LINTAS KALIMANTAN | RSUD Sultan Imanuddin (RSSI) Pangkalan Bun memperkuat kesadaran masyarakat mengenai pentingnya deteksi dini penyakit jantung koroner melalui penyuluhan kesehatan yang digelar di Poliklinik Rawat Jalan RSSI, Senin (28/9).
Penyuluhan tersebut menjadi bagian dari peringatan Hari Jantung Sedunia dengan mengusung tema “Don’t Miss a Beat”. Pasien dan keluarga pasien diberikan pemahaman mengenai pentingnya mengenali faktor risiko, tanda serta gejala penyakit jantung koroner sejak dini.
Wakil Direktur Pelayanan RSSI, dr. Rita Wey, mengatakan peringatan Hari Jantung Sedunia menjadi momentum untuk meningkatkan kepedulian masyarakat terhadap kesehatan jantung. Menurutnya, berbagai keluhan maupun tanda yang berkaitan dengan kesehatan jantung perlu mendapat perhatian dan tidak sebaiknya diabaikan.
“Melalui peringatan Hari Jantung Sedunia ini, kami mengajak masyarakat untuk lebih peduli terhadap kesehatan jantung. Jangan mengabaikan keluhan atau tanda-tanda yang muncul, karena deteksi dini dan pemeriksaan kesehatan dapat menjadi langkah penting untuk mencegah kondisi yang lebih serius,” ujar dr. Rita Wey.
Materi penyuluhan disampaikan dr. Robby Gusneidi Adam dengan membahas penyakit jantung koroner secara lebih luas. Peserta memperoleh penjelasan mengenai sejumlah faktor risiko, tanda dan gejala yang perlu diwaspadai, serta pentingnya melakukan pemeriksaan kesehatan secara rutin.
Kegiatan tersebut juga menjadi kesempatan bagi pasien dan keluarga untuk memperoleh informasi secara langsung mengenai upaya menjaga kesehatan jantung. Edukasi diberikan agar masyarakat memiliki pemahaman lebih baik mengenai langkah yang dapat dilakukan untuk mengendalikan faktor risiko.
RSSI mendorong masyarakat menerapkan pola hidup sehat dan melakukan pemeriksaan kesehatan secara berkala. Upaya tersebut diharapkan dapat meningkatkan kewaspadaan terhadap penyakit jantung sekaligus mendorong masyarakat mengambil langkah deteksi lebih awal ketika muncul keluhan atau faktor risiko.
Pesan “Don’t Miss a Beat” dalam peringatan Hari Jantung Sedunia menjadi pengingat agar masyarakat tidak mengabaikan kesehatan jantung. Kesadaran mengenali risiko dan melakukan pemeriksaan sejak dini menjadi bagian penting dalam menjaga kesehatan jantung. (*)







