LINTAS KALIMANTAN | Palangka Raya – Gubernur Kalimantan Tengah Agustiar Sabran menegaskan pentingnya penguatan sumber daya manusia (SDM) yang tidak hanya unggul secara intelektual, tetapi juga kokoh secara spiritual dan sosial saat menghadiri Konser Akbar Kontingen Pesta Paduan Suara Gerejawi (Pesparawi) Provinsi Kalimantan Tengah di Gedung Gereja Kalimantan Evangelis Sakatik, Palangka Raya, Senin (11/5/2026).
Kehadiran Gubernur dalam kegiatan tersebut menjadi bentuk dukungan Pemerintah Provinsi Kalimantan Tengah terhadap kesiapan Kontingen Pesparawi Kalteng menghadapi ajang Pesparawi Nasional XIV Tahun 2026 yang akan digelar di Manokwari, Papua Barat, pada 18–28 Juni 2026 mendatang.
Dalam sambutannya, Agustiar Sabran menyampaikan rasa syukur atas terselenggaranya konser akbar yang dinilai bukan hanya sebagai panggung seni dan pujian, tetapi juga momentum memperkuat nilai persaudaraan, toleransi, dan kebersamaan masyarakat Kalimantan Tengah.
“Saya percaya kebersamaan hari ini merupakan bagian dari rencana Tuhan yang membawa berkat bagi masyarakat Kalimantan Tengah, khususnya dalam memperkuat kehidupan keagamaan dan persatuan,” ujar Agustiar Sabran.
Menurutnya, kegiatan keagamaan seperti Pesparawi memiliki kontribusi besar dalam pembangunan daerah karena mampu membentuk karakter masyarakat yang harmonis, religius, dan berintegritas.
Ia menekankan pembangunan daerah tidak hanya berorientasi pada pembangunan fisik dan infrastruktur, tetapi juga harus dibarengi pembangunan mental dan spiritual masyarakat sebagai pondasi menuju daerah yang maju dan sejahtera.
“Pembangunan Kalimantan Tengah membutuhkan sumber daya manusia yang unggul secara intelektual, kuat secara spiritual, serta memiliki kepedulian sosial yang tinggi. Kegiatan seperti Pesparawi menjadi bagian penting dalam membentuk karakter tersebut,” katanya.
Gubernur juga memberikan apresiasi kepada seluruh pengurus Lembaga Pengembangan Pesparawi Daerah (LPPD) Provinsi Kalimantan Tengah, para pembina, pelatih, peserta, serta seluruh pihak yang telah berkontribusi mempersiapkan kontingen secara serius dan terukur.
Menurut Agustiar, konser akbar tersebut menunjukkan kesiapan Kalimantan Tengah untuk tampil maksimal di tingkat nasional.
“Konser Akbar ini bukan sekadar pertunjukan seni rohani, tetapi bukti nyata bahwa Kontingen Kalimantan Tengah dipersiapkan dengan penuh dedikasi dan semangat untuk memberikan yang terbaik di Pesparawi Nasional,” tegasnya.
Dalam kesempatan itu, Gubernur turut mengajak seluruh elemen masyarakat, termasuk organisasi keagamaan, dunia usaha, dan pemerintah daerah untuk terus memperkuat sinergi dalam mendukung kegiatan keagamaan yang selaras dengan pembangunan daerah.
Ia menilai semangat kolaborasi menjadi modal penting dalam menjaga persatuan di tengah keberagaman masyarakat Kalimantan Tengah.
Agustiar Sabran juga mengingatkan seluruh peserta agar menjaga disiplin, kesehatan, dan kekompakan menjelang pelaksanaan Pesparawi Nasional XIV.
“Perkuat semangat persatuan, kebersamaan, dan toleransi dalam falsafah Huma Betang dan Belom Bahadat demi mewujudkan Kalimantan Tengah yang semakin berkah, maju, dan sejahtera menuju Indonesia Emas,” ucapnya.
Konser Akbar Pesparawi Kalteng mengusung tema “Aku Hendak Memuji TUHAN Pada Segala Waktu” yang diambil dari Mazmur 34:2a, dengan subtema “Puji-Pujian Membawa Perdamaian dan Persaudaraan di Tanah Papua.”
Berbagai kategori yang akan diperlombakan pada Pesparawi Nasional XIV turut ditampilkan dalam konser tersebut, mulai dari paduan suara campuran dewasa, remaja pemuda, pria, wanita, anak, vokal grup, musik pop gerejawi, musik gerejawi nusantara, hingga kategori solo anak dan remaja.
Kegiatan berlangsung penuh khidmat dan semarak dengan dihadiri unsur Forkopimda, Penjabat Sekretaris Daerah Provinsi Kalimantan Tengah Linae Victoria Aden, Ketua LPPD Kalimantan Tengah Guntur Taladjan, sejumlah kepala perangkat daerah, tokoh agama, serta masyarakat.(*/rls/sgn/red)
Sumber MMC Kalteng







