut merupakan milik Arpenos SA, M. Ariadi Culing, Ariyanto dan Lediana.

“Memang benar tanah tersebut milik Arpenos SA, M. Ariadi Culing, Ariyanto dan Lediana. Ketika pihak yang menggarap lahan ini sudah saya sampaikan bahwa lahan tersebut ada pemiliknya, namun tetap saja digarap,” ujar Taslim saat pemasangan patok di lapangan, Sabtu (12/9/2026).

Sementara itu, perangkat Desa Pangkalan Satu, Warsono, mengatakan dirinya sebelumnya turut melakukan pengukuran terhadap lahan tersebut. Ia menyebut, titik patok yang berada di lokasi saat ini memang berada pada lahan milik keluarga Arpenos.

Baca Juga :  Polisi Sigap Tangani Kecelakaan di Bundaran Garuda Palangka Raya, Arus Lalu Lintas Tetap Terkendali

“Memang lahan di sini saya yang mengukur sebelumnya. Dan benar pada titik patok saat ini memang milik keluarga Arpenos,” kata Warsono.

Bukti Tunggul bekas tebangan kayu besar oleh Arpenos di lokasi saat pemasangan patok batas tanah.

Di lokasi juga terlihat bekas pohon besar yang telah lama ditebang. Berdasarkan keterangan di lapangan, pohon tersebut ditebang oleh keluarga Arpenos saat melakukan pembukaan lahan.

Pemasangan patok tersebut dilakukan sebagai bagian dari pemeriksaan terhadap objek lahan yang menjadi sengketa. Keterangan para pihak, saksi, perangkat desa di lapangan selanjutnya menjadi bahan dalam proses penyelesaian melalui mekanisme sidang adat.

Kerapatan Mantir Adat akan menentukan waktu pelaksanaan sidang berikutnya dengan mempertimbangkan hasil pemeriksaan dan pemasangan patok batas tanah yang telah dilakukan di lapangan. (R)

Berita Terkait

Terdampak Karhutla, Porprov Kalteng Bergeser ke Awal November
HUT ke-67 Kobar, Gubernur Kalteng Tingkatkan Kolaborasi dan Perkuat Kepedulian untuk Masyarakat
BPJS Kesehatan Perkuat Koordinasi dengan RSSI Pangkalan Bun
Hari Jantung Sedunia, RSSI Perkuat Kesadaran Deteksi Dini
Gubernur Agustiar Sabran Bagikan Sembako untuk Warga Terdampak Karhutla di Kapuas
PT BGA Salurkan Sembako, Masker dan BBM untuk Penanganan Karhutla
Monitoring Sarana dan Prasarana Pendidikan di Lahei Barat, Iman Topik: Pastikan Kebutuhan Sekolah Terdata
Kades Pangkalan Satu Diduga Tidak Konsisten Dengan Pernyataan Dalam Sengketa Lahan

Berita Terkait

Selasa, 6 Oktober 2026 - 16:34 WIB

Terdampak Karhutla, Porprov Kalteng Bergeser ke Awal November

Selasa, 6 Oktober 2026 - 16:04 WIB

HUT ke-67 Kobar, Gubernur Kalteng Tingkatkan Kolaborasi dan Perkuat Kepedulian untuk Masyarakat

Rabu, 30 September 2026 - 20:56 WIB

BPJS Kesehatan Perkuat Koordinasi dengan RSSI Pangkalan Bun

Senin, 28 September 2026 - 20:05 WIB

Hari Jantung Sedunia, RSSI Perkuat Kesadaran Deteksi Dini

Minggu, 20 September 2026 - 21:49 WIB

Gubernur Agustiar Sabran Bagikan Sembako untuk Warga Terdampak Karhutla di Kapuas

Berita Terbaru

LINTAS DAERAH

Terdampak Karhutla, Porprov Kalteng Bergeser ke Awal November

Selasa, 6 Okt 2026 - 16:34 WIB

LINTAS TNI

Pra TMMD, Kodim 1016/Plk Mulai Rehab Rumah Tidak Layak Huni

Selasa, 6 Okt 2026 - 12:37 WIB

You cannot copy content of this page