Dua Hari Pencarian Berakhir: Polisi dan ABK Kapal Korban Tenggelam Di DAS Barito Ditemukan Tim Gabungan

- Jurnalis

Senin, 6 April 2026 - 13:27 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

LINTASKALIMANTAN.CO || Setelah dua hari pencarian yang penuh tantangan, tim gabungan akhirnya berhasil menemukan dua korban tenggelam di wilayah DAS Barito Kelurahan Lanjas Kecamatan Teweh Tengah Kabupaten Barito Utara (Kalteng). Kedua korban diketahui merupakan seorang anggota Polisi yang tengah bertugas sebagai Pengamanan dan Pengawalan (PAM) di kapal tongkang CPO PT MPG serta seorang anak buah kapal (ABK)

Peristiwa tenggelamnya kedua korban terjadi pada Sabtu, 4 April 2026 sekira Jam : 21.15 WIB malam di kawasan pelabuhan CPO milik PT MPG dan sempat dilakukan pencarian. Sejak dilaporkan hilang, tim gabungan yang terdiri dari TNI-Polri, Basarnas, BPBD, Damkarmat, bersama Stakeholder terkait relawan, dan warga setempat langsung bergerak melakukan pencarian intensif.


Selama dua hari operasi, tim menyisir sejumlah titik di sepanjang aliran sungai dengan menggunakan speedboat, perahu karet, kelotok serta peralatan pendukung lainnya. Kondisi arus yang cukup deras serta visibilitas air yang terbatas serta cuaca hujan menjadi kendala utama dalam proses pencarian.

Baca Juga :  SERAP ASPIRASI WARGA, Anggota DPRD Dapil I Gelar Reses Masa Persidangan III Tahun 2026

Akhirnya, kedua korban berhasil ditemukan di lokasi yang berbeda di sepanjang aliran Sungai Barito. Salah satu korban ditemukan lebih dahulu di kawasan Pasir Putih, sementara korban lainnya ditemukan tidak lama berselang 1 jam di titik berbeda yang masih berada dalam wilayah DAS Barito.

“Alhamdulillah, setelah dua hari pencarian, kedua korban berhasil ditemukan oleh tim gabungan. Proses evakuasi langsung dilakukan di lokasi penemuan,” ungkap salah satu petugas di lapangan.

Diduga kuat, derasnya arus Sungai Barito menyebabkan kedua korban terbawa hingga beberapa kilometer dari lokasi awal kejadian. Faktor alam tersebut menjadi tantangan besar bagi tim pencari dalam menentukan titik pencarian yang tepat.

Baca Juga :  Masih Dalam Pencarian! Dua Korban Tenggelam di Pelabuhan CPO PT MPGM, Kapolres Barito Utara Buka Suara

Setelah berhasil dievakuasi, kedua jenazah korban langsung dibawa ke daratan untuk selanjutnya dilakukan proses identifikasi dan penanganan oleh pihak berwenang.

Peristiwa ini menyisakan duka mendalam bagi keluarga korban serta rekan-rekan kerja. Kehilangan seorang anggota polisi yang tengah menjalankan tugas negara serta seorang ABK kapal menjadi pukulan tersendiri bagi semua pihak.

Dengan ditemukannya kedua korban, operasi pencarian resmi dihentikan. Pihak berwenang mengimbau masyarakat untuk lebih berhati-hati saat beraktivitas di wilayah perairan, terutama di sungai besar seperti Sungai Barito yang memiliki arus kuat dan berpotensi membahayakan.

Kejadian ini sekaligus menjadi pengingat akan pentingnya penerapan standar keselamatan kerja dan kewaspadaan tinggi dalam setiap aktivitas di kawasan pelabuhan maupun transportasi air. (*/rls/anung-peli/red).

Berita Part selanjut terkait SOP Terminal Bongkar Muat CPO di PT MPG tidak ada Lanting Tambat Pelabuhannya.

Berita Terkait

Sengketa Tanah di Pangkalan Satu Diharapkan Tetap Jaga Kondusifitas Kobar
Kerapatan Mantir Adat Imbau Para Pihak Dapat Menahan Diri Dalam Sengketa Lahan di Desa Pangkalan Satu
Pemdes Pangkalan Satu Segera Mengambil Keputusan Pencabutan Surat Tanah Milik Aris
Bupati Kobar Tekankan Deteksi Dini Penanganan Karhutla
Kerapatan Mantir Adat Saksikan Pemasangan Patok Batas Tanah Pihak Arpenos di Desa Pangkalan Satu
Korintiga Hutani Distribusikan Bantuan, Dukung Penanggulangan Karhutla di Kobar
Di Mana Bumi Dipijak, di Situ Langit Dijunjung”: Pihak Mangkir Diingatkan Hormati Sidang Adat
Bupati Kobar Ungkap Sulitnya Akses Menuju Titik Api Karhutla

Berita Terkait

Selasa, 15 September 2026 - 13:19 WIB

Sengketa Tanah di Pangkalan Satu Diharapkan Tetap Jaga Kondusifitas Kobar

Selasa, 15 September 2026 - 10:54 WIB

Kerapatan Mantir Adat Imbau Para Pihak Dapat Menahan Diri Dalam Sengketa Lahan di Desa Pangkalan Satu

Senin, 14 September 2026 - 15:50 WIB

Pemdes Pangkalan Satu Segera Mengambil Keputusan Pencabutan Surat Tanah Milik Aris

Sabtu, 12 September 2026 - 18:56 WIB

Bupati Kobar Tekankan Deteksi Dini Penanganan Karhutla

Sabtu, 12 September 2026 - 13:38 WIB

Kerapatan Mantir Adat Saksikan Pemasangan Patok Batas Tanah Pihak Arpenos di Desa Pangkalan Satu

Berita Terbaru

You cannot copy content of this page