Gubernur Agustiar Sabran Dukung Deklarasi Akbar Anti Narkoba, 3.000 Peserta Siap Padati Bundaran Talawang

- Jurnalis

Selasa, 21 Juli 2026 - 18:53 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

LINTAS KALIMANTAN | PALANGKA RAYA – Gerakan Dayak Anti Narkoba (GDAN) akan menggelar Deklarasi Akbar Anti Narkoba di Bundaran Talawang, Palangka Raya, dengan melibatkan sekitar 3.000 peserta dari berbagai elemen masyarakat. Kegiatan ini mendapat dukungan penuh dari Pemerintah Provinsi Kalimantan Tengah sebagai bagian dari upaya memperkuat gerakan bersama dalam memerangi penyalahgunaan narkoba.

Ketua Gerakan Dayak Anti Narkoba (GDAN), Sadagori Binti Ririen Binti, mengatakan peserta yang hadir terdiri dari pelajar SMA/SMK, mahasiswa, tokoh adat, tokoh masyarakat, tokoh agama, serta berbagai unsur lainnya yang memiliki komitmen menjaga generasi muda dari ancaman narkoba.Selasa 21-7-2026.

“Sekitar 3.000 peserta akan mengikuti deklarasi akbar ini. Kami berharap kegiatan ini menjadi momentum memperkuat persatuan seluruh elemen masyarakat dalam menyatakan perang terhadap narkoba demi menyelamatkan generasi muda Kalimantan Tengah. Ini bukan sekadar seremoni, tetapi gerakan bersama untuk membangun kesadaran bahwa perang melawan narkoba adalah tanggung jawab kita semua,” ujar Sadagori.

Baca Juga :  Satlantas Polresta Palangka Raya Gelar Blue Light Patrol Antisipasi Kejahatan Jalanan dan Balapan Liar

Sementara itu, Gubernur Kalimantan Tengah H. Agustiar Sabran menyampaikan apresiasi atas inisiatif GDAN yang menggagas deklarasi akbar tersebut. Menurutnya, kegiatan itu harus dirancang dalam skala besar agar mampu memberikan dampak psikologis dan sosial yang kuat bagi masyarakat.

“Kegiatan tersebut harus dirancang dalam skala besar demi memberikan dampak psikologis dan sosial yang kuat bagi masyarakat,” kata Agustiar Sabran.

Baca Juga :  "Pemkab Kotabaru Lantik 20 Pejabat Administrator dan Pengawas, Perkuat Kinerja Birokrasi"

Sebagai bentuk komitmen, Gubernur yang juga menjabat sebagai Ketua Dewan Adat Dayak (DAD) Kalimantan Tengah langsung menginstruksikan Kepala Dinas Pendidikan Provinsi Kalimantan Tengah untuk berkoordinasi intensif dengan GDAN dalam mempersiapkan mobilisasi peserta dari kalangan pelajar serta berbagai aspek teknis pelaksanaan kegiatan.

Deklarasi Akbar Anti Narkoba diharapkan menjadi momentum memperkuat sinergi antara pemerintah, lembaga adat, dunia pendidikan, tokoh agama, dan masyarakat dalam mewujudkan Kalimantan Tengah yang bebas dari penyalahgunaan narkoba sekaligus memperkokoh komitmen bersama menyelamatkan generasi penerus bangsa. (*/rls/sgn/red)

Berita Terkait

Peringati 1 Tahun Kodam XXII TB,Agustan Saining: Jaga Hutan Kalteng Tak Bisa Sendiri, Sinergi TNI dan Pemda Harus Diperkuat
Remaja 14 Tahun Tenggelam di Sungai Kahayan Sekitar Pelabuhan Rambang Ditemukan Meninggal Dunia
HUT ke-1 Kodam XXII/Tambun Bungai, Agustiar Sabran Tekankan Soliditas TNI dan Pemerintah Dukung Pembangunan Kalteng
HUT ke-81 RI, IPJI Kalteng Ingatkan: Jangan Biarkan Rakyat Jadi Penonton Kemerdekaan
Bocah 14 Tahun Diduga Tenggelam di Sungai Kahayan, Pencarian Terus Dilakukan
Lepas 506 Pramuka Kalteng ke Jamnas XII, Agustiar: Bawa Nama Baik Daerah
Anak Tenggelam di Dermaga Rambang Palangka Raya, Tim SAR Sisir Sungai Kahayan
Dwi Sugiarto Resmi Nakhodai APPI Kalteng, Dorong Welder Lokal Tembus Industri Nasional

Berita Terkait

Senin, 10 Agustus 2026 - 15:25 WIB

Peringati 1 Tahun Kodam XXII TB,Agustan Saining: Jaga Hutan Kalteng Tak Bisa Sendiri, Sinergi TNI dan Pemda Harus Diperkuat

Senin, 10 Agustus 2026 - 15:10 WIB

Remaja 14 Tahun Tenggelam di Sungai Kahayan Sekitar Pelabuhan Rambang Ditemukan Meninggal Dunia

Senin, 10 Agustus 2026 - 13:22 WIB

HUT ke-1 Kodam XXII/Tambun Bungai, Agustiar Sabran Tekankan Soliditas TNI dan Pemerintah Dukung Pembangunan Kalteng

Senin, 10 Agustus 2026 - 07:51 WIB

HUT ke-81 RI, IPJI Kalteng Ingatkan: Jangan Biarkan Rakyat Jadi Penonton Kemerdekaan

Minggu, 9 Agustus 2026 - 14:33 WIB

Bocah 14 Tahun Diduga Tenggelam di Sungai Kahayan, Pencarian Terus Dilakukan

Berita Terbaru

You cannot copy content of this page