Polsek Sepang Sigap Atur Arus Saat Jalan Kurun–Palangka Raya Terendam, Lalu Lintas Kini Kembali Normal

- Jurnalis

Sabtu, 9 Mei 2026 - 18:51 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

LINTAS KALIMANTAN | Gunung Mas – Respons cepat ditunjukkan jajaran Polsek Sepang saat ruas jalan penghubung Kuala Kurun–Palangka Raya di wilayah Kelurahan Kampuri, Kecamatan Mihing Raya, Kabupaten Gunung Mas, sempat terendam luapan air pada Sabtu (09/05/2026) pagi. Demi menjaga keselamatan pengguna jalan dan mencegah kemacetan panjang, personel kepolisian langsung diterjunkan ke lokasi untuk melakukan pengaturan lalu lintas dengan sistem buka tutup.

Langkah sigap tersebut dilakukan setelah debit air yang melintasi badan jalan meningkat akibat curah hujan tinggi di wilayah hulu. Kondisi itu sempat membuat arus kendaraan dari arah Kuala Kurun menuju Palangka Raya maupun sebaliknya berjalan tersendat karena pengendara harus mengurangi kecepatan saat melintasi genangan.

Kapolsek Sepang, Ipda Purwanto, mengatakan pihaknya bergerak cepat begitu menerima laporan adanya genangan air yang menghambat akses utama masyarakat tersebut. Personel langsung ditempatkan di titik rawan guna mengatur kendaraan agar tetap dapat melintas secara aman dan tertib.

“Anggota kami turun langsung ke lapangan untuk membantu masyarakat yang melintas di jalur Palangka Raya–Kurun. Kami menerapkan sistem buka tutup demi menghindari antrean panjang sekaligus memastikan keselamatan pengendara,” ujar Ipda Purwanto.

Baca Juga :  Danramil 1014-06/Sukamara Hadiri Pembukaan LKBB Tingkat Kabupaten : Wujud Pembinaan Karakter Generasi Muda

Menurutnya, sistem buka tutup diterapkan karena kondisi badan jalan yang sempat tergenang membuat kendaraan harus melaju secara bergantian, khususnya kendaraan roda empat dan angkutan barang. Petugas juga memberikan imbauan kepada pengendara agar tidak memaksakan kecepatan tinggi ketika melewati area terdampak.

Selain melakukan pengaturan arus lalu lintas, personel Polsek Sepang turut membantu pengguna jalan yang mengalami kesulitan saat melintas. Kehadiran aparat kepolisian di lokasi mendapat respons positif dari masyarakat karena mampu memberikan rasa aman di tengah kondisi cuaca yang tidak menentu.

Ipda Purwanto menegaskan bahwa keselamatan masyarakat menjadi prioritas utama dalam penanganan situasi tersebut. Karena itu, koordinasi terus dilakukan dengan pihak terkait guna memantau perkembangan debit air dan memastikan jalur penghubung antardaerah itu tetap dapat digunakan.

“Situasi saat ini sudah berangsur normal. Genangan mulai surut dan arus lalu lintas kembali lancar. Kendaraan sudah bisa melintas dengan aman, namun kami tetap mengimbau masyarakat agar berhati-hati, terutama saat hujan turun dengan intensitas tinggi,” katanya.

Baca Juga :  Uji Coba Mesin Pemadam di KM Berkah Multi Fungsi Berjalan Lancar, Ketua LSR–LPMT Kalteng Tegaskan Kesiapsiagaan Hadapi Karhutla

Ruas Kuala Kurun–Palangka Raya diketahui merupakan salah satu jalur vital yang menjadi akses utama mobilitas masyarakat dan distribusi logistik di wilayah Kabupaten Gunung Mas menuju ibu kota Provinsi Kalimantan Tengah. Karena itu, gangguan sekecil apa pun di jalur tersebut berpotensi memengaruhi aktivitas ekonomi maupun perjalanan warga.

Dengan kesigapan personel Polsek Sepang dalam melakukan pengamanan dan pengaturan lalu lintas, kondisi di lokasi kini dapat dikendalikan tanpa adanya laporan kecelakaan maupun kendaraan yang terjebak arus air. Polisi juga memastikan pemantauan tetap dilakukan sebagai langkah antisipasi apabila curah hujan kembali meningkat dalam beberapa hari ke depan.

Masyarakat pengguna jalan diimbau untuk terus memperhatikan informasi kondisi cuaca dan mengikuti arahan petugas di lapangan demi menjaga keselamatan bersama saat melintas di wilayah rawan genangan. (*/rls/hms/red)

Berita Terkait

Gubernur Kalteng Perkuat Penanganan Karhutla, Strategi Diperluas dari Darat hingga Udara
Pemilik Lahan Tolak Hasil Rapat Camat Lahei, Desak Bupati Ambil Alih Proses Tali Asih PT NPR
Harga BBM Eceran di Barito Utara Meroket, Warga Pertanyakan Pengawasan dan Kelangkaan Pertalite
Nomor Putusan Tak Dicantumkan, Notulen Pemberian Tali Asih PT NPR Dipertanyakan: Pemilik Lahan Tak Hadir, Potensi Konflik Sosial Mengemuka
Janji PLN Dinilai Tak Terbukti, Aksi Kelima GPG Kembali Guncang Kantor PLN UP3 Palangka Raya
252 Calon Jemaah Ikuti Latihan Manasik Umrah PT Alkamila
H. Man Pemilik Molding di Pangkalan Banteng Klarifikasi Dugaan Pengetapan Solar Bersubsidi di SPBU
Damang Lahei Dampingi Cek Lapangan Sengketa Lahan, Ajak Masyarakat Barito Utara Kedepankan Dialog Damai

Berita Terkait

Jumat, 14 Agustus 2026 - 15:49 WIB

Gubernur Kalteng Perkuat Penanganan Karhutla, Strategi Diperluas dari Darat hingga Udara

Kamis, 13 Agustus 2026 - 20:45 WIB

Pemilik Lahan Tolak Hasil Rapat Camat Lahei, Desak Bupati Ambil Alih Proses Tali Asih PT NPR

Kamis, 13 Agustus 2026 - 03:37 WIB

Harga BBM Eceran di Barito Utara Meroket, Warga Pertanyakan Pengawasan dan Kelangkaan Pertalite

Rabu, 12 Agustus 2026 - 08:57 WIB

Nomor Putusan Tak Dicantumkan, Notulen Pemberian Tali Asih PT NPR Dipertanyakan: Pemilik Lahan Tak Hadir, Potensi Konflik Sosial Mengemuka

Jumat, 7 Agustus 2026 - 15:21 WIB

Janji PLN Dinilai Tak Terbukti, Aksi Kelima GPG Kembali Guncang Kantor PLN UP3 Palangka Raya

Berita Terbaru

You cannot copy content of this page