Advokat Dayak Ajungs Th. L. Suan Apresiasi Gerakan Dayak Anti Narkoba: Bersatu Lindungi Generasi dari Bahaya Narkoba

- Jurnalis

Minggu, 19 Oktober 2025 - 06:21 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Palangka Raya – Salah satu putra terbaik Dayak asal Kabupaten Kapuas yang juga dikenal sebagai advokat ternama di Kalimantan Tengah, Ajungs Th. L. Suan, S.H., menyampaikan apresiasinya terhadap Gerakan Dayak Anti Narkoba (GDAN) yang resmi dideklarasikan di Betang Hapakat, Kota Palangka Raya, Sabtu (18/10/2025).

Gerakan ini diinisiasi oleh sejumlah tokoh adat, tokoh agama, pemuda, dan masyarakat Dayak sebagai bentuk kepedulian terhadap meningkatnya peredaran narkoba di wilayah Kalimantan Tengah yang dinilai telah merusak moral dan masa depan generasi muda.

 

 

Dalam keterangannya kepada Lintas Kalimantan di kantornya, Jalan Diponegoro, Palangka Raya, Ajungs mengatakan bahwa narkoba merupakan ancaman serius yang harus ditangani secara bersama-sama, tidak hanya oleh aparat penegak hukum, tetapi juga masyarakat.Sabtu sore 18-10-25.

 

 

“Narkoba telah menjadi ancaman serius bagi masa depan generasi muda Dayak. Karena itu, kami bersama para tokoh lintas agama dan profesi bersepakat melakukan gerakan nyata untuk melindungi masyarakat dari bahaya narkoba,” ujar Ajungs.

Baca Juga :  Komunitas Habar Kalimantan Tengah (HKT) Turut Mengucapkan Selamat Hari Jadi ke-69 Provinsi Kalimantan Tengah

 

 

Menurutnya, GDAN merupakan langkah nyata masyarakat Dayak untuk membantu pemerintah dan kepolisian dalam upaya pencegahan serta pemberantasan narkotika.

 

 

“Gerakan Dayak Anti Narkoba ini akan menggerakkan sebanyak-banyaknya orang Dayak untuk memerangi narkoba di lingkungan masing-masing agar bersih dari segala jenis narkoba,” tambahnya.

 

 

Sementara itu, Ketua Umum GDAN Sadagori Henoch Binti dalam sambutannya saat deklarasi menegaskan bahwa organisasi ini berdiri atas dasar keprihatinan bersama terhadap maraknya peredaran sabu dan obat terlarang yang mulai merambah hingga ke pedesaan.

 

 

“Kami tidak akan tinggal diam. GDAN hadir untuk membangkitkan kesadaran masyarakat Dayak agar berani menolak, melawan, dan melaporkan setiap bentuk peredaran narkoba. Ini bukan hanya tugas polisi, tetapi tanggung jawab kita semua,” tegas Sadagori.

Baca Juga :  Pererat Silaturahmi, Dandim 1016/Palangka Raya Kunjungi Koramil Jajaran

 

 

Dalam deklarasi yang berlangsung di Betang Hapakat, para peserta membacakan Ikrar Gerakan Dayak Anti Narkoba, yang berisi komitmen untuk:

Menolak segala bentuk penyalahgunaan dan peredaran narkoba;

Mendukung aparat penegak hukum dalam pemberantasan narkotika;

Melindungi dan menyelamatkan generasi muda Dayak dari bahaya narkoba;

Menjadikan nilai-nilai adat dan budaya Dayak sebagai benteng moral masyarakat.

 

 

Ajungs berharap kehadiran GDAN dapat menjadi inspirasi bagi daerah lain di Indonesia, khususnya di wilayah Kalimantan, untuk membangun gerakan serupa dalam memperkuat ketahanan sosial dan moral bangsa.

 

“Semoga gerakan ini menjadi semangat baru bagi kita semua, agar masyarakat Dayak dikenal bukan hanya karena adat dan budayanya yang kuat, tapi juga karena komitmennya menjaga anak-anaknya dari bahaya narkoba,” pungkasnya. (*/rls/red)

 

Berita Terkait

Agustiar Sabran Lepas Kontingen Pesparawi Kalteng ke Ajang Nasional, Tekankan Disiplin dan Semangat Kebersamaan
LSR-LPMT Kalteng Apresiasi Pengabdian Brigjen Pol Andreas Wayan Wicaksono di Momen Ulang Tahun
HKT Beri Apresiasi dan Doa Terbaik untuk Brigjen Pol Andreas Wayan Wicaksono
Bahasa Surat Resmi Masih Banyak Keliru, Akademisi UMP Ingatkan Pentingnya Berpedoman pada KBBI
Keberagaman Organisasi Pers Adalah Kekuatan Demokrasi, Bukan Ancaman
Gubernur Agustiar Sabran Tegaskan Stranas PK Bukan Sekadar Kewajiban Pelaporan, Tapi Komitmen Nyata untuk Rakyat Kalimantan Tengah
Warga Rasakan Manfaat RTH Bundaran Besar, dari Olahraga hingga Ruang Berkumpul
GUBERNUR AGUSTIAR SABRAN SAMPAIKAN DUKA CITA, HADIRI LANGSUNG RUMAH DUKA IBUNDA TIMERASI LABAT

Berita Terkait

Minggu, 14 Juni 2026 - 19:37 WIB

Agustiar Sabran Lepas Kontingen Pesparawi Kalteng ke Ajang Nasional, Tekankan Disiplin dan Semangat Kebersamaan

Minggu, 14 Juni 2026 - 18:40 WIB

LSR-LPMT Kalteng Apresiasi Pengabdian Brigjen Pol Andreas Wayan Wicaksono di Momen Ulang Tahun

Minggu, 14 Juni 2026 - 17:50 WIB

HKT Beri Apresiasi dan Doa Terbaik untuk Brigjen Pol Andreas Wayan Wicaksono

Minggu, 14 Juni 2026 - 12:19 WIB

Bahasa Surat Resmi Masih Banyak Keliru, Akademisi UMP Ingatkan Pentingnya Berpedoman pada KBBI

Senin, 8 Juni 2026 - 21:48 WIB

Keberagaman Organisasi Pers Adalah Kekuatan Demokrasi, Bukan Ancaman

Berita Terbaru

You cannot copy content of this page